MANAGED BY:
MINGGU
19 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 30 Oktober 2019 10:15
Tiga Buruh Sawit Ajukan Pembelaan
Ilustrasi

PROKAL.CO, PADA persidangan lainnya, tiga terdakwa pencabulan anak di bawah umur, yakni Yulianus (29), Kristoforus (28), dan Fransiskus (20), dituntut masing-masing 10 tahun penjara, pada sidang yang digelar, Selasa (29/10). Masing-masing terdakwa juga didenda Rp 100 juta dan subsider 6 bulan kurungan.

“Memberatkan terdakwa karena merusak masa depan korban,” ujar Kasi Pidum Kejari Berau, Andie Wicaksono, melalui Jaksa Penuntut Umum, Dany.

Berharap hukuman diringankan, tiga terdakwa tidak menerima tuntutan yang dijatuhi kepadanya. Setelah berdiskusi dengan kuasa hukumnya, terdakwa mengajukan pledoi dan meminta waktu sepekan untuk mempersiapkan pembelaan.

“Terdakwa menyerahkan seluruhnya kepada kami kuasa hukum untuk membacakan pembelaannya itu nanti di persidangan,” kata Abdullah, selaku kuasa hukum terdakwa.

“Terlebih klien kami bersikap kooperatif selama persidangan serta ada hal meringankan terdakwa yakni belum pernah dihukum. Sehingga tentu para terdakwa meminta hukuman seringan-ringannya,” lanjutnya.

Pada sidang sebelumnya, para terdakwa telah diperiksa keterangannya usai JPU menghadirkan saksi-saksi untuk memberikan keterangan sejelas-jelasnya dan sejujur-jujurnya. Ketiganya juga diketahui telah  menyesali perbuatannya, yang telah menyetubuhi korban yang masih di bawah umur.

“Tinggal keputusan Majelis Hakim nanti di persidangan, saat agenda pembacaan vonis digelar,” terang Abdullah.

Sementara sidang berikutnya akan dilanjutkan Selasa (5/11) pekan depan dengan agenda pembacaan pledoi dari terdakwa atas tuntutan JPU.

Diketahui, aksi ketiga terdakwa itu terbongkar setelah ibu korban Ea (32), pulang ke rumah usai bekerja di kebun, namun tidak menemukan korban. Ea lantas mencari korban di rumah pekerja lainnya, dan terkaget melihat anak gadisnya tengah berduaan di dalam kamar pelaku.

Curiga dengan aksi dua-duaan anaknya di kamar orang lain, Ea lantas mendesak korban untuk mengakui apa saja yang telah dilakukannya selama berduaan dengan pelaku di dalam kamar.

Atas laporan ibu korban, petugas kepolisian pun meringkus ketiga pelaku di mes karyawan Carli Blok 3 milik salah satu perusahaan sawit di Kampung Punan Malinau, Kecamatan Segah, tak jauh dari rumah korban. (mar)


BACA JUGA

Minggu, 19 Januari 2020 15:52

Tanah Longsor, 30 Jiwa Akan Diungsikan

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, memprediksi curah hujan…

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Wabup: Solusi Jangka Pendek Normalisasi Drainase

TIDAK hanya di wilayah Tanjung Redeb, sejumlah kawasan dan sekolah…

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Sekolah Terendam, Siswa Dipulangkan Awal

GENANGAN air akibat hujan deras juga merendam kawasan Jalan alan…

Minggu, 19 Januari 2020 13:42

Diguyur Hujan, Genangan di Mana-Mana

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Kabupaten Berau sejak pagi…

Jumat, 17 Januari 2020 14:05

Bongkar Penampungan BBM, Temukan 6 Ton Solar

TANJUNG REDEB – Jajaran Polsek Tabalar, berhasil membongkar penampungan Bahan…

Jumat, 17 Januari 2020 14:05

Ayah Bejat Cabuli Anak Kandungnya

TALISAYAN - Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali…

Kamis, 16 Januari 2020 15:02

Drainase Buntu, SMA 2 Tergenang

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Kabupaten Berau sejak beberapa…

Kamis, 16 Januari 2020 15:01

40,986 Gram Sabu Hasil Operasi Antik Dimusnahkan

TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskoba Polres Berau memusnahkan barang bukti…

Rabu, 15 Januari 2020 11:43

Pakar IPB Kembali Uji Air Sungai Segah, Ini Hasilnya...

TANJUNG REDEB – Polres Berau bersama Dinas Lingkungan Hidup dan…

Selasa, 14 Januari 2020 15:27

Mahasiswa Minta Usut Tuntas Pencemaran Sungai Segah

TANJUNG REDEB – Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Forum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers