MANAGED BY:
SELASA
28 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 22 September 2019 07:41
Kejaksaan Terima Dua SPDP

Kasus Karhutla di Kelay dan Tabalar

Andie Wicaksono

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB– Penyidik Polres Berau telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau, sejak beberapa hari lalu.

Dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Berau DB Susanto melalui Kasi Pidum Kejari Berau, Andie Wicaksono, pihaknya menerima dua SPDP dari penyidik Polres Berau. “Dua SPDP kasus karhutla sudah kami terima, tapi informasi dari penyidik, masih ada satu SPDP lagi yang akan dikirimkan,” katanya kepada Berau Post kemarin (21/9).

Dijelaskan, ketiga SPDP tersebut, merupakan penanganan perkara hasil penangkapan pelaku pembakar hutan yang baru-baru ini diungkap aparat Polres Berau. Yakni penangkapan di kawasan Tabalar dan Kelay, dalam periode Agustus-September. Dari kedua SPDP tersebut, delapan tersangka kasus pembakaran lahan di Tabalar dan satu tersangka di Kecamatan Kelay telah ditetapkan.

Diketahui, aparat Polres Berau mengamankan 8 orang pelaku pembakar lahan, pada Sabtu (14/9) lalu. Kedelapan orang tersebut yakni Rm (45), Rl (28), Aa (42), Br (60), Ar (46) serta Hr (40) yang merupakan warga Kecamatan Tabalar. Sementara itu, An (45) dan Sp (60) merupakan warga Tarakan, Kalimantan Utara.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono menuturkan, 8 pelaku tersebut tertangkap tangan saat sedang membakar lahan. Awalnya pihak Polsek Tabalar mendapatkan informasi terjadi kebakaran di hutan. Setelah dilakukan pengecekan, para pelaku langsung berpura-pura panik melihat kebakaran dan berusaha memadamkan kobaran api tersebut.

"Delapan pelaku itu kami tangkap di lokasi lahan yang terbakar. Pada Selasa (17/9) kemarin, kami sudah tetapkan sebagai tersangka," ujarnya saat menggelar konferensi pers di Mapolres Berau, Rabu (18/9).

Dari aksi pembakaran yang dilakukan delapan tersangka tersebut, luas lahan yang terbakar mencapai 34 hektare. Dari pengakuan tersangka, pembakaran dilakukan karena ingin membuka lahan sawit. Mereka pun membakar lahan tersebut tanpa pengawasan, sehingga api cepat merembet.

“Jadi yang terbakar ada 20 hektare, 8 hektare, dan 6 hektare. Pelaku ini mau cara cepat untuk membuka lahan dengan membakar lahan. Pengakuannya, lahan itu milik mereka," tambah Sigit.

Kedelapan tersangka kini dijebloskan ke ruang tahanan Mapolres Berau. Mereka dijerat dengan UU Nomor 41/1999 Tentang Kehutanan dengan ancaman 15 tahun penjara, dan denda maksimal Rp 5 miliar. 

“Saya katakan, tidak akan pernah bermain-main dengan pembakar lahan. Korbannya bukan hanya satu, dua orang saja, tetapi seluruh masyarakat Berau. Mereka yang memaksa masyarakat untuk menghirup asap kebakaran,” pungkasnya. (mar/udi)


BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 16:23

PPP Pastikan Usung Gamalis

TANJUNG REDEB –Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memastikan bakal mengusung Gamalis…

Selasa, 28 Januari 2020 16:22

Satu Peserta Dicoret

TANJUNG REDEB     - Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau…

Selasa, 28 Januari 2020 16:17

267 Pekerja Sudah Terima Kompensasi PHK

TANJUNG REDEB – Manajemen PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA)…

Senin, 27 Januari 2020 16:35

Sejak SD Jadi Korban Pencabulan

GUNUNG TABUR – Belum hilang rasa trauma setelah menjadi korban…

Senin, 27 Januari 2020 16:20

Laka Tunggal, Mandor Ditemukan Meninggal

KELAY - Kecelakaan kerja terjadi di lingkungan salah satu perusahaan…

Jumat, 24 Januari 2020 15:38

Jangan Ada Perda Mandul

TANJUNG REDEB - Bupati Berau, Muharram menegaskan, pembentukan peraturan daerah…

Jumat, 24 Januari 2020 11:04

Lagi, Penimbunan BBM Subsidi Terungkap

TANJUNG REDEB – Penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jadi…

Jumat, 24 Januari 2020 10:56

Target 2020 Seluruh Kampung Teraliri Listrik

TANJUNG REDEB - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Berau, menargetkan…

Jumat, 24 Januari 2020 10:52

Dinkes Klaim Angka Kematian Ibu Menurun

TANJUNG REDEB – Angka kematian ibu (AKI) di Kabupaten Berau…

Kamis, 23 Januari 2020 16:19

Virus Corona Mendekat, Perketat Pengawasan Laut dan Udara

TANJUNG REDEB – Wabah Koronavirus 2019-nCoV, yang dikenal dengan nama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers