MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 13 Oktober 2019 18:54
Mengatur Lalu Lintas di Titik Pekerjaan Drainase, Dishub Akui Tak Dilibatkan
PERLU PENGATURAN LALIN: Tampak kemacetan terjadi di Jalan Murjani III, salah satu titik pekerjaan drainase di wilayah Tanjung Redeb.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Beberapa proyek pengerjaan drainase di wilayah Tanjung Redeb membuat arus lalu lintas terganggu. Kondisi itu kerap mendapat keluhan dari masyarakat pengguna jalan. Hal itu diakui Kepala Dinas Perhubungan Berau, Abdurahman.

Menyikapi persoalan itu, selama ini pihaknya tak pernah dilibatkan untuk mengatur lalu lintas di titik-titik pekerjaan proyek. “Biasanya kami dihubungi oleh pihak bersangkutan untuk menempatkan petugas mengatur lalu lintas di lokasi pekerjaan proyek. Kalau sekarang ini kemungkinan koordinasinya hanya sebatas dengan Dinas pekerjaan Umum,” ungkap Abdurrahman.

Seharusnya kata dia, agar tidak terjadi kemacetan akibat pekerjaan proyek di ruas jalan Tanjung Redeb, pihaknya dilibatkan, sehingga ada pengaturan dan rekayasa lalu lintas.

Ia menilai, pekerja proyek sepertinya ingin bekerja sendiri. Padahal, informasi yang diterimanya, tak jarang masyarakat menginginkan adanya petugas dari Dinas Perhubungan mengatur arus lalu lintas. “Bagaimana kami mau mengatur kalau yang berkaitan juga tidak meminta kepada kami,” tambahnya.  

Pihaknya juga berharap dalam pengerjaan proyek ini tidak dilakukan secara serentak. “Kami juga sering mengimbau agar dalam pengerjaan proyek segera diselesaikan. Ini kan keliatannya belum selesai, pindah di lokasi lain, dan akhirnya semua amburadul,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua  DPRD Berau Madri Pani menuturkan, melihat kegiatan proyek di beberapa ruas jalan di Tanjung Redeb memang kerap dikeluhkan masyarakat. Namun ia meminta masyarakat dapat berpikir lebih jauh dan tidak memberi penilaian lebih awal.

Sebab kata dia, membuat satu perubahan itu juga pasti ada proses. “Seperti yang kita pantau, di beberapa titik jalan dibangun drainase yang besar. Kalau itu untuk mengoneksikan aliran air ke sungai, itu wajar saja dilakukan,” katanya.

“Lain halnya sudah selesai pengerjaannya, kemudian saat hujan air tidak mengalir dengan sempurna, itu yang salah. Di situlah letak kontrol kita,” tambahnya. (*/oke/har)


BACA JUGA

Minggu, 16 Februari 2020 14:50

Pengendara Motor Seruduk Truk Parkir

TANJUNG REDEB - Seorang pengendara roda dua, M Ali (54),…

Minggu, 16 Februari 2020 14:47

Makmur Minta Pembangkit di Maratua Difungsikan

MARATUA – Kesabaran masyarakat Kecamatan Maratua agar pelayanan listrik bisa…

Minggu, 16 Februari 2020 14:45

Abrasi Mengancam, Peningkatan Dermaga Jadi Harapan

Abrasi pantai bukan persoalan baru di Pulau Derawan. Objek wisata…

Sabtu, 15 Februari 2020 19:30

Hari Pertama, 17 Peserta Tak Hadir

TANJUNG REDEB - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri…

Sabtu, 15 Februari 2020 19:28

Meteran Listrik Meledak, Kontrakan Ludes Terbakar

TANJUNG REDEB – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Berau.…

Sabtu, 15 Februari 2020 19:26

Gelombang Picu Adrenalin, Penunjang Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

Pulau Maratua merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia. Berbatasan…

Sabtu, 15 Februari 2020 16:33

Kakek 60 Tahun Diduga Cabuli Anak Tetangga

TANJUNG REDEB – Seorang pria berinisial KH (60), warga Talisayan,…

Jumat, 14 Februari 2020 15:56

EO Kecewa dengan Keputusan Bupati

TANJUNG REDEB – Rencana Bupati Berau Muharram, membatasi pelaksanaan expo…

Jumat, 14 Februari 2020 15:53

Saksi Penangkap Penuhi Panggilan Jaksa

TANJUNG REDEB - Dua saksi penangkap dari Polda Kaltim memenuhi…

Jumat, 14 Februari 2020 15:51

Bandar Didor, Amankan 11 Pelaku

TANJUNG REDEB – Di awal tahun 2020, Unit Reskrim Polsek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers