MANAGED BY:
MINGGU
19 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 31 Oktober 2019 09:56
Lokasi RS Baru Belum Jelas
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pemkab Berau merencanakan membangun rumah sakit baru dengan sistem multiyears contract (MYC) yang dimulai tahun ini.

Namun, Kepala Bidang Bangunan Gedung dan Jasa Konstruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Ismiyanto menuturkan, sampai saat ini, lokasi pembangunan rumah sakit tipe B itu belum ada kejelasan. Hal ini membuat rencana itu belum ada progres.

Informasi yang terimanya, ada tiga lokasi yang ditunjuk Dinas Pertanahan. Yakni di kawasan Jalan Segmen 2, arah Bandara Kalimarau, terdapat dua lokasi. Dan di kawasan RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb. “Secara teknis, masing-masing lokasi dianggap layak setelah melalui studi kelayakan,” katanya. “Sebelumnya kami sudah melakukan koordinasi dengan pertanahan. Sampai saat ini belum ada lagi,” sambungnya.

Dijelaskannya, untuk pembangunan rumah sakit baru ini, pihaknya akan melihat terlebih dahulu struktur lokasinya, seperti apa daya dukung tanahnya.  “Tapi karena lokasi belum ditetapkan, jadi kami juga belum bisa menentukan struktur bangunannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk pembangunan rumah sakit tipe B ini, setidaknya memerlukan anggaran sebesar Rp 400 miliar, dengan jumlah sekitar 450 tempat tidur. 

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Berau, Agus Wahyudi mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan proses administrasi pembangunan rumah sakit segera selesai. Seperti feasibility study (FS) atau studi kelayakan, review design perencanaan dan pembebasan lahan.

“Karena bangunan fisiknya nanti besar dan tipe B untuk sebuah rumah sakit, tentu tidak mungkin selesai apabila dilakukan satu tahun,” katanya, saat diwawancara Berau Post, beberapa waktu lalu.

Apalagi pihaknya juga dikejar waktu untuk menjadikan proyek ini sebagai proyek MYC, sebab sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 21 Tahun 2011, ditegaskan bahwa satu tahun sebelum berakhir masa jabatan bupati tidak boleh ada perjanjian atau yang berimbas kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). (*/oke/har)


BACA JUGA

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Wabup: Solusi Jangka Pendek Normalisasi Drainase

TIDAK hanya di wilayah Tanjung Redeb, sejumlah kawasan dan sekolah…

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Sekolah Terendam, Siswa Dipulangkan Awal

GENANGAN air akibat hujan deras juga merendam kawasan Jalan alan…

Minggu, 19 Januari 2020 13:42

Diguyur Hujan, Genangan di Mana-Mana

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Kabupaten Berau sejak pagi…

Jumat, 17 Januari 2020 14:05

Bongkar Penampungan BBM, Temukan 6 Ton Solar

TANJUNG REDEB – Jajaran Polsek Tabalar, berhasil membongkar penampungan Bahan…

Jumat, 17 Januari 2020 14:05

Ayah Bejat Cabuli Anak Kandungnya

TALISAYAN - Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali…

Kamis, 16 Januari 2020 15:02

Drainase Buntu, SMA 2 Tergenang

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Kabupaten Berau sejak beberapa…

Kamis, 16 Januari 2020 15:01

40,986 Gram Sabu Hasil Operasi Antik Dimusnahkan

TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskoba Polres Berau memusnahkan barang bukti…

Rabu, 15 Januari 2020 11:43

Pakar IPB Kembali Uji Air Sungai Segah, Ini Hasilnya...

TANJUNG REDEB – Polres Berau bersama Dinas Lingkungan Hidup dan…

Selasa, 14 Januari 2020 15:27

Mahasiswa Minta Usut Tuntas Pencemaran Sungai Segah

TANJUNG REDEB – Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Forum…

Selasa, 14 Januari 2020 15:25

48 Jeriken BBM Ilegal Diamankan

TANJUNG REDEB – Jajaran Polsek Kelay mengamankan seorang pria bernama Suroso…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers