MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 14 September 2019 14:05
Aroma TPA Masih Mengganggu
MASIH MENGGANGGU: Aroma tidak sedap dari TPA Bujangga disebut masih sering mengganggu masyarakat sekitar.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Aroma tidak sedap dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bujangga di Jalan Sultan Agung masih sering mengganggu masyarakat. Seperti diutarakan salah seorang warga sekitar Aang Sukirman, kepada Berau Post, Jumat (13/9).

Bahkan tak hanya masyarakat setempat, pengendara yang melintas di kawasan itu juga kerap ‘disajikan’ aroma tidak sedap dari TPA.

“Bukan saya saja yang mengeluh, masih banyak lagi warga yang mengeluhkan bau dari TPA itu,” katanya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada instansi terkait untuk mengupayakan agar bau yang di timbulkan dari sampah tidak menyengat hingga ke permukiman warga.

“Kita juga tidak sanggup begini terus, apalagi saat makan ada angin kencang pasti bau sampah itu langsung tercium dan nafsu makan langsung hilang,” keluhnya.

Lanjutnya, dirinya mengaku pernah mendengar bahwa ada rencana pemerintah untuk memindahkan TPA tersebut, namun dirinya mengaku tidak tahu kenapa rencana itu tidak terealisasi hingga kini.

Padahal, rencana pemindahan itu sangat disambut baik warga sekitar. “Kenapa tidak jadi? Seharusnya kan TPA itu jauh dari permukiman, kok ini malah dekat permukiman,” pungkasnya.

Menanggapi itu, Kepala Bidang Kebersihan Pengelolaan Sampah Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Junaidi mengatakan, saat ini dirinya sedang melakukan penimbunan agar aroma bau yang ditimbulkan tidak lagi menyengat.

"Namanya juga sampah pasti bau, saat ini kami sudah melakukan semaksimal mungkin dengan melakukan penimbunan agar aroma sampah tersebut tidak lagi tercium oleh warga," ucapnya.

Dirinya meminta masyarakat sekitar bersabar, karena DLHK juga sedang bekerja semaksimal mungkin. "Saya berharap warga juga bisa bersabar, kami sedang mencari jalan keluarnya bagaimana agar bau sampah tersebut tidak lagi semerbak," jelas Junaidi. (*/aky/sam)


BACA JUGA

Jumat, 17 Januari 2020 14:14

Turunkan Damkar Semprot Drainase Buntu

TANJUNG REDEB – Buntunya saluran drainase di kawasan Rinding, jadi…

Jumat, 17 Januari 2020 14:11

Beri Pelayanan melalui WhatsApp

TANJUNG REDEB – Memanfaatkan teknologi yang sudah maju, Kelurahan Gayam…

Jumat, 17 Januari 2020 14:10

Dorong Masyarakat Berwirausaha

TANJUNG REDEB – Upaya pemerintah mengentaskan kemiskinan, dinilai Camat Tanjung…

Rabu, 15 Januari 2020 11:46

Tertibkan Speedboat di Tepian Teratai

TANJUNG REDEB- Jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Berau melakukan penertiban speedboat…

Rabu, 15 Januari 2020 11:45

Waspada, Gelombang Bisa Mencapai 4 Meter

TANJUNG REDEB – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)…

Rabu, 15 Januari 2020 11:44

Tekan Angka Penderita Stunting

GUNUNG TABUR – Kepala Kampung Pulau Besing Supandi, sebut penanganan…

Selasa, 14 Januari 2020 15:32

Kata Pejabat Ini, Perbaikan Turap Ahmad Yani Sudah Sesuai

TANJUNG REDEB – Walau saat ini bagian turap di Jalan…

Selasa, 14 Januari 2020 15:30

Gara-Gara Ini, Wabup Panggil Kadishub

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Agus Tantomo menilai kehadiran dermaga…

Senin, 13 Januari 2020 15:16

Jumadil Pimpin RT 02 Kelurahan Gayam

TANJUNG REDEB – Pemilihan Ketua RT 02 Kelurahan Gayam cukup…

Senin, 13 Januari 2020 15:14

RT 7 Kembali Gelar Gotong-royong

TELUK BAYUR- RT 7 Kelurahan Rinding terus menjalankan komitmennya dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers