MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 21 September 2019 11:18
Benahi Fasilitasnya Dulu

Rencana Penarikan Retribusi di Tempat Wisata

JANGAN BUAT KECEWA: Sebelum melakukan penarikan retribusi di Museum Batiwakkal, pemerintah diminta lengkapi fasilitas pendukung lebih dulu agar tak membuat kecewa wisatawan yang datang.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani minta pemerintah tak buru-buru menarik retribusi di sejumlah tempat wisata, namun lebih mengutamakan ketersediaan fasilitas yang memadai. Hal itu menanggapi rencana penarikan retribusi sejumlah tempat wisata di Berau.

Disebutnya, pemenuhan fasilitas sangat penting, agar para pengujung tidak kecewa setelah masuk ke tempat wisata, apalagi sebelumnya harus mengeluarkan biaya lebih dulu. Seperti halnya museum, yang digadang-gadang menjadi salah satu objek wisata yang akan dilakukan.

Memang diakuinya, Berau telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2019 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga, namun sebelum benar-benar menerapkannya, pihaknya akan mencoba membicarakannya lebih dulu dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) lebih dulu.

“Apalagi museum yang biasanya orang masuk gratis tiba-tiba bayar, khawatirnya pengunjung kaget. Tapi kalau memang rupanya tempatnya sudah ditata dengan baik, termasuk halnya guide yang bertugas memberi tahu tentang sejarah yang ada di museum, saya rasa wisatawan akan maklum,” ujarnya diwawancara belum lama ini.

Sebelumnya, usulan penarikan retribusi di Museum Batiwakkal disuarakan Koordinator Museum Batiwakkal, Aji Suhaidi. Dia mengaku kalau potensi museum membantu pendapatan daerah sebenarnya cukup besar, karena setiap hari jumlah pengunjung dapat mencapai 40 hingga 60 orang per hari.

Sedangkan dalam setahun di 2018 jumlah pengunjung tercatat sebanyak 8.997 orang, untuk tahun 2019 periode Januari hingga Juli sudah mencapai 3.669 orang. “Karena itu, ke depan kami akan mengusulkan mengenai Perda tersebut,” ucapnya.

Ia berharap bila nantinya Perda telah disahkan, maka pihaknya dapat melakukan penarikan tarif kepada pengunjung dan pendapatan tersebut dapat diberikan kepada pemerintah sebagai retribusi. (*/aky/sam)


BACA JUGA

Kamis, 04 Juni 2020 19:38

Jangan Terburu-buru Buka Wisata

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau diminta tidak terburu-buru membuka…

Kamis, 04 Juni 2020 19:34

RSD Siap Tampung Pasien

TANJUNG REDEB – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Rumah Sakit Darurat…

Kamis, 04 Juni 2020 19:33

Sering Disiksa, 7 Tahun Menyimpan Dendam

TANJUNG REDEB - Polres Berau menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Anselmus…

Kamis, 04 Juni 2020 19:30

Pemkab Masih Godok SOP New Normal

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau Agus Tantomo mengatakan, saat…

Rabu, 03 Juni 2020 08:30

Pastikan Kantor Pelayanan Mengikuti Protokol Kesehatan

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau Agus Tantomo mengecek sejumlah…

Rabu, 03 Juni 2020 08:27

Ajukan 1.000 Alat RDT ke Provinsi

TANJUNG REDEB - Sebelum menerapkan tatanan baru atau new normal,…

Rabu, 03 Juni 2020 08:24

PDP Nol, ODP Sisa 2 Pasien

TANJUNG REDEB – Kabar baik terkait perkembangan penanganan kasus Covid-19…

Rabu, 03 Juni 2020 08:19

Pemberangkatan Haji 2020 Ditunda

TANJUNG REDEB - Kementerian Agama (Kemenag) RI telah memutuskan tidak…

Selasa, 02 Juni 2020 19:09

Objek Wisata Bakal Dibuka

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau berencana membuka kembali sejumlah…

Selasa, 02 Juni 2020 19:09

Wabup: Patuhi Protokol Kesehatan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah memperisapkan penerapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers