MANAGED BY:
RABU
11 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 31 Oktober 2019 09:56
Lokasi RS Baru Belum Jelas
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pemkab Berau merencanakan membangun rumah sakit baru dengan sistem multiyears contract (MYC) yang dimulai tahun ini.

Namun, Kepala Bidang Bangunan Gedung dan Jasa Konstruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Ismiyanto menuturkan, sampai saat ini, lokasi pembangunan rumah sakit tipe B itu belum ada kejelasan. Hal ini membuat rencana itu belum ada progres.

Informasi yang terimanya, ada tiga lokasi yang ditunjuk Dinas Pertanahan. Yakni di kawasan Jalan Segmen 2, arah Bandara Kalimarau, terdapat dua lokasi. Dan di kawasan RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb. “Secara teknis, masing-masing lokasi dianggap layak setelah melalui studi kelayakan,” katanya. “Sebelumnya kami sudah melakukan koordinasi dengan pertanahan. Sampai saat ini belum ada lagi,” sambungnya.

Dijelaskannya, untuk pembangunan rumah sakit baru ini, pihaknya akan melihat terlebih dahulu struktur lokasinya, seperti apa daya dukung tanahnya.  “Tapi karena lokasi belum ditetapkan, jadi kami juga belum bisa menentukan struktur bangunannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk pembangunan rumah sakit tipe B ini, setidaknya memerlukan anggaran sebesar Rp 400 miliar, dengan jumlah sekitar 450 tempat tidur. 

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Berau, Agus Wahyudi mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan proses administrasi pembangunan rumah sakit segera selesai. Seperti feasibility study (FS) atau studi kelayakan, review design perencanaan dan pembebasan lahan.

“Karena bangunan fisiknya nanti besar dan tipe B untuk sebuah rumah sakit, tentu tidak mungkin selesai apabila dilakukan satu tahun,” katanya, saat diwawancara Berau Post, beberapa waktu lalu.

Apalagi pihaknya juga dikejar waktu untuk menjadikan proyek ini sebagai proyek MYC, sebab sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 21 Tahun 2011, ditegaskan bahwa satu tahun sebelum berakhir masa jabatan bupati tidak boleh ada perjanjian atau yang berimbas kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). (*/oke/har)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 11:18

Karena Hal Ini, Nelayan Rugi Miliaran

Dugaan pencemaran yang terjadi di Sungai Segah, tidak sekadar menyebabkan…

Selasa, 10 Desember 2019 10:32

Bentuk Tim Independen

TANJUNG REDEB – Masalah perubahan warna air Sungai Segah beberapa…

Senin, 09 Desember 2019 14:53

The Best Airport 5 Kali Beruntun, Bandara Kalimarau Terbaik di Kelasnya

TANJUNG REDEB – Di penghujung tahun 2019, Unit Pengelola Bandar…

Senin, 09 Desember 2019 11:03

Rekomendasi Terbit, Golkar Sebut Hoaks

TANJUNG REDEB – Proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil…

Senin, 09 Desember 2019 11:02

Dianggarkan di APBD Perubahan 2020

MARATUA – Bupati Berau, Muharram, meresmikan SD Negeri 001 Teluk…

Senin, 09 Desember 2019 11:00

Pelabuhan Maratua Belum Dioperasikan, Ini Alasannya

TANJUNG REDEB – Pelabuhan Maratua yang dibangun tahun 2015 hingga…

Senin, 09 Desember 2019 10:59

Dua Kandidat Fokus Pariwisata dan Pendidikan

TANJUNG REDEB – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Berau…

Minggu, 08 Desember 2019 15:40

“Masyarakat Berau Itu Ramah”

TANJUNG REDEB – Tongkat komando Polres Berau yang sudah dua…

Minggu, 08 Desember 2019 15:38

Sidang Tertunda Enam Kali

TANJUNG REDEB – Sidang pembacaan tuntutan terhadap tiga terdakwa perkara…

Minggu, 08 Desember 2019 15:34

Investor Sudah Koordinasi dengan RT

TANJUNG REDEB – Bangunan eks Hotel Cantika Swara, dilirik investor.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.