MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 17 Oktober 2019 12:19
Klaim Sistem Penjualan Kurangi Penggunaan Plastik
BERBAYAR: Menggunakan kantong plastik saat berbelanja di Alfamidi tak gratis, hal itu diklaim mampu mengurangi penggunaan plastik.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Corporate Comunication Manager Alfamidi, Arif Nursandi memastikan kalau pihaknya mendukung  upaya pemerintah dalam mengurangi sampah plastik.

Karena alasan itulah disebutnya, kini pihaknya menerapkan sistem penggunaan kantong plastik berbayar dalam setiap pembelian di gerai mereka, dari sebelumnya hanya diberikan secara cuma-cuma kepada pelanggan.

Kebijakan itu disebutnya diberlakukan sesuai dengan imbauan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) maupun pengusaha yang tidak memperbolehkan lagi adanya kantong plastik yang diberikan secara cuma-cuma .

“Oleh karena itu, kantong plastik jadi barang dagangan. Tapi itu bukan hanya sekadar untuk mencari keuntungan semata. Malah dari pemerintah sempat ditetapkan Rp 500, tapi kami uji coba kepada konsumen terlalu besar sehingga kami kurangi menjadi Rp 200. Jadi bukan cari untung di kantong plastik,” katanya.

Upaya itu diklaimnya cukup berhasil, disebutnya pihaknya sudah berhasil mengurangi penggunaan kantong plastik sebesar 50 persen dari sebelum adanya kebijakan itu. Dalam upaya pihaknya mengurangi kantong plastik, mereka juga diterangkannya telah menyediakan kantong yang ramah lingkungan yang dijual seharga Rp 3.500 hingga Rp 5.000.

Karena itu juga lanjutnya, jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memberlakukan aturan tidak menggunakan bahan kantong plastik sama sekali, seperti yang diberlakukan di Banjarmasin saat ini pihaknya akan menerima baik hal tersebut.  “Kalau pemerintah daerah bisa cut kantong plastik seperti di Banjarmasin kami malah akan menerima dengan senang hati,” pungkasnya. (*/oke/sam)


BACA JUGA

Selasa, 12 November 2019 10:52

Kerap Jadi Penyebab

TANJUNG REDEB – Meminimalkan terjadinya gangguan listrik akibat faktor alam,…

Selasa, 12 November 2019 10:51

Bocah-Bocah Labil Makin Bandel, Balap Liar Makin Menjadi-Jadi

TELUK BAYUR – Aksi balap liar di wilayah Kecamatan Teluk…

Selasa, 12 November 2019 10:37

Sungai Makasang dan Kalibasau Mestinya Dikeruk

GUNUNG TABUR – Lurah Gunung Tabur, Lutfi Hidayat berharap pemerintah…

Selasa, 12 November 2019 10:35

Usulkan Pemekaran Kecamatan Merancang

GUNUNG TABUR – Ingin pengembangan kampung bisa berjalan lebih cepat,…

Senin, 11 November 2019 10:05

Manfaatkan Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat

SAMBALIUNG – Camat Sambaliung, Nazaruddin minta masyarakat khususnya yang memiliki…

Senin, 11 November 2019 09:47

DLHK Janji Bantu Kecamatan

TELUK BAYUR - Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan Pengendalian…

Senin, 11 November 2019 09:46

Bentuk Transparansi, Ini yang Dilakukan Kepala Kampung

GUNUNG TABUR – Sebagai bentuk transparansi kepada masyarakatnya. Kepala Kampung…

Senin, 11 November 2019 09:45

Minim Anggaran, Pemasangan PJU Urung Dilakukan

TELUK BAYUR– Dinas Perhubungan (Dishub) Berau kini tengah dilema. Pasalnya,…

Senin, 11 November 2019 09:43

UMK Dipredisi Naik Tinggi

TANJUNG REDEB – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Berau mengklaim Upah Minimum…

Senin, 11 November 2019 09:42

Murjani II Paling Rawan

TANJUNG REDEB - Walau beberapa kali ditertibkan, aksi kenakalan remaja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*