MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 13 Oktober 2019 18:54
Mengatur Lalu Lintas di Titik Pekerjaan Drainase, Dishub Akui Tak Dilibatkan
PERLU PENGATURAN LALIN: Tampak kemacetan terjadi di Jalan Murjani III, salah satu titik pekerjaan drainase di wilayah Tanjung Redeb.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Beberapa proyek pengerjaan drainase di wilayah Tanjung Redeb membuat arus lalu lintas terganggu. Kondisi itu kerap mendapat keluhan dari masyarakat pengguna jalan. Hal itu diakui Kepala Dinas Perhubungan Berau, Abdurahman.

Menyikapi persoalan itu, selama ini pihaknya tak pernah dilibatkan untuk mengatur lalu lintas di titik-titik pekerjaan proyek. “Biasanya kami dihubungi oleh pihak bersangkutan untuk menempatkan petugas mengatur lalu lintas di lokasi pekerjaan proyek. Kalau sekarang ini kemungkinan koordinasinya hanya sebatas dengan Dinas pekerjaan Umum,” ungkap Abdurrahman.

Seharusnya kata dia, agar tidak terjadi kemacetan akibat pekerjaan proyek di ruas jalan Tanjung Redeb, pihaknya dilibatkan, sehingga ada pengaturan dan rekayasa lalu lintas.

Ia menilai, pekerja proyek sepertinya ingin bekerja sendiri. Padahal, informasi yang diterimanya, tak jarang masyarakat menginginkan adanya petugas dari Dinas Perhubungan mengatur arus lalu lintas. “Bagaimana kami mau mengatur kalau yang berkaitan juga tidak meminta kepada kami,” tambahnya.  

Pihaknya juga berharap dalam pengerjaan proyek ini tidak dilakukan secara serentak. “Kami juga sering mengimbau agar dalam pengerjaan proyek segera diselesaikan. Ini kan keliatannya belum selesai, pindah di lokasi lain, dan akhirnya semua amburadul,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua  DPRD Berau Madri Pani menuturkan, melihat kegiatan proyek di beberapa ruas jalan di Tanjung Redeb memang kerap dikeluhkan masyarakat. Namun ia meminta masyarakat dapat berpikir lebih jauh dan tidak memberi penilaian lebih awal.

Sebab kata dia, membuat satu perubahan itu juga pasti ada proses. “Seperti yang kita pantau, di beberapa titik jalan dibangun drainase yang besar. Kalau itu untuk mengoneksikan aliran air ke sungai, itu wajar saja dilakukan,” katanya.

“Lain halnya sudah selesai pengerjaannya, kemudian saat hujan air tidak mengalir dengan sempurna, itu yang salah. Di situlah letak kontrol kita,” tambahnya. (*/oke/har)


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 11:24

Ada Lahan Gratis untuk Rumah Sakit, Kenapa Cari yang Bayar? Mencurigakan..!!

SAMBALIUNG - Ancaman tertundanya kembali rencana pembangunan rumah sakit tahun…

Kamis, 14 November 2019 10:56

Air Sungai Segah Berubah Warna, PDAM Tetap Produksi

TANJUNG REDEB – Kondisi air Sungai Segah yang menjadi bahan…

Kamis, 14 November 2019 10:49

Terdakwa Ajukan Kasasi

TANJUNG REDEB - Penasihat Hukum terdakwa kasus korupsi pengadaan kapal…

Rabu, 13 November 2019 11:56

Air Sungai Segah Berubah, Petani Keramba Mulai Waswas

KEMBALI terjadinya perubahan warna air Sungai Segah membuat para petani…

Rabu, 13 November 2019 11:54

Delapan Kandidat Daftar di Demokrat

TANJUNG REDEB – Rusianto menunjukkan keseriusannya maju pada pemilihan kepala…

Rabu, 13 November 2019 11:50

Warna Air Sungai Berubah, Warga Diserang Gatal-Gatal, Ikan pun Mati

DAMPAK perubahan warna air Sungai Segah juga mulai dirasakan warga…

Rabu, 13 November 2019 11:48

Air Sungai Berubah Warna, Ikan Mati, Ini yang Dilakukan Pemkab Berau

TANJUNG REDEB – Fenomena berubahnya warna air Sungai Segah yang…

Selasa, 12 November 2019 10:14

Akhirnya Segini Nih UMK di Kabupaten Berau....

TANJUNG REDEB – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Berau tahun 2020…

Selasa, 12 November 2019 09:57

Polres Sudah Amankan 10 Pelaku Karhutla

TANJUNG REDEB – Sepanjang tahun 2019 ini, Satreskrim Polres Berau…

Selasa, 12 November 2019 09:49

Air Sungai Segah Kembali Berubah Warna

TANJUNG REDEB – Fenomena berubahnya warna air Sungai Segah tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*