MANAGED BY:
SENIN
14 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 20 September 2019 17:41
Malam Padam, Siang Berkobar Lagi

Siagakan Damkar di Daerah Rawan, Bupati Wacanakan Tambahan Armada

BERKOBAR LAGI: Bupati Berau Muharram dan Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, turun langsung meninjau karhutla di Kecamatan Segah, Kamis (19/9).

PROKAL.CO, SEGAH– Pemkab Berau benar-benar serius menangani persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena setelah Wakil Bupati Berau Agus Tantomo turun meninjau kondisi karhutla, kemarin (19/9), Bupati Berau Muharram juga turun meninjau kondisi beberapa titik karhutla di Kecamatan Segah, sekaligus mengomandoi langsung upaya pemadamannya.

Saat melihat karhutla di Kampung Harapan Jaya dan Tepian Buah, Segah. Muharram bersama Kapolres Berau AKPB Pramuja Sigit Wahono, juga beberapa kali ambil bagian bersama tim pemadam berupaya melakukan pemadaman.

Di sela-sela peninjauannya, Muharram mengatakan terjadinya karhutla saat ini, tak terlepas kondisi cuaca yang tengah memasuki musim kemarau. “Dan hotspot (titik panas, red) di Segah juga cukup banyak, sehingga memang harus ada pengawasan terus-menerus,” katanya kepada Berau Post, Kamis (19/9).

Pengawasan, menurutnya sangat penting. Karena lahan gambut yang terbakar di Segah, sangat sulit untuk dipadamkan. Pasalnya, api yang membakar lahan tersebut, sebenarnya sudah berhasil dipadamkan tim, Rabu (18/9) malam. Namun kembali berkobar dan terus meluas pada Kamis siang.

Karena itu, Muharram memerintahkan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, untuk terus waspada. Bahkan menyiagakan mobil pemadam kebakaran (damkar) dan petugasnya di titik-titik karhutla. “Jadi saat ada spot terbakar bisa segera diantisipasi. Tangki air juga harus selalu penuh,” ucapnya.

Mengenai asal-muasal karhutla, dirinya berpendapat disebabkan oleh dua hal. Yakni karena sengaja dibakar oleh pemilik lahan untuk membuka lahan pertanian atau perkebunan, atau yang memang tidak sengaja terbakar. “Ada yang niatnya ingin membakar lahannya, tapi malah merembet,” ucapnya.

“Tapi ada juga terjadi di daerah lain, karena cuaca panas, api muncul dengan sendirinya,” sambungnya lagi.

Lebih lanjut, minimnya armada yang dimiliki BPBD, cukup menjadi kendala selama ini. Sehingga Muharram meminta, Kepala BPBD harus mampu menjalankan manajemen alat yang baik.

Menurutnya, satu spot karhutla, idealnya ditangani dua mobil pemadam. Sementara armada di markas BPBD di Tanjung Redeb, juga tidak bisa semuanya dikerahkan untuk penanganan karhutla, karena tetap harus siaga di kota.

“Tidak boleh ditinggalkan sama sekali, khawatir terjadi musibah kebakaran juga,” sebutnya.

Karena itu, Muharram memikirkan untuk menambah peralatan dan armada pemadam bagi BPBD Berau. Sehingga setiap lokasi yang dianggap rawan karhutla, sudah memiliki armada yang disiagakan, termasuk memiliki titik tampung air.

“Perlu juga ada penanggung jawab di kampung, sehingga kejadian belum terlalu besar sudah bisa diatasi,” katanya.

MASALAH SERIUS

Melihat kondisi karhutla yang tak kunjung teratasi, Ketua DPRD Berau Madri Pani, menyebutnya sebagai masalah yang sangat serius.

Sehingga, penanganannya juga tidak bisa mengandalkan aparat hukum dan pemerintah saja. Dukungan masyarakat untuk tak lagi membuka lahan dengan cara dibakar, serta turut bersiaga memantau titik-titik karhutla, diyakininya bisa mengatasi kebakaran yang menyebabkan kabut asap pekat di Bumi Batiwakkal.

“Saya mewakili DPRD Kabupaten Berau, meminta kepada masyarakat untuk bisa bekerja sama dalam menangani hal yang serius seperti ini,” katanya kepada Berau Post kemarin (19/9).

Lanjut Madri, asap pekat akibat karhutla, sudah cukup berkepanjangan. Kondisi itu secara tidak langsung akan mengganggu roda perekonomian di Bumi Batiwakkal.

“Khususnya yang berkaitan dengan transportasi udara, ini problem serius. Dan kabut asap ini juga menimbulkan penyakit, terutama yang berkaitan dengan pernapasan,” katanya.

Terkait rencana bupati melakukan penambahan armada pemadam kebakaran, Madri juga menyetujuinya. Namun harus didahului dengan peningkatan kinerja dan ketersediaan sumber daya manusianya (SDM).

“Kita sedang menilai bagaimana kinerjanya, kecepatan dan responsnya. Jika itu bagus, maka wajib bagi kami untuk menganggarkan penambahan armada itu,” ujarnya.

Madri juga meminta, seluruh instansi terkait di lingkup Pemkab Berau, terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Agar persoalan karhutla tak terjadi lagi selanjutnya.

“Semoga instansi terkait bisa peka dalam memberikan pembekalan kepada masyarakat tentang cara berkebun, dan cara-cara membuka lahan yang baik,” pungkasnya. (arp/*/aky/udi) 


BACA JUGA

Minggu, 13 Oktober 2019 18:56

Target Tuntas 2021

TANJUNG REDEB – Pembangunan sarana pendidikan di wilayah 3T (tertinggal,…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:54

Mengatur Lalu Lintas di Titik Pekerjaan Drainase, Dishub Akui Tak Dilibatkan

TANJUNG REDEB – Beberapa proyek pengerjaan drainase di wilayah Tanjung…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:53

Tangkal Berita Hoaks, Kenali Sumber Informasi

Pelajar yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:49

Solar Kosong, Nelayan Tidak Melaut

TANJUNG REDEB – Masyarakat nelayan di Kampung Kasai, Kecamatan Pulau…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:22

Deklarasi Perpisahan di Hadapan ASN

TANJUNG REDEB – Kasak-kusuk pencalonan petahana yang akan berkompetisi pada…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:20

Jarak Tempuh Jadi Pertimbangan Mutasi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali melakukan promosi dan…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:18

Ungkap Peredaran Kosmetik Ilegal

TANJUNG REDEB - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SA…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:48

Dilantik Hari Ini, 60 ASN Dirotasi

TANJUNG REDEB - Bupati Berau kembali akan melantik puluhan pejabat…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:46

Jederrrr...!! Petir Menyambar, Tiga Pekerja Jatuh dan Pingsan

PULAU DERAWAN - Tiga karyawan PT Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ)…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:45

Hujan = Listrik Padam

TANJUNG REDEB – Hujan disertai angin kencang yang mengguyur sebagian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*