MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 27 September 2019 18:05
Mengandung Unsur Pornografi, Kejaksaan Terima Pelimpahan Berkas Kasus Penari Erotis

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Penyidik Polres Berau telah melimpahkan berkas kasus tarian erotis pada penyelenggaraan Jambore Daerah 1X Kaltim-Kaltara, beberapa waktu lalu. Pelimpahan berkas tahap 1 tersebut, langsung ditindaklanjuti jaksa dengan memeriksa berkas kasus yang terjadi pada Julu lalu. 

“Saat ini kami masih teliti berkasnya, karena baru dikirim berkasnya dari penyidik,” kata Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau, Andie Wicaksono, kepada Berau Post .

Karena masih diteliti pihaknya, Andi belum bisa memastikan apakah berkas dari penyidik sudah bisa dikatakan lengkap, atau masih perlu perbaikan. “Jika masih ada kurang pada berkas, akan kita kembalikan untuk dilengkapi sesuai petunjuk kami,” jelasnya. 

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rengga Puspo Saputro, membenarkan jika pihaknya sudah melimpahkan berkas kasus tersebut ke kejaksaan. “Sudah tahap I, jadi kami masih menunggu petunjuk jaksa,” terangnya.

Diketahui, penyidik Polres Berau menetapkan 3 penari pada acara Jambore Daerah 1X Kaltim-Kaltara, sebagai tersangka video tarian erotis. Ketiga penari berinisial DN (25), CT (20), dan KN (24), ditingkatkan statusnya sebagai tersangka pada Selasa (9/7) lalu, setelah penyidik menyelesaikan pemeriksaan terhadap 7 saksi dan tim ahli. 

“Dari kesimpulan tim ahli, aksi ketiga penari tersebut sudah mengarah kepada tindakan pornografi,” kata Kasat Reskrim Polres Berau yang saat itu dijabat AKP Agus Arif Wijayanto. 

Ketiga pelaku diancam dengan pasal 36 UU Nomor 44/2008 tentang pornografi. Dalam pasal tersebut dijelaskan, setiap orang yang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum, yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan, atau yang bermuatan pornografi lainnya.  “Dipidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 5 miliar,” ucapnya. (mar/udi)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 11:56

Petani Keramba Mulai Waswas

KEMBALI terjadinya perbuahan warna air Sungai Segah membuat para petani…

Rabu, 13 November 2019 11:54

Delapan Kandidat Daftar di Demokrat

TANJUNG REDEB – Rusianto menunjukkan keseriusannya maju pada pemilihan kepala…

Rabu, 13 November 2019 11:50

Warna Air Sungai Berubah, Warga Diserang Gatal-Gatal, Ikan pun Mati

DAMPAK perubahan warna air Sungai Segah juga mulai dirasakan warga…

Rabu, 13 November 2019 11:48

Air Sungai Berubah Warna, Ikan Mati, Ini yang Dilakukan Pemkab Berau

TANJUNG REDEB – Fenomena berubahnya warna air Sungai Segah yang…

Selasa, 12 November 2019 10:14

Akhirnya Segini Nih UMK di Kabupaten Berau....

TANJUNG REDEB – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Berau tahun 2020…

Selasa, 12 November 2019 09:57

Polres Sudah Amankan 10 Pelaku Karhutla

TANJUNG REDEB – Sepanjang tahun 2019 ini, Satreskrim Polres Berau…

Selasa, 12 November 2019 09:49

Air Sungai Segah Kembali Berubah Warna

TANJUNG REDEB – Fenomena berubahnya warna air Sungai Segah tahun…

Selasa, 12 November 2019 09:46

Massa Tuntut Pengelolaan Gua Tilayak Dikembalikan

TANJUNG REDEB – Sekelompok massa yang mengatasnamakan Lembaga Pemangku Adat…

Senin, 11 November 2019 09:35

Gejala DBD yang Perlu Diwaspadai

  1.Demam mendadak tinggi. 2.Sakit kepala parah (terutama di dahi).…

Senin, 11 November 2019 09:34

KFC Akan Dibuka 29 November

TANJUNG REDEB – Setelah penantian yang cukup panjang, restoran cepat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*