MANAGED BY:
MINGGU
17 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 23 Oktober 2019 11:08
Pencabul Bocah Divonis 6 Tahun Penjara
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Safrani (44), terdakwa kasus pencabulan bocah 9 tahun, divonis 6 tahun penjara, dan denda Rp 1 miliar, subsider satu bulan, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, dalam sidang putusan, Selasa (22/10).

Majelis Hakim memutuskan, Safrani terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana sesuai yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Atas vonis tersebut, JPU melalui Kasi Pidum Andie Wicaksono menyatakan sikap pikir-pikir terhadap hukuman pidana yang diberikan kepada terdakwa. Terlebih, putusan itu tidak sesuai dengan tuntutan 9 tahun penjara, dengan denda Rp 1 miliar, subsider 3 bulan.

“Kami meminta waktu kepada majelis untuk pikir-pikir, karena saya juga mesti laporkan dulu kepada pimpinan,” ujarnya.

Pihak terdakwa pun tidak begitu saja menerima vonis yang diberikan kepadanya. Terdakwa meminta waktu sepekan untuk pikir-pikir. Dengan tidaknya langsung menerima, tentu ada kemungkinan upaya hukum akan diambil guna mengharapkan hukuman lebih ringan lagi.

Namun, dijelaskan Humas Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, Andi Hardiansyah, jika dalam tempo lebih dari sepekan, tidak ada langkah upaya hukum dari kedua pihak, artinya perkara ini dinyatakan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

“Jika kedua pihak masih merasa keberatan, upaya hukum banding bisa diambil. Tentu akan berlanjut ke Pengadilan Tinggi (PT) Samarinda,” tegas Andi.

 

Sebelumnya, aksi bejat Safrani diketahui setelah tangannya yang meraba dada bocah 9 tahun yang bermukim di Kecamatan Tanjung Redeb itu, dilihat tante korban berinisial Di (35).

Menurut keterangan Di, saat diperiksa penyidik, memang melihat pelaku menaruh tangannya ke bagian dada korban cukup lama. Saat itu, pelaku baru saja mengantar korban yang baru pulang sekolah. Tidak terima keponakannya diperlakukan seperti itu, Di melaporkan kepada ibu korban, HA (35). HA langsung menanyakan kepada korban tentang informasi yang diterima dari Di.

Berdasarkan pengakuan korban kepada ibunya, pelaku memang sudah berulang kali melakukan pencabulan terhadap dirinya. Mendengar hal tersebut ibu korban tidak terima dan langsung melaporkan ke Mapolres Berau.  

Hasil pemeriksaan terhadap pelaku, sudah melakukan aksinya sebanyak enam kali sejak korban duduk di kelas III SD. Ia mengaku khilaf melakukan aksinya tersebut. Pelaku ini memanfaatkan situasi jika ibu korban tidak sempat menjemput anaknya. Karena anak pelaku dan korban masih satu sekolah. Sehingga pelaku sering menawarkan jasa untuk mengantar dan menjemput korban.

Tapi di perjalanan, pelaku menjalankan aksinya untuk meraba-raba bagian sensitif korban.

Sebelum pelimpahan ke Kejaksaan, Penyidik menggelar rekonstruksi pencabulan Agustus lalu. Dalam rekonstruksi itu, pelaku memeragakan 12 adegan saat melancarkan aksinya kepada korban yang merupakan tetangganya sendiri. (mar/har)


BACA JUGA

Sabtu, 16 November 2019 12:27

Baru Buka, SPBU Diserbu

TANJUNG REDEB – Bahan bakar minyak (BBM) yang sempat langka…

Sabtu, 16 November 2019 12:26

Di Kabupaten Ini, Jabatan Kadispora Paling Diminati

TANJUNG REDEB – Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk…

Sabtu, 16 November 2019 12:25

UMK Naik, Dilema Pengusaha

TANJUNG REDEB - Wakil Ketua Bidang Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)…

Jumat, 15 November 2019 11:15

NGOBRAS

WAKIL Bupati Berau Agus Tantomo menyambangi warga yang sedang bersantai…

Jumat, 15 November 2019 11:10

BBM Langka, Bupati Menduga Ada Penimbunan

MENANGGAPI kelangkaan BBM yang kembali terjadi, Bupati Berau Muharram menduga…

Jumat, 15 November 2019 11:10

Bupati Menduga Ada Penimbunan

MENANGGAPI kelangkaan BBM yang kembali terjadi, Bupati Berau Muharram menduga…

Jumat, 15 November 2019 11:07

BBM Langka, SPBU Akui Kekurangan Suplai

TANJUNG REDEB – Bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Berau…

Jumat, 15 November 2019 11:06

Mantan Dirut IPB Divonis 8 Tahun Penjara

SAMARINDA - Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pengadaan…

Jumat, 15 November 2019 11:04

Gedung SKB Dilahap Si Jago Merah

TANJUNG REDEB – Salah satu gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)…

Kamis, 14 November 2019 11:24

Ada Lahan Gratis untuk Rumah Sakit, Kenapa Cari yang Bayar? Mencurigakan..!!

SAMBALIUNG - Ancaman tertundanya kembali rencana pembangunan rumah sakit tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*