MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 23 Oktober 2019 14:30
Sulit Sediakan Gedung dan Bayar Gaji Guru

Bangun Sekolah Inklusi di Setiap Kecamatan

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penuhi kebutuhan pendidikan seluruh anak termasuk anak autis, Dinas Pendidikan Berau memang memiliki rencana membangun sekolah inklusi di setiap kecamatan. Hal itu diutarakan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Disdik Berau, Mardiatul Idalisah ditemui awak Berau Post, belum lama ini.

Hanya diakuinya,Untuk membangun sekolah itu tentu bukanlah perkara yang mudah, khususnya dalam ketersediaan anggaran. Karena, di dalam satu sekolah itu jelasnya membutuhkan guru-guru pengajar untuk anak berkebutuhan khusus, yang idealnya setiap satu guru menangani satu atau maksimal empat murid.

“Bila jumlah anak autis banyak, tentu jumlah guru yang dibutuhkan akan sesuai dengan jumlah muridnya. Dan guru-guru itu juga meminta gaji yang besar untuk mengajar di sekolah inklusi, apalagi di wilayah pedalaman. Belum lagi pemerintah juga dituntut untuk menyelesaikan sektor lainnya,” jelasnya.

Namun disebutnya, sebagaimana diatur dalam UUD 1945 pasal 31 ayat (1) dan (2) mengamanatkan bahwa setiap warga Negara mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan. Selain itu, UU nomor 20 tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional pasal 3, 5, 32 dan UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pasal 48 dan 49, yang pada intinya Negara, pemerintah, keluarga, dan orang tua wajib memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak untuk memperoleh pendidikan.

Apalagi disebut Lilis –sapaan akrabnya- saat ini Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di Jalan Durian II merupakan satu-satunya sekolah khusus anak berkebutuhan khusus sudah tidak mampu lagi menampung peserta didik tambahan.

Termasuk halnya delapan sekolah anak tanpa kebutuhan khusus tingkat SD yang sementara ini menampung anak-anak berkebutuhan khusus. “Jadi tujuan sekolah untuk memberikan ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar nantinya bisa mendapatkan pendidikan di bangku sekolah. Terkhusus di wilayah pedalaman yang di rasa juga cukup banyak anak berkebutuhan khusus,” katanya. (*/sgp/sam)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers