MANAGED BY:
SENIN
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 20 September 2019 17:42
UMKM Juga Kena Dampak Kabut Asap
Fitrial Noor

PROKAL.CO, KARHUTLA atau kebakaran hutan dan lahan yang belum bisa diatasi, sudah memberi dampak buruk pada sektor kesehatan dan transportasi udara.

Buktinya, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sudah menembus angka ribuan dalam sepekan terakhir. Sementara di Bandara Kalimarau, juga sudah beberapa hari berhenti beroperasi. Akibatnya, secara tidak langsung turut memberikan dampak buruk bagi pelaku usaha di Berau.

"Khususnya pengusaha UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) yang selama ini menggunakan jasa kargo untuk pengiriman barangnya," kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau Fitrial Noor, Kamis (19/9).

Pengusaha UMKM yang dimaksudnya, seperti pengusaha perikanan. Di mana harus mengirim ikan dalam kondisi segar ke mitra kerja di luar daerah. Mereka pun dikatakannya, harus terkena ‘getah’ dari karhutla yang terjadi.

"Ada beberapa (pelaku usaha, red) yang menyampaikan keluhan, tetapi memang masih tidak terlalu besar. Mungkin karena stok barang juga masih cukup atau bisa jadi permintaan barang juga tidak terlalu tinggi," katanya.

Meski begitu, dampak terhadap sektor-sektor usaha tersebut tidak begitu mengganggu perekonomian Bumi Batiwakkal. Pasalnya, distribusi terbesar barang kebutuhan masyarakat mayoritas masih menggunakan transportasi laut.

"Sehingga kondisi perekonomian kita masih tidak terlalu terganggu. Ini apabila kita bicara dampaknya secara ekonomi," ucapnya.

Yang pasti, pria yang kerap disapa Pipit ini meminta aparat hukum bersikap tegas kepada para pelaku yang sengaja menyebabkan karhutla. Tak hanya berhenti pada pelaku yang di lapangan, melainkan juga mengungkap aktor di baliknya, yaitu pihak yang menyuruh.

Dirinya pun menaruh curiga ada pihak-pihak yang sengaja membakar untuk membuka lahan. "Karena kalau diperhatikan, lahan-lahan yang dibakar itu belakangan biasanya jadi perkebunan swasta," terangnya.

"Kadin tentu sangat mengecam keras langkah tidak beradab para pengusaha yang menggunakan cara-cara untuk melakukan land clearing dengan cepat dan murah seperti itu," tegasnya lagi.

Di Kadin Berau, dirinya mengungkapkan terdapat asosiasi yang menaungi para pengusaha sawit di Berau. Tetapi sayangnya, tidak semua perusahaan sawit di Berau masuk dalam asosiasi tersebut. Terlebih perusahaan yang masih seumur jagung. (arp/udi)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 11:23

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

SAMBALIUNG – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menimpa…

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen akan bekerja dengan…

Senin, 21 Oktober 2019 10:48

Beringin Ancang-Ancang Menjaring

TANJUNG REDEB – Nama-nama figur yang digadang-gadang bakal maju pada…

Minggu, 20 Oktober 2019 13:53

Speedboat Tenggelam di Perairan Maluang

TANJUNG REDEB – Kecelakaan di sungai kembali terjadi. Sebuah speedboat…

Minggu, 20 Oktober 2019 11:01

Perempuan Harus Aktif Berpolitik

TANJUNG REDEB - Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian…

Minggu, 20 Oktober 2019 10:59

Rawan Hoax, Kapolres Minta Warga Bijak

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono minta…

Minggu, 20 Oktober 2019 10:56

JOROK BANGET MEMANG..!! Kesadaran Masyarakat Jaga Kebersihan Masih Rendah

TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau…

Minggu, 20 Oktober 2019 10:54

KUMAT..!! Antrean di SPBU Kembali Panjang, Seperti Biasa Pengetap yang Mendominasi

TANJUNG REDEB – Untuk beberapa saat, upaya Pemerintah Kabupaten Berau…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:30

Ajak Perangi Hoaks, Siap Menerima Koreksi

Guna menjalin kerja sama dan silaturahmi, serta mendekatkan polisi dengan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:29

Minta Kader Persiapkan Diri

TANJUNG REDEB - Partai Golkar Kabupaten Berau masih menunggu petunjuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*