MANAGED BY:
RABU
23 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 09 Oktober 2019 12:02
Arjun Ditemukan Tak Bernyawa

Diduga Bunuh Diri, Leher Terikat Tali

DIDUGA BUNUH DIRI: Jasad Arjun dibawa ke Puskesmas Tanjung Batu. Arjun ditemukan tak bernyawa dengan posisi leher terikat.

PROKAL.CO, PULAU DERAWAN - Seorang pemuda ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa di salah satu warung di RT 05, Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, sekira pukul 03.00 Wita, Selasa (8/10). Saat ditemukan, jasad pria yang diketahui bernama Arjun (21), ini dalam posisi jongkok dan leher terikat tali di tiang.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kapolsek Pulau Derawan, Iptu Koko Djumarko membenarkan penemuan itu.

Dikatakannya, jasad Arjun pertama kali ditemukan oleh Fatmawati, warga sekitar, yang saat itu hendak mengambil air. Saat melewati warung yang berada di depan rumah korban, ia melihat ada seorang pemuda dalam posisi jongkok tapi tidak bergerak. Saat mendekat, saksi kaget karena pemuda tersebut ternyata sudah tidak bernyawa dengan leher terikat pada tiang warung tersebut.

“Memang betul terdapat bekas lilitan di leher korban,” ujar Koko, kepada Berau Post, kemarin (8/10).

Sekira pukul 04.30 Wita, keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi. Pihak keluarga memotong tali yang terlilit di leher dan membawa korban ke Puskesmas Tanjung Batu.

Di tempat kejadian, ditemukan banyak plastik berisi lem. Menurut keterangan keluarga, korban memang kerap mengisap lem dan tidak bisa dilarang.

Koko menuturkan, pihaknya saat ini belum bisa memastikan penyebab tewasnya Arjun. Namun ia menduga Arjun nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. “Dari pihak keluarga mengaku selama ini tidak ada masalah apapun,” katanya.

Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban. Keluarga sudah ikhlas dengan kejadian tersebut.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Berau, Abdul Jabbar Kareem menuturkan, seseorang yang telah kecanduan aroma lem akan memiliki dunia khayal sendiri. Selain itu, ada beberapa penyakit yang ditimbulkan, yakni, gagal pernapasan akut, kerusakan otak, serta Aritmia.

“Mengisap lem yang umumnya mengandung zat toluena dan naftalena dapat merusak selubung mielin. Mielin adalah lapisan tipis di sekitar serabut saraf otak dan sistem saraf,” tuturnya.

Kandungan bahan kimia dalam lem apabila dihirup kuat-kuat dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur. Dalam beberapa kasus, ritme abnormal dapat menyebabkan gagal jantung yang fatal. Hal ini juga dikenal sebagai sudden sniffing death syndrome (SSDS), yaitu sindroma kematian mendadak setelah menghirup lem. Ini bisa terjadi bahkan pada kali pertama seseorang mulai ‘ngelem’.

“Kebanyakan seseorang yang menghirup aroma lem akan mengalami depresi, perilaku mabuk atau linglung, hidung merah atau berair, mata merah berair, bau napas kimia, mimisan, mual atau kehilangan nafsu makan, mudah cemas dan gelisah,” jelasnya.

Bahkan, pria yang kerap disapa Dr Jaka ini menuturkan, seseorang yang menjadi pencandu lem kemungkinan besar mengarah kepada penggunaan narkotika.

“Bisa arahnya ke sana, karena kandungan kimia pada lem tersebut mempengaruhi sistem kesadaran seseorang,” tutupnya. (*/hmd/har)


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 10:16

Sinyal Koalisi PDIP-Golkar

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Berau,…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:38

Jembatan Kelay Perlu Penanganan Darurat

KELAY – Konstruksi permukaan jalan di Jembatan Kelay sudah tak…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:35

Goyangan Maut

“SEJAK kapan kejadiannya,” kata teman saya. “Sudah lama, tapi goyangnya…

Senin, 21 Oktober 2019 12:49

Kamis, Jaksa Bacakan Tuntutan

TANJUNG REDEB – Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:23

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

SAMBALIUNG – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menimpa…

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen akan bekerja dengan…

Senin, 21 Oktober 2019 10:48

Beringin Ancang-Ancang Menjaring

TANJUNG REDEB – Nama-nama figur yang digadang-gadang bakal maju pada…

Minggu, 20 Oktober 2019 13:53

Speedboat Tenggelam di Perairan Maluang

TANJUNG REDEB – Kecelakaan di sungai kembali terjadi. Sebuah speedboat…

Minggu, 20 Oktober 2019 11:01

Perempuan Harus Aktif Berpolitik

TANJUNG REDEB - Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian…

Minggu, 20 Oktober 2019 10:59

Rawan Hoax, Kapolres Minta Warga Bijak

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono minta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*