MANAGED BY:
MINGGU
19 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 06 November 2019 09:22
ASLI LAKI-LAKI GATAL..!! Pria Ini Cabuli Adik Ipar hingga Perutnya Bengkak
DIAMANKAN: FL pelaku pencabulan adik iparnya sendiri telah diserahkan ke Mapolres Berau.

PROKAL.CO, TALISAYAN - Seorang pria beristri berinisial FL (25) terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Ia tega mencabuli adik iparnya berinisial MN (17), hingga berbadan dua.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, melalui Kapolsek Talisayan Iptu Budi Witikno, menuturkan, korban diketahui tinggal bersama dengan pelaku di kawasan Kampung Biatan Baru, Kecamatan Biatan. Sebelum beraksi, pelaku membujuk korban untuk berhubungan badan. Pelaku mengiming-imingi korban dengan membelikan celana.

“Pelaku ini mengaku melakukan aksinya sejak Juli lalu. Hingga terakhir pada September,” kata Budi, kepada Berau Post, Selasa (5/11).

Dijelakan Budi, aksi bejat pelaku baru diketahui Senin (4/11), setelah kakak korban, yakni AN (21), yang juga istri pelaku merasa curiga dengan kondisi adiknya. Saat itu ia melihat perut korban terlihat membesar dan mengeluh sakit perut. AN pun berinisiatif ke apotek membeli test pack. Pagi harinya ia menyuruh sang adik untuk melakukan tes. Apa yang dipikirkan AN pun terbukti karena hasil tes ternyata positif.

“Karena tidak terima, sang kakak memaksa adiknya untuk mengakui perbuatan tersebut. Sang adik mengaku dipaksa untuk melayani nafsu bejat FL,” ucapnya.

AN kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talisayan. Tidak berselang lama pelaku pun diamankan di rumahnya. Dari pengakuan pelaku, ia mencabuli korban sebanyak 13 kali. Yakni pada Subuh saat mertua dan istrinya memasak di kebun sawit. “Pelaku tak membantah telah menyetubuhi korban berkali-kali. Modusnya akan membelikan korban celana,” ujarnya.

Pelaku mengaku tergoda menyetubuhi adik iparnya karena kemolekan tubuhnya. Selain diiming-imingi akan dibelikan celana, korban juga mendapat ancaman pelaku.

“Pelaku mengaku khilaf dan menyesal atas perbuatannya tersebut. Ia juga meminta maaf kepada korban dan keluarganya,” katanya.

Saat ini pelaku sudah diserahkan ke Mapolres Berau. Pelaku terancam Pasal 81 ayat 1 dan ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara. (*/hmd/har)


BACA JUGA

Minggu, 19 Januari 2020 15:52

Tanah Longsor, 30 Jiwa Akan Diungsikan

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, memprediksi curah hujan…

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Wabup: Solusi Jangka Pendek Normalisasi Drainase

TIDAK hanya di wilayah Tanjung Redeb, sejumlah kawasan dan sekolah…

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Sekolah Terendam, Siswa Dipulangkan Awal

GENANGAN air akibat hujan deras juga merendam kawasan Jalan alan…

Minggu, 19 Januari 2020 13:42

Diguyur Hujan, Genangan di Mana-Mana

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Kabupaten Berau sejak pagi…

Jumat, 17 Januari 2020 14:05

Bongkar Penampungan BBM, Temukan 6 Ton Solar

TANJUNG REDEB – Jajaran Polsek Tabalar, berhasil membongkar penampungan Bahan…

Jumat, 17 Januari 2020 14:05

Ayah Bejat Cabuli Anak Kandungnya

TALISAYAN - Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali…

Kamis, 16 Januari 2020 15:02

Drainase Buntu, SMA 2 Tergenang

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Kabupaten Berau sejak beberapa…

Kamis, 16 Januari 2020 15:01

40,986 Gram Sabu Hasil Operasi Antik Dimusnahkan

TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskoba Polres Berau memusnahkan barang bukti…

Rabu, 15 Januari 2020 11:43

Pakar IPB Kembali Uji Air Sungai Segah, Ini Hasilnya...

TANJUNG REDEB – Polres Berau bersama Dinas Lingkungan Hidup dan…

Selasa, 14 Januari 2020 15:27

Mahasiswa Minta Usut Tuntas Pencemaran Sungai Segah

TANJUNG REDEB – Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Forum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers