MANAGED BY:
MINGGU
17 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 22 Oktober 2019 18:24
Sosialisasi Belum Maksimal, Kepala Pasar Minta Spanduk

Terkait Perda Ikan yang Tidak Boleh Diperjualbelikan

MINTA SPANDUK: Dinas Perikanan diminta memasang spanduk di PSAD, terkait perda larangan menjualbelikan ikan tertentu sebagaimana diatur dalam perda.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sempat maraknya foto pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) menjual hewan yang seharusnya dilarang dalam Peraturan Daerah (Perda) menjadi tamparan keras bagi Kepala Unit Penyelenggara Teknis Dinas (UPTD) PSAD, Salehuddin.

Walau demikian menurutnya, hal tersebut tak sepenuhnya merupakan kesalahan pihaknya. Sebab diakui Salehuddin, sebelum maraknya berita terkait hal itu dirinya saja belum mengetahui bahwa penjualan ikan-ikan seperti itu dilarang khususnya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

“Saya saja enggak tahu, bagaimana dengan pedagang-pedagang yang lain,” katanya kepada Berau Post, kemarin (21/10).

Oleh karena itu, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perikanan, untuk dibuatkan spanduk mengenai jenis-jenis ikan apa saja yang dilarang diperdagangkan hingga ancaman sanksinya, yang selanjutnya akan dipajang di dalam pasar.

Selain memberi pengetahuan kepada pedagang, hal itu juga dapat memudahkan pihaknya dalam melakukan pengawasan. Dirinya pun berjanji, jika nantinya spanduk telah terpasang namun masih ada pedagang yang ‘nakal’ maka pihaknya sendiri yang akan melaporkan hal tersebut kepada pihak terkait.

"Saya juga selalu menginstruksikan kepada petugas pasar untuk mengamati barang yang dijajakan pedagang, sembari memberikan sosialisasi kepada pedagang untuk tak menjualkan jenis -jenis ikan yang dilarang untuk diperjualbelikan," terangnya.

Tapi lanjutnya juga, selain pemasangan spanduk dan menyasar pedagang di PSAD, tak kalah penting juga menurutnya Dinas Perikanan harus gencar melakukan sosialisasi langsung ke akarnya, yakni tempat penampung ikannya.

"Saya rasa kalau sosialisasi ini sudah berjalan, tentu pedagang yang ada di Pasar SAD akan berpikir untuk  berani menjualkan jenis ikan yang dilarang tadi. Jadi dalam hal ini juga tak bisa sepenuhnya menyalahkan pedagang," pungkasnya. (*/oke/sam)

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 November 2019 12:39

Ingatkan Pentingnya Belajar Agama Sejak Dini

TANJUNG REDEB – Tekankan pentingnya belajar agama sejak dini, Bupati…

Sabtu, 16 November 2019 12:36

Puskesmas Talisayan Butuh Perhatian

TALISAYAN – Berada jauh dari perkotaan, nampaknya berpengaruh terhadap kondisi…

Jumat, 15 November 2019 11:33

Krisis Air di SD 4 Gunung Tabur

GUNUNG TABUR – Pemenuhan kebutuhan air bersih masih menjadi pekerjaan…

Jumat, 15 November 2019 11:21

Perketat Regulasi Penyaluran BBM

TANJUNG REDEB – Masalah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang…

Jumat, 15 November 2019 11:19

Jaga Kamtibmas Labanan Makmur

TELUK BAYUR- Upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di…

Kamis, 14 November 2019 11:56

Ingatkan Pentingnya Pendidikan Karakter

TANJUNG REDEB – Sekretaris Dinas Pendidikan Berau, Suprapto menginstruksikan kepala…

Kamis, 14 November 2019 11:53

Kelurahan Gunta Dikucur Rp 370 Juta

GUNUNG TABUR – Pemerintah Pusat telah mengucurkan dana kelurahan mulai…

Kamis, 14 November 2019 11:47

Persiapan Tes CPNS, Klaim Server Sulit Dibobol

TANJUNG REDEB – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah…

Kamis, 14 November 2019 11:45

Kakam Diminta Usulkan Pergantian

TELUK BAYUR – Sekretaris Camat (Sekcam) Teluk Bayur, Wijil minta…

Kamis, 14 November 2019 10:43

Tingkatkan Pengawasan Sistem Pengupahan

TANJUNG REDEB- Ketua Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong, menyambut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*