MANAGED BY:
SENIN
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 21 September 2019 11:18
Benahi Fasilitasnya Dulu

Rencana Penarikan Retribusi di Tempat Wisata

JANGAN BUAT KECEWA: Sebelum melakukan penarikan retribusi di Museum Batiwakkal, pemerintah diminta lengkapi fasilitas pendukung lebih dulu agar tak membuat kecewa wisatawan yang datang.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani minta pemerintah tak buru-buru menarik retribusi di sejumlah tempat wisata, namun lebih mengutamakan ketersediaan fasilitas yang memadai. Hal itu menanggapi rencana penarikan retribusi sejumlah tempat wisata di Berau.

Disebutnya, pemenuhan fasilitas sangat penting, agar para pengujung tidak kecewa setelah masuk ke tempat wisata, apalagi sebelumnya harus mengeluarkan biaya lebih dulu. Seperti halnya museum, yang digadang-gadang menjadi salah satu objek wisata yang akan dilakukan.

Memang diakuinya, Berau telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2019 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga, namun sebelum benar-benar menerapkannya, pihaknya akan mencoba membicarakannya lebih dulu dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) lebih dulu.

“Apalagi museum yang biasanya orang masuk gratis tiba-tiba bayar, khawatirnya pengunjung kaget. Tapi kalau memang rupanya tempatnya sudah ditata dengan baik, termasuk halnya guide yang bertugas memberi tahu tentang sejarah yang ada di museum, saya rasa wisatawan akan maklum,” ujarnya diwawancara belum lama ini.

Sebelumnya, usulan penarikan retribusi di Museum Batiwakkal disuarakan Koordinator Museum Batiwakkal, Aji Suhaidi. Dia mengaku kalau potensi museum membantu pendapatan daerah sebenarnya cukup besar, karena setiap hari jumlah pengunjung dapat mencapai 40 hingga 60 orang per hari.

Sedangkan dalam setahun di 2018 jumlah pengunjung tercatat sebanyak 8.997 orang, untuk tahun 2019 periode Januari hingga Juli sudah mencapai 3.669 orang. “Karena itu, ke depan kami akan mengusulkan mengenai Perda tersebut,” ucapnya.

Ia berharap bila nantinya Perda telah disahkan, maka pihaknya dapat melakukan penarikan tarif kepada pengunjung dan pendapatan tersebut dapat diberikan kepada pemerintah sebagai retribusi. (*/aky/sam)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 12:49

Kamis, Jaksa Bacakan Tuntutan

TANJUNG REDEB – Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:23

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

SAMBALIUNG – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menimpa…

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen akan bekerja dengan…

Senin, 21 Oktober 2019 10:48

Beringin Ancang-Ancang Menjaring

TANJUNG REDEB – Nama-nama figur yang digadang-gadang bakal maju pada…

Minggu, 20 Oktober 2019 13:53

Speedboat Tenggelam di Perairan Maluang

TANJUNG REDEB – Kecelakaan di sungai kembali terjadi. Sebuah speedboat…

Minggu, 20 Oktober 2019 11:01

Perempuan Harus Aktif Berpolitik

TANJUNG REDEB - Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian…

Minggu, 20 Oktober 2019 10:59

Rawan Hoax, Kapolres Minta Warga Bijak

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono minta…

Minggu, 20 Oktober 2019 10:56

JOROK BANGET MEMANG..!! Kesadaran Masyarakat Jaga Kebersihan Masih Rendah

TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau…

Minggu, 20 Oktober 2019 10:54

KUMAT..!! Antrean di SPBU Kembali Panjang, Seperti Biasa Pengetap yang Mendominasi

TANJUNG REDEB – Untuk beberapa saat, upaya Pemerintah Kabupaten Berau…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:30

Ajak Perangi Hoaks, Siap Menerima Koreksi

Guna menjalin kerja sama dan silaturahmi, serta mendekatkan polisi dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*