MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 19 September 2019 17:40
Berau Juga Produksi Banyak Asap

Wabup Lanjutkan Peninjauan Karhutla di Segah

SULIT DIPADAMKAN: Kebakaran lahan gambut di Kecamatan Segah sudah terjadi sejak tiga hari lalu. Namun hingga kemarin (18/9), saat wabup Agus Tantomo melakukan tinjauan, karhutla di Kampung Tepian Buah dan Harapan Jaya belum benar-benar padam.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB - Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo, kembali turun lapangan meninjau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan di Bumi Batiwakkal. Rabu(18/9), wabup didampingi aparat kepolisian dan TNI, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau Thamrin, meninjau kondisi lahan yang terbakar di Kampung Harapan Jaya dan Tepian Buah, Kecamatan Segah. 

Dari pengamatannya, luasan lahan yang terbakar di Segah, memang masih lebih luas saat dirinya meninjau karhutla di Kecamatan Tabalar. Namun karena yang terbakar adalah lahan gambut, maka asap yang dihasilkan lebih banyak dan lebih sulit dipadamkan. Bahkan dari informasi yang didapat Berau Post di lapangan, lahan gambut tersebut sudah terbakar sejak tiga hari lalu. Dan hingga kemarin masih terus mengeluarkan asap, karena belum sepenuhnya padam. 

"Lahan gambut ini lebih mudah terbakar. Seperti kita lihat, meski ada pembatas jalan, tetap saja api bisa merembet ke seberang jalan,” terangnya.

“Ini juga sama seperti kemarin, kami lakukan upaya sekat dengan turut melibatkan masyarakat," sambungnya.

Dari pengamatannya, Agus menyebut kabut asap yang terjadi di Berau, hingga membuat aktivitas penerbangan terganggu selama beberapa hari, tidak bisa dikatakan murni karena asap kiriman dari luar daerah. 

"Buktinya, kita juga memproduksi banyak asap. Kita harus akui, bahwa kabut asap yang terjadi memang berasal dari wilayah kita sendiri," terangnya.

“Cuma yang kita belum tahu, apakah yang terjadi (karhutla di Segah) ini, disengaja dibakar atau tidak," sambungnya.

Sementara Kepala BPBD Berau Thamrin menambahkan, sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan untuk memadamkan api, hingga benar-benar padam. Dikatakannya, luasan lahan gambut di kawasan tersebut mencapai 120 hektare. “Dan yang sudah terbakar setengahnya, sudah 60 hektare,” katanya. (*/oke/udi)


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 15:15

Antrean Panjang, Harga BBM Eceran Naik

TANJUNG REDEB  – Warga di wilayah Tanjung Redeb masih kesulitan…

Senin, 18 November 2019 15:11

Kelas Terbakar, Murid Ngungsi Belajar

TANJUNG REDEB – Kegiatan belajar mengajar di SDN 009 Tanjung…

Senin, 18 November 2019 15:10

Curah Hujan Meningkat hingga Januari

TANJUNG REDEB - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Minggu, 17 November 2019 12:44

Kebakaran Landa SDN 009

TANJUNG REDEB – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Berau.…

Minggu, 17 November 2019 12:42

Polisi Ungkap 7 Kasus Illegal Oil

TANJUNG REDEB - Sepanjang Mei hingga November 2019, jajaran Polres…

Sabtu, 16 November 2019 12:31

Jual Aksesori Sisik Penyu, IRT Diringkus

TANJUNG REDEB - Seorang warga Kecamatan Pulau Derawan berinisal MW…

Sabtu, 16 November 2019 12:27

Baru Buka, SPBU Diserbu

TANJUNG REDEB – Bahan bakar minyak (BBM) yang sempat langka…

Sabtu, 16 November 2019 12:26

Di Kabupaten Ini, Jabatan Kadispora Paling Diminati

TANJUNG REDEB – Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk…

Sabtu, 16 November 2019 12:25

UMK Naik, Dilema Pengusaha

TANJUNG REDEB - Wakil Ketua Bidang Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)…

Jumat, 15 November 2019 11:15

NGOBRAS

WAKIL Bupati Berau Agus Tantomo menyambangi warga yang sedang bersantai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*