MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 28 September 2019 09:47
Kemarau ..!!! Sudah Asap, Air Susah, Ehhh... Harga Sayur Naik
MULAI NAIK: Musim kemarau yang akhir-akhir ini terjadi berdampak terhadap naiknya harga sayur-mayur di Pasar Sanggam Adji Dilayas.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Musim kemarau disebut sebagai biang keladi naiknya harga sayuran di Pasar Sanggam Adji Dilayas. Hal ini disampaikan oleh beberapa pedagang di pasar yang terletak di wilayah Kecamatan Teluk Bayur itu

Menurut salah seorang pedagang bernama Surani, setiap harinya harga sayur-mayur yang ia jual memang tidak menentu dan lebih condong naik. Hal tersebut karena harga dari petaninya yang kerap berubah-ubah. "Memang sering berubah (harga, red), kadang naik dan ada juga kalanya turun," ujarnya saat diwawancarai Berau Post, Jumat(27/9).

Kondisi cuaca yang akhir-akhir ini memasuki musim kemarau pun disebutnya menjadi penyebab. Mulai berkurangnya pasokan sayur ke pedagang-pedagang di pasar. “Hujan jarang, air sumur untuk menyiram sayuran juga kering,” ujarnya.

Ungkapan serupa juga turut disampaikan pedagang sayur lainnya, Tumiyem. Di mana harga sayur akhir-akhir ini tidak menentu. “Kalau pasokan banyak, harganya bisa turun. Seperti kangkung kalau pasokan banyak bisa Rp 6 ribu dua ikat, tapi kalau pasokan kurang bisa sampai Rp 9 ribu dua ikat,” terangnya.

Sedangkan untuk sayur lainnya seperti kacang panjang juga diungkapnya telah terjadi kenaikan. Penyebabnya adalah pasokan yang sudah mulai berkurang. “Saya dapat kabar dari petani yang biasa saya ambil pasokan sayur, ada yang gagal panen karena jarangnya hujan,” ucapnya.

“Karena itu sudah dua hari ini saya ambil pasokan sayuran dari petani di sana,”sambungnya lagi.

Dirinya pun mengungkapkan tingginya harga sayur bukanlah keinginan dirinya maupun pedagang lainnya. Hanya saja, pihaknya menyesuaikan harga yang didapat dari pengepul atau petani. “Memang harus dinaikkan demi kelangsungan jualan kita juga,” jelasnya. (*plp/arp)


BACA JUGA

Senin, 04 November 2019 19:02

Harga Bahan Pokok Masih Fluktuasi

TELUK BAYUR– Harga berbagai bahan pokok terus menunjukkan fluktuasi. Seperti…

Senin, 28 Oktober 2019 18:25

Produksi Garam Lokal Tak Masuk Prioritas KKP

TANJUNG REDEB – Produksi garam di Berau tergolong masih rendah.…

Senin, 28 Oktober 2019 18:24

4 Komoditas Andalan Berau Ini Harus Tembus Pasar Ekspor

TANJUNG REDEB – Berbagai komoditas perkebunan di Berau bakal diorientasikan…

Minggu, 27 Oktober 2019 01:14

Harga Getah Karet Bikin Miris

TANJUNG REDEB – Getah karet sempat menjadi salah satu komoditas…

Jumat, 25 Oktober 2019 13:57

Pedagang Mulai Resah

TANJUNG REDEB – Sempat mengalami penurunan, harga cabai dan bawang…

Selasa, 22 Oktober 2019 18:24

Batu Bara Lesu, Penjualan Roda Dua Turun 30 Persen

TANJUNG REDEB – Turunnya harga batu bara turut berimbas terhadap…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:42

Tingkatkan Produktivitas Kakao, 163 Hektare Lahan Petani Direhabilitasi

TANJUNG REDEB – Bantu meningkatkan produktivitas maupun produksi kakao dan…

Selasa, 15 Oktober 2019 10:20

Tingkatkan Produksi Sapi

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau optimis…

Rabu, 09 Oktober 2019 12:17

Petani Diminta Hindari Bibit Abnormal

TANJUNG REDEB - Sekretaris Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Amran imbau…

Senin, 07 Oktober 2019 13:09

Jaga Harga Cabai Tetap Normal

TANJUNG REDEB – Untuk menekan tingginya harga cabai di pasaran,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*