MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 23 Oktober 2019 14:30
Sulit Sediakan Gedung dan Bayar Gaji Guru

Bangun Sekolah Inklusi di Setiap Kecamatan

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penuhi kebutuhan pendidikan seluruh anak termasuk anak autis, Dinas Pendidikan Berau memang memiliki rencana membangun sekolah inklusi di setiap kecamatan. Hal itu diutarakan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Disdik Berau, Mardiatul Idalisah ditemui awak Berau Post, belum lama ini.

Hanya diakuinya,Untuk membangun sekolah itu tentu bukanlah perkara yang mudah, khususnya dalam ketersediaan anggaran. Karena, di dalam satu sekolah itu jelasnya membutuhkan guru-guru pengajar untuk anak berkebutuhan khusus, yang idealnya setiap satu guru menangani satu atau maksimal empat murid.

“Bila jumlah anak autis banyak, tentu jumlah guru yang dibutuhkan akan sesuai dengan jumlah muridnya. Dan guru-guru itu juga meminta gaji yang besar untuk mengajar di sekolah inklusi, apalagi di wilayah pedalaman. Belum lagi pemerintah juga dituntut untuk menyelesaikan sektor lainnya,” jelasnya.

Namun disebutnya, sebagaimana diatur dalam UUD 1945 pasal 31 ayat (1) dan (2) mengamanatkan bahwa setiap warga Negara mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan. Selain itu, UU nomor 20 tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional pasal 3, 5, 32 dan UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pasal 48 dan 49, yang pada intinya Negara, pemerintah, keluarga, dan orang tua wajib memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak untuk memperoleh pendidikan.

Apalagi disebut Lilis –sapaan akrabnya- saat ini Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di Jalan Durian II merupakan satu-satunya sekolah khusus anak berkebutuhan khusus sudah tidak mampu lagi menampung peserta didik tambahan.

Termasuk halnya delapan sekolah anak tanpa kebutuhan khusus tingkat SD yang sementara ini menampung anak-anak berkebutuhan khusus. “Jadi tujuan sekolah untuk memberikan ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar nantinya bisa mendapatkan pendidikan di bangku sekolah. Terkhusus di wilayah pedalaman yang di rasa juga cukup banyak anak berkebutuhan khusus,” katanya. (*/sgp/sam)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 14:41

Pemakaian sebagian Badan Jalan untuk Acara Pribadi, Dishub Masih Toleransi

TANJUNG REDEB – Dinas Perhubungan (Dishub) Berau tak mempermasalahkan acara…

Sabtu, 14 Desember 2019 14:38

Khawatir Tumpang Tindih

TANJUNG REDEB– Masyarakat Kampung Punan Malinau, Kecamatan Segah menginginkan adanya…

Jumat, 13 Desember 2019 11:24

Miliki Bus Sekolah

GUNUNG TABUR – Kampung Tasuk kini telah memiliki satu unit…

Jumat, 13 Desember 2019 11:23

Bantuan Kemensos ‘Salah Sasaran’

GUNUNG TABUR – Ketua RT 12, Kelurahan Gunung Tabur Yohanes…

Jumat, 13 Desember 2019 11:22

Tingkatkan Keamanan Jelang Natal dan Tahun Baru

TANJUNG REDEB - Jelang perayaan Natal dan tahun  baru 2020,…

Kamis, 12 Desember 2019 14:04

Proyek Rp 21 Miliar Dikejar Deadline

GUNUNG TABUR – Pembangunan turap di bantaran Sungai Segah di…

Rabu, 11 Desember 2019 14:54

Galakkan BBM untuk Kurangi Sampah Plastik

TANJUNG REDEB - Jaga kelestarian biota laut dan lingkungan wisata…

Rabu, 11 Desember 2019 14:53

Dishub Akan Maksimalkan Penarikan Retribusi Tahun Depan

TANJUNG REDEB- Tahun 2020 Dinas Perhubungan (Dishub) bertekad maksimalkan penarikan…

Rabu, 11 Desember 2019 14:52

Heboh Isu Penculikan Anak

TANJUNG REDEB- Kabar aksi penculikan anak membuat geger masyarakat Kabupaten…

Rabu, 11 Desember 2019 14:50

Siapkan RTH dan Programkan Kampung Teknologi

TELUK BAYUR- Manfaatkan Alokasi Dana Kampung (ADK) tahun 2020, Kampung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.