MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Jumat, 27 September 2019 18:17
Produksi Pisang Kepok Turun

Adanya Permintaan Pasar dari Malaysia

ALAMI PENURUNAN: Dalam dua tahun terakhir produksi komoditi pisang di Berau alami penurunan, karena banyaknya lahan beralih fungsi.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Tingginya permintaan pangsa pasar Malaysia terhadap komoditi pisang kepok asal Kalimantan Timur (Kaltim), disambut baik oleh Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau.

Bahkan, Kepala Distanak Berau Mustakim menyebut, Berau bersama Bontang dan Kutai Timur merupakan daerah penghasil pisang di Bumi Etam –sebutan Kaltim-.

“Namun karena adanya virus yang menyerang, produksi pisang di Berau sudah tidak seperti dulu lagi,” katanya kepada Berau Post baru-baru ini.

Beberapa tahun lalu, untuk sentra produksi pisang kepok di Berau disebutnya berada di lokasi Mera’ang dan Kampung Tumbit Melayu. Namun, seiring waktu mulai beralih fungsi ke komoditi lainnya.

Karena itu, apabila ada permintaan pasar terhadap pisang kepok, pihaknya siap memprogramkan kembali penanaman pisang kepok di masyarakat. 

Di samping itu dirinya juga menyadari untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri, harus ada infrastruktur memadai. Sebab, pisang yang baru dipanen harus dibersihkan dahulu kemudian dibawa ke kontainer.

“Hanya saja persoalannya kondisi pelabuhan untuk ekspor di Berau ini belum ada,” ucapnya.

Pada 2016 lalu, Mustakim menyebut pernah ada investor asal Lampung yang menginginkan pisang kepok dari Berau. Dan lahan di Berau dianggap berpotensi untuk mengembangkan komoditi pisang.

Sayangnya, ketiadaan pelabuhan yang memadai membuat rencana tersebut batal. “Bila nantinya ada (pelabuhan, red), maka investor tentu akan mudah untuk masuk,” ucapnya.

Di tempat terpisah, data dari Dinas Pangan Berau mencatat pada 2017 produksi pisang mencapai 103.114 kwintal. Angka ini menurun setahun kemudian, dengan hanya menjadi 88.984 kwintal. 

Penurunan ini disampaikan Kepala Seksi Ketersediaan Pangan Dinas Pangan Berau Muhammad Jum’an dikarenakan banyaknya lahan masyarakat yang beralih fungsi. Baik menjadi lahan kelapa sawit hingga pertambangan.

“Dulu tahun 2000-an banyak sekali orang dari luar daerah datang ke Berau untuk membeli pisang kepok,” tuturnya.

Hal ini terbukti dengan adanya terminal agribisnis yang pernah dibuat Dinas Pertanian dahulu. Untuk melayani pembeli dari luar Berau.

Lebih lanjut, bila nanti ada investor yang ingin membuka eksportir di Berau, ia optimis masyarakat akan kembali bertanam pisang kepok kembali.

Dan bila nantinya ekspor tersebut dapat berjalan, ia berharap semoga nanti untuk pabrik pengolahan pisang sendiri bisa didirikan di Berau. “Khususnya pabrik pengolahan tepung,” singkatnya. 

Sebelumnya,disampaikan oleh Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Balikpapan, Abdul Rahman beberapa waktu lalu, bahwa ke depan perusahaan Malaysia yakni PT. Seteguhbiz Empire Group SDN BHD akan minta diekspor pisang kepok sebesar 150-200 ton per pekannya dari Kalimantan Timur.(sgp/arp)


BACA JUGA

Senin, 17 Februari 2020 11:44

Madu Hutan Sumber Pendapatan Warga di Sini, Bisa Dapat 5 Ton

GUNUNG TABUR – Warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kilometer…

Senin, 17 Februari 2020 11:43

Saring Usaha Mikro dan Warga Miskin

TANJUNG REDEB – Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Kabupaten (Setkab)…

Minggu, 16 Februari 2020 15:07

Lima Kecamatan Rawan Pangan

TANJUNG REDEB – Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Dinas…

Rabu, 12 Februari 2020 08:42

Harga Bawang Naik Signifikan

TANJUNG REDEB - Memasuki pekan kedua Februari 2020, harga bumbu…

Senin, 10 Februari 2020 15:10

Harga Masker Naik Hingga 500 Persen

TANJUNG REDEB – Penjualan masker di Berau kian diminati masyarakat,…

Sabtu, 30 November 2019 19:21

Kelompok Batik Terkendala Pemasaran

GUNUNG TABUR – Meningkatkan pendapatan masyarakat dari kerajinan tangan. Kampung…

Selasa, 19 November 2019 19:20

Bertekad Jadi Pusat Wisata Palawija

TELUK BAYUR – Selain berfokus pada masalah kebersihan, Ketua RT…

Senin, 04 November 2019 19:02

Harga Bahan Pokok Masih Fluktuasi

TELUK BAYUR– Harga berbagai bahan pokok terus menunjukkan fluktuasi. Seperti…

Senin, 28 Oktober 2019 18:25

Produksi Garam Lokal Tak Masuk Prioritas KKP

TANJUNG REDEB – Produksi garam di Berau tergolong masih rendah.…

Senin, 28 Oktober 2019 18:24

4 Komoditas Andalan Berau Ini Harus Tembus Pasar Ekspor

TANJUNG REDEB – Berbagai komoditas perkebunan di Berau bakal diorientasikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers