MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 05 November 2019 11:01
ISPA Masih Mendominasi
PAKAI MASKER: Penggunaan masker saat berada di luar rumah mampu meminimalikan terkena penyakit ISPA.

PROKAL.CO, GUNUNG TABUR – Penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) masih banyak diderita warga di Kelurahan Gunung Tabur. Bahkan, penyakit tersebut berada di posisi teratas dari 10 penyakit dominan di Puskesmas Gunung Tabur.

10 penyakit itu di antaranya ISPA, demam, influenza, batuk, hipertensi primer, diare, gastritis, gusi atau gingivitis, febris dan thiamine. (selengkapnya lihat di grafis).

Kepala Puskesmas Gunta, I Made Mahendra membenarkan, penyakit ISPA menjadi salah satu yang paling banyak diderita oleh warga Gunta. Karena hingga Agustus lalu, pihaknya mendapati sebanyak 253 kasus.

“ISPA tiap tahunnya selalu yang teratas. Mungkin akibat cuaca dan kondisi lingkungan warga itu sendiri,” ucapnya kepada Berau Post, Senin (4/11).

Dijelaskannya, penyakit ISPA terjadi akibat baktreri atau virus yang masuk ke dalam saluran pernapasan. Penyakit ini juga bisa terjadi di mana saja, baik di lingkungan rumah hingga di jalan yang menggangu saluran pernapasan. Karena dipicu oleh adanya debu.

”Awalnya penyakit ISPA tersebut yaitu  flu biasa, kemudian berubah menjadi ISPA pada tahap yang serius,” terangnya.

Sementara itu, penggunaan masker pun sangat dianjurkan. Tujuannya agar mengurangi risiko terkena debu saat tengah di perjalanan. “Misal kipas angin aja, kan kadang lengket debunya kipas. Itu kan bisa kembali lagi debunya ke kita. Makanya kalau di jalan bisa menggunakan masker,” tutur Made. (*plp/arp)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers