MANAGED BY:
RABU
23 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 21 September 2019 11:21
Terhimpit Ekonomi, Dua Pemuda Edarkan Sabu

Polisi Temukan 116 Poket dan Uang Rp 14 Juta

DIAMANKAN: Pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis sabu-sabu bersama barang bukti diamankan di Mapolres Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Jajaran Satreskoba Polres Berau kembali mengungkap peredaran Narkoba jenis sabu-sabu, di wilayah Kampung Pegat Bukur, Kecamatan Sambaliung.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, melalui Kasat Reskoba, AKP Bambang Suwandoyo mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan dua pelaku yakni Gs (29) dan Ya (24), Rabu (18/9), sekira pukul 20.30 Wita.

Pengungkapan ini kata dia berkat laporan masyarakat. Pihaknya melakukan pengecekan pada pukul 18.30 Wita, Rabu (18/9), dan mendapatkan identitas pelaku. Pihaknya pun berhasil meringkus pelaku di rumahnya.

“Yang pertama kami amankan yakni Gs,” kata Bambang, Jumat (20/9) kemarin.

Dari tangan Gs, petugas menemukan sebanyak 116 poket diduga sabu-sabu. Terdiri dari 102 poket kecil dan 14 poket sedang. Selain mengamankan sabu-sabu, juga diamankan dua unit handphone, serta uang tunai sebesar Rp 14 juta yang diduga hasil penjualan sabu-sabu.

“Sabu-sabu itu disimpan di dalam lemari baju,” katanya.

Saat diinterogasi, Gs menyebutkan nama Ya. Ia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Ya. Petugas langsung memburu Ya. Dia diringkus saat membeli makanan.

Ya yang diperiksa, mengaku hanya membawa sabu-sabu tersebut karena ada pesanan dari Gs. Ia mengaku tidak tahu apakah sabu-sabu itu akan digunakan sendiri atau untuk dijual lagi.

“Gs dan Ya merupakan tetangga di Kampung Pegat Bukur,” ujarnya.

Bambang menambahkan, kedua pelaku mengaku terhimpit ekonomi hingga nekat berjualan barang haram tersebut. Pengakuan mereka, hasil penjualan diputar lagi untuk mengambil sabu-sabu.

“Pengakuan mereka baru saja menjalankan bisnis sabu-sabu tersebut,” tambahnya.

Kedua pelaku terancam Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

“Ini masih dalam proses pengembangan,” tutupnya. (*/hmd/har)


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 18:26

Jalan Ditempat, Didaftarkan Tahun Depan

TANJUNG REDEB–Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau berencana menjadikan…

Selasa, 22 Oktober 2019 18:24

Sosialisasi Belum Maksimal, Kepala Pasar Minta Spanduk

TANJUNG REDEB – Sempat maraknya foto pedagang di Pasar Sanggam…

Selasa, 22 Oktober 2019 18:23

DPUPR Janji Libatkan PDAM

TANJUNG REDEB - Cegah terulangnya kebocoran pipa dalam pengerjaan drainase,…

Senin, 21 Oktober 2019 13:03

Kata Wakil Bupati. BPBD Harus selalu Siaga

TANJUNG REDEB– Kesiapan para personel dan peralatan armada pemadam kebakaran…

Senin, 21 Oktober 2019 13:01

Sulap Bidukbiduk Menjadi Kawasan Industri

TANJUNG REDEB – Tak mau hanya menjadi penyedia bahan baku,…

Senin, 21 Oktober 2019 11:17

Sekolah Diminta Hati-Hati Kelola Dana BOS

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Murjani ingatkan…

Senin, 21 Oktober 2019 10:58

Banyak Anak Terancam Tak Bisa Ikut UN

TANJUNG REDEB - Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Berau,…

Minggu, 20 Oktober 2019 13:22

Perkara Sarang Burung, Oknum Guru Dijemput Jaksa

TANJUNG REDEB – Kejaksaan Negeri Berau melakukan penjemputan terhadap Ahmad…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:43

KIA Belum Jadi Persyaratan Masuk SD

TANJUNG REDEB – Beredarnya informasi persyaratan masuk sekolah dasar (SD)…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:40

Pelantikan Presiden, Kapolres Janjikan Berau Aman

TANJUNG REDEB – Upaya pengamanan dalam rangka pelantikan presiden Republik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*