MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 15 Oktober 2019 10:15
Pelindo Diminta Kerja Siang Malam
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tak ingin masalah pelayaran di Berau berlarut, Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bela Negara Anti Korupsi (Benak), Alfian minta opsi penyediaan rambu, pengerukan, hingga pelebaran sungai dikesampingkan.

Menurutnya, tiga opsi itu belum tepat apalagi masalah itu harus segera ditangani agar keterlambatan kapal pengangkut sembako tidak terulang lagi dalam waktu dekat. Tiga opsi itu disebutnya memerlukan biaya yang cukup besar, apalagi opsi pengerukan dan pelebaran berpotensi membuat pinggiran sungai tergerus.

"Contoh di daerah Maluang yang belum ada turap, kan ada dampak yang ditimbulkan jika melakukan pengerukan sungai," katanya.

Selain itu, dia juga  menduga usulan berupa pengerukan dan pelebaran sungai memiliki muatan politik. "Karena itu, kami (Benak, Red) akan tetap mengawasi sampai sejauh mana realisasi pengerukan sungai tersebut untuk jangka panjangnya," bebernya.

Baginya, opsi yang tepat dilakukan saat ini ialah menekan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dapat memaksimalkan kinerjanya, dengan didukung dengan sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar mumpuni dalam hal kepanduan.

"Sebenarnya kan malam mereka bisa memandu kalau mereka mau. Jadi waktu kerja mereka dapat diperpanjang siang dan malam. Ini mungkin yang harus kita tekankan dalam jangka pendeknya. Kalau opsi itu jangka panjang, butuh proses. Kita inginnya jangka pendeknya agar masyarakat cepat merasakan manfaatnya," jelasnya.

Jika PT Pelindo tidak mampu bekerja siang malam, dirinya menuntut pemerintah dalam hal ini Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan (KUPP) menunjuk jasa pandu lain yang memang telah bersertifikasi, pengalaman, dan mampu bekerja secara profesional.

Dikonfirmasi, General Manager PT Pelindo IV (Persero) UPK Tanjung Redeb, Robert tak mau berkomentar banyak saat ditanya awak media ini. Dalam hal ini dia menegaskan hanya berpatokan dengan pernyataan Ketua Forum Komunitas Maritim Berau (FKMB) Hasanul Haq Batubara baru-baru ini.

“Untuk solusi memberi pemanduan hingga malam hari masih mau dibahas dulu, itu mungkin saja,” singkatnya. (*/oke/sam)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*