MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 25 September 2019 11:01
Ibu Kandung Dianiaya hingga Tewas

Pelakunya Baru Setahun Tinggalkan RSJ

DITANGKAP TANPA PERLAWANAN: Polisi menangkap warga Melati Jaya yang tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, Selasa (24/9).

PROKAL.CO, GUNUNG TABUR- Malang nasib Suarti (63). Dia menjadi korban keganasan Slamet Winardi (39), anak kandungnya sendiri.

Suarti menjadi korban penganiayaan anaknya sendiri. Kejadiannya bermula ketika pelaku pergi ke kebun bersama ayahnya, sekitar pukul 09.00 Wita, Selasa. Namun, belum sampai di kebun, pelaku tiba-tiba pulang seorang diri.

Sesampainya di rumahnya, di RT 9 Kampung Melati Jaya, Gunung Tabur, pelaku langsung mendatangi ibunya yang tengah berada di dapur. Saat itu, langsung terjadi cekcok antara keduanya. Pelaku yang naik pitam, langsung ke luar rumah mengambil balok kayu dan kembali untuk menganiaya ibunya.

“Korban mengambil balok ukuran 5x5. Ia kemudian memukul kepala ibunya dari belakang sebanyak 7 kali. Ibunya yang sudah terjatuh dan bersimbah darah, masih dimarahi oleh pelaku,” ujar Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kapolsek Gunung Tabur Iptu Kasiono, Selasa (24/9).

Usai membunuh ibunya, pelaku kabur menggunakan sepeda motornya. Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi, langsung melakukan pencarian. Saat melakukan pencarian, kapolsek yang memimpin pencarian menemukan sepeda motor pelaku terparkir di pinggir jalan, antara, Kampung Sembakungan dan Merancang Ulu. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata pelaku asyik mengobrol dengan warga setempat.

“Saya tidak ingin dia kabur. Jadi saya dekati dengan cara halus. Saya tegur dia. Saya ajak ngobrol. Saya bilang ke dia, Mas Slamet, ayo pulang dicari bapak. Pelaku pun tersenyum dan ikut pulang,” katanya.

Ironisnya, pelaku tak tampak menyesal sudah menghabisi nyawa ibu kandungnya. Dari penuturan pelaku, dirinya merasa iri dengan saudaranya yang lebih mendapat perhatian dari sang ibunda. Hingga dia nekat memukuli ibunya. Dari pemukulan tersebut, korban mengalami luka robek di kepala, serta lengan kiri korban patah, hingga akhirnya meninggal dunia.

“Usai pelaku kabur. Warga baru berani mendekati korban dan membawanya ke puskesmas terdekat. Namun nyawanya tidak tertolong,” lanjut perwira balok dua ini.

Belakangan diketahui, ternyata pelaku pernah mengidap gangguan jiwa. Pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Samarinda dan Kota Tarakan. Pelaku sendiri mengalami gangguan kejiwaan sejak 2009 lalu. Dan dinyatakan sembuh pada 2018 lalu.

Usai dinyatakan sembuh. Pelaku beraktivitas normal. Berkebun membantu orangtuanya. Namun memang masih kerap memarahi ibunya. Hingga puncaknya, ia nekat menghabisi nyawa ibunya sendiri. Pelaku yang ditangkap petugas, selalu tersenyum saat ditanya.

“Dia lancar berkomunikasi saat kami periksa tadi. Bahkan dia mengaku, karena kehabisan bensin makanya dia berhenti lari menggunakan motornya. Kemudian dia jalan kaki dan ngobrol dengan warga yang merupakan petani jagung,” ujarnya.

Kasiono menambahkan, akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait kejiwaan pelaku, sebelum pelaku diproses sesuai undang-undang yang berlaku.

“Untuk saat ini kita kenakan pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan matinya seseorang. Tapi kami masih akan periksakan lagi kejiwaannya,” tutupnya. (*/hmd/udi)

 


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 11:24

Ada Lahan Gratis untuk Rumah Sakit, Kenapa Cari yang Bayar? Mencurigakan..!!

SAMBALIUNG - Ancaman tertundanya kembali rencana pembangunan rumah sakit tahun…

Kamis, 14 November 2019 10:56

Air Sungai Segah Berubah Warna, PDAM Tetap Produksi

TANJUNG REDEB – Kondisi air Sungai Segah yang menjadi bahan…

Kamis, 14 November 2019 10:49

Terdakwa Ajukan Kasasi

TANJUNG REDEB - Penasihat Hukum terdakwa kasus korupsi pengadaan kapal…

Rabu, 13 November 2019 11:56

Air Sungai Segah Berubah, Petani Keramba Mulai Waswas

KEMBALI terjadinya perubahan warna air Sungai Segah membuat para petani…

Rabu, 13 November 2019 11:54

Delapan Kandidat Daftar di Demokrat

TANJUNG REDEB – Rusianto menunjukkan keseriusannya maju pada pemilihan kepala…

Rabu, 13 November 2019 11:50

Warna Air Sungai Berubah, Warga Diserang Gatal-Gatal, Ikan pun Mati

DAMPAK perubahan warna air Sungai Segah juga mulai dirasakan warga…

Rabu, 13 November 2019 11:48

Air Sungai Berubah Warna, Ikan Mati, Ini yang Dilakukan Pemkab Berau

TANJUNG REDEB – Fenomena berubahnya warna air Sungai Segah yang…

Selasa, 12 November 2019 10:14

Akhirnya Segini Nih UMK di Kabupaten Berau....

TANJUNG REDEB – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Berau tahun 2020…

Selasa, 12 November 2019 09:57

Polres Sudah Amankan 10 Pelaku Karhutla

TANJUNG REDEB – Sepanjang tahun 2019 ini, Satreskrim Polres Berau…

Selasa, 12 November 2019 09:49

Air Sungai Segah Kembali Berubah Warna

TANJUNG REDEB – Fenomena berubahnya warna air Sungai Segah tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*