MANAGED BY:
RABU
11 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 30 Oktober 2019 10:15
Tiga Buruh Sawit Ajukan Pembelaan
Ilustrasi

PROKAL.CO, PADA persidangan lainnya, tiga terdakwa pencabulan anak di bawah umur, yakni Yulianus (29), Kristoforus (28), dan Fransiskus (20), dituntut masing-masing 10 tahun penjara, pada sidang yang digelar, Selasa (29/10). Masing-masing terdakwa juga didenda Rp 100 juta dan subsider 6 bulan kurungan.

“Memberatkan terdakwa karena merusak masa depan korban,” ujar Kasi Pidum Kejari Berau, Andie Wicaksono, melalui Jaksa Penuntut Umum, Dany.

Berharap hukuman diringankan, tiga terdakwa tidak menerima tuntutan yang dijatuhi kepadanya. Setelah berdiskusi dengan kuasa hukumnya, terdakwa mengajukan pledoi dan meminta waktu sepekan untuk mempersiapkan pembelaan.

“Terdakwa menyerahkan seluruhnya kepada kami kuasa hukum untuk membacakan pembelaannya itu nanti di persidangan,” kata Abdullah, selaku kuasa hukum terdakwa.

“Terlebih klien kami bersikap kooperatif selama persidangan serta ada hal meringankan terdakwa yakni belum pernah dihukum. Sehingga tentu para terdakwa meminta hukuman seringan-ringannya,” lanjutnya.

Pada sidang sebelumnya, para terdakwa telah diperiksa keterangannya usai JPU menghadirkan saksi-saksi untuk memberikan keterangan sejelas-jelasnya dan sejujur-jujurnya. Ketiganya juga diketahui telah  menyesali perbuatannya, yang telah menyetubuhi korban yang masih di bawah umur.

“Tinggal keputusan Majelis Hakim nanti di persidangan, saat agenda pembacaan vonis digelar,” terang Abdullah.

Sementara sidang berikutnya akan dilanjutkan Selasa (5/11) pekan depan dengan agenda pembacaan pledoi dari terdakwa atas tuntutan JPU.

Diketahui, aksi ketiga terdakwa itu terbongkar setelah ibu korban Ea (32), pulang ke rumah usai bekerja di kebun, namun tidak menemukan korban. Ea lantas mencari korban di rumah pekerja lainnya, dan terkaget melihat anak gadisnya tengah berduaan di dalam kamar pelaku.

Curiga dengan aksi dua-duaan anaknya di kamar orang lain, Ea lantas mendesak korban untuk mengakui apa saja yang telah dilakukannya selama berduaan dengan pelaku di dalam kamar.

Atas laporan ibu korban, petugas kepolisian pun meringkus ketiga pelaku di mes karyawan Carli Blok 3 milik salah satu perusahaan sawit di Kampung Punan Malinau, Kecamatan Segah, tak jauh dari rumah korban. (mar)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 11:18

Karena Hal Ini, Nelayan Rugi Miliaran

Dugaan pencemaran yang terjadi di Sungai Segah, tidak sekadar menyebabkan…

Selasa, 10 Desember 2019 10:32

Bentuk Tim Independen

TANJUNG REDEB – Masalah perubahan warna air Sungai Segah beberapa…

Senin, 09 Desember 2019 14:53

The Best Airport 5 Kali Beruntun, Bandara Kalimarau Terbaik di Kelasnya

TANJUNG REDEB – Di penghujung tahun 2019, Unit Pengelola Bandar…

Senin, 09 Desember 2019 11:03

Rekomendasi Terbit, Golkar Sebut Hoaks

TANJUNG REDEB – Proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil…

Senin, 09 Desember 2019 11:02

Dianggarkan di APBD Perubahan 2020

MARATUA – Bupati Berau, Muharram, meresmikan SD Negeri 001 Teluk…

Senin, 09 Desember 2019 11:00

Pelabuhan Maratua Belum Dioperasikan, Ini Alasannya

TANJUNG REDEB – Pelabuhan Maratua yang dibangun tahun 2015 hingga…

Senin, 09 Desember 2019 10:59

Dua Kandidat Fokus Pariwisata dan Pendidikan

TANJUNG REDEB – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Berau…

Minggu, 08 Desember 2019 15:40

“Masyarakat Berau Itu Ramah”

TANJUNG REDEB – Tongkat komando Polres Berau yang sudah dua…

Minggu, 08 Desember 2019 15:38

Sidang Tertunda Enam Kali

TANJUNG REDEB – Sidang pembacaan tuntutan terhadap tiga terdakwa perkara…

Minggu, 08 Desember 2019 15:34

Investor Sudah Koordinasi dengan RT

TANJUNG REDEB – Bangunan eks Hotel Cantika Swara, dilirik investor.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.