MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 23 Oktober 2019 11:08
Pencabul Bocah Divonis 6 Tahun Penjara
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Safrani (44), terdakwa kasus pencabulan bocah 9 tahun, divonis 6 tahun penjara, dan denda Rp 1 miliar, subsider satu bulan, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, dalam sidang putusan, Selasa (22/10).

Majelis Hakim memutuskan, Safrani terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana sesuai yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Atas vonis tersebut, JPU melalui Kasi Pidum Andie Wicaksono menyatakan sikap pikir-pikir terhadap hukuman pidana yang diberikan kepada terdakwa. Terlebih, putusan itu tidak sesuai dengan tuntutan 9 tahun penjara, dengan denda Rp 1 miliar, subsider 3 bulan.

“Kami meminta waktu kepada majelis untuk pikir-pikir, karena saya juga mesti laporkan dulu kepada pimpinan,” ujarnya.

Pihak terdakwa pun tidak begitu saja menerima vonis yang diberikan kepadanya. Terdakwa meminta waktu sepekan untuk pikir-pikir. Dengan tidaknya langsung menerima, tentu ada kemungkinan upaya hukum akan diambil guna mengharapkan hukuman lebih ringan lagi.

Namun, dijelaskan Humas Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, Andi Hardiansyah, jika dalam tempo lebih dari sepekan, tidak ada langkah upaya hukum dari kedua pihak, artinya perkara ini dinyatakan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

“Jika kedua pihak masih merasa keberatan, upaya hukum banding bisa diambil. Tentu akan berlanjut ke Pengadilan Tinggi (PT) Samarinda,” tegas Andi.

 

Sebelumnya, aksi bejat Safrani diketahui setelah tangannya yang meraba dada bocah 9 tahun yang bermukim di Kecamatan Tanjung Redeb itu, dilihat tante korban berinisial Di (35).

Menurut keterangan Di, saat diperiksa penyidik, memang melihat pelaku menaruh tangannya ke bagian dada korban cukup lama. Saat itu, pelaku baru saja mengantar korban yang baru pulang sekolah. Tidak terima keponakannya diperlakukan seperti itu, Di melaporkan kepada ibu korban, HA (35). HA langsung menanyakan kepada korban tentang informasi yang diterima dari Di.

Berdasarkan pengakuan korban kepada ibunya, pelaku memang sudah berulang kali melakukan pencabulan terhadap dirinya. Mendengar hal tersebut ibu korban tidak terima dan langsung melaporkan ke Mapolres Berau.  

Hasil pemeriksaan terhadap pelaku, sudah melakukan aksinya sebanyak enam kali sejak korban duduk di kelas III SD. Ia mengaku khilaf melakukan aksinya tersebut. Pelaku ini memanfaatkan situasi jika ibu korban tidak sempat menjemput anaknya. Karena anak pelaku dan korban masih satu sekolah. Sehingga pelaku sering menawarkan jasa untuk mengantar dan menjemput korban.

Tapi di perjalanan, pelaku menjalankan aksinya untuk meraba-raba bagian sensitif korban.

Sebelum pelimpahan ke Kejaksaan, Penyidik menggelar rekonstruksi pencabulan Agustus lalu. Dalam rekonstruksi itu, pelaku memeragakan 12 adegan saat melancarkan aksinya kepada korban yang merupakan tetangganya sendiri. (mar/har)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 11:54

Delapan Kandidat Daftar di Demokrat

TANJUNG REDEB – Rusianto menunjukkan keseriusannya maju pada pemilihan kepala…

Rabu, 13 November 2019 11:50

Warna Air Sungai Berubah, Warga Diserang Gatal-Gatal, Ikan pun Mati

DAMPAK perubahan warna air Sungai Segah juga mulai dirasakan warga…

Rabu, 13 November 2019 11:48

Air Sungai Berubah Warna, Ikan Mati, Ini yang Dilakukan Pemkab Berau

TANJUNG REDEB – Fenomena berubahnya warna air Sungai Segah yang…

Selasa, 12 November 2019 10:14

Akhirnya Segini Nih UMK di Kabupaten Berau....

TANJUNG REDEB – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Berau tahun 2020…

Selasa, 12 November 2019 09:57

Polres Sudah Amankan 10 Pelaku Karhutla

TANJUNG REDEB – Sepanjang tahun 2019 ini, Satreskrim Polres Berau…

Selasa, 12 November 2019 09:49

Air Sungai Segah Kembali Berubah Warna

TANJUNG REDEB – Fenomena berubahnya warna air Sungai Segah tahun…

Selasa, 12 November 2019 09:46

Massa Tuntut Pengelolaan Gua Tilayak Dikembalikan

TANJUNG REDEB – Sekelompok massa yang mengatasnamakan Lembaga Pemangku Adat…

Senin, 11 November 2019 09:35

Gejala DBD yang Perlu Diwaspadai

  1.Demam mendadak tinggi. 2.Sakit kepala parah (terutama di dahi).…

Senin, 11 November 2019 09:34

KFC Akan Dibuka 29 November

TANJUNG REDEB – Setelah penantian yang cukup panjang, restoran cepat…

Senin, 11 November 2019 09:31

Musim Hujan, DBD Mengancam

TANJUNG REDEB – Musim hujan datang, jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*