MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 20 September 2019 17:42
UMKM Juga Kena Dampak Kabut Asap
Fitrial Noor

PROKAL.CO, KARHUTLA atau kebakaran hutan dan lahan yang belum bisa diatasi, sudah memberi dampak buruk pada sektor kesehatan dan transportasi udara.

Buktinya, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sudah menembus angka ribuan dalam sepekan terakhir. Sementara di Bandara Kalimarau, juga sudah beberapa hari berhenti beroperasi. Akibatnya, secara tidak langsung turut memberikan dampak buruk bagi pelaku usaha di Berau.

"Khususnya pengusaha UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) yang selama ini menggunakan jasa kargo untuk pengiriman barangnya," kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau Fitrial Noor, Kamis (19/9).

Pengusaha UMKM yang dimaksudnya, seperti pengusaha perikanan. Di mana harus mengirim ikan dalam kondisi segar ke mitra kerja di luar daerah. Mereka pun dikatakannya, harus terkena ‘getah’ dari karhutla yang terjadi.

"Ada beberapa (pelaku usaha, red) yang menyampaikan keluhan, tetapi memang masih tidak terlalu besar. Mungkin karena stok barang juga masih cukup atau bisa jadi permintaan barang juga tidak terlalu tinggi," katanya.

Meski begitu, dampak terhadap sektor-sektor usaha tersebut tidak begitu mengganggu perekonomian Bumi Batiwakkal. Pasalnya, distribusi terbesar barang kebutuhan masyarakat mayoritas masih menggunakan transportasi laut.

"Sehingga kondisi perekonomian kita masih tidak terlalu terganggu. Ini apabila kita bicara dampaknya secara ekonomi," ucapnya.

Yang pasti, pria yang kerap disapa Pipit ini meminta aparat hukum bersikap tegas kepada para pelaku yang sengaja menyebabkan karhutla. Tak hanya berhenti pada pelaku yang di lapangan, melainkan juga mengungkap aktor di baliknya, yaitu pihak yang menyuruh.

Dirinya pun menaruh curiga ada pihak-pihak yang sengaja membakar untuk membuka lahan. "Karena kalau diperhatikan, lahan-lahan yang dibakar itu belakangan biasanya jadi perkebunan swasta," terangnya.

"Kadin tentu sangat mengecam keras langkah tidak beradab para pengusaha yang menggunakan cara-cara untuk melakukan land clearing dengan cepat dan murah seperti itu," tegasnya lagi.

Di Kadin Berau, dirinya mengungkapkan terdapat asosiasi yang menaungi para pengusaha sawit di Berau. Tetapi sayangnya, tidak semua perusahaan sawit di Berau masuk dalam asosiasi tersebut. Terlebih perusahaan yang masih seumur jagung. (arp/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Mei 2020 09:38

Salat Id di Rumah Saja

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau telah mengambil keputusan untuk…

Sabtu, 23 Mei 2020 09:30

Pintu Masuk Berau Tetap Dijaga

BUPATI Berau Muharram menegaskan, jelang Hari Raya Idulfitri penjagaan di…

Sabtu, 23 Mei 2020 09:29

Meski Waswas, Pasar Tetap Dikunjungi

TANJUNG REDEB – Meski pandemi Covid-19 belum berakhir, namun masyarakat…

Jumat, 22 Mei 2020 11:29

Mau Lebaran Bandara Kalimarau Sepi Penumpang, Sepekan hanya Tiga Penerbangan

TANJUNG REDEB – Sejak diberlakukan pembatasan penumpang, aktivitas penerbangan di…

Jumat, 22 Mei 2020 11:24

BLT Tahap II Akhirnya Disalurkan

TANJUNG REDEB – Bantuan langsung tunai (BLT) tahap dua senilai…

Kamis, 21 Mei 2020 23:34

Mantan Kakam Divonis 2,6 Tahun

TANJUNG REDEB – Terdakwa kasus penerbitan izin kawasan hutan, Bajuri,…

Kamis, 21 Mei 2020 16:25

Ringankan Beban Petani, Bantu Bibit dan Pemasaran

Kabupaten Berau memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Dengan luasan…

Kamis, 21 Mei 2020 16:21

Kucurkan Rp 34 Miliar untuk BLT Tahap Dua

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan segera menyalurkan…

Kamis, 21 Mei 2020 16:15

Syukuran HUT Ke-8 Berau Post

TAK ada penyambutan tamu. Tak ada perayaan. Hanya ungkapan rasa…

Rabu, 20 Mei 2020 00:22

Objek Wisata di Berau Masih Ditutup, Lebaran Tetap di Rumah Saja

TANJUNG REDEB – Seperti tahun-tahun sebelumnya, saat libur Lebaran, sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers