MANAGED BY:
RABU
11 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 07 November 2019 11:37
Kakam dan Kontraktor Divonis 4 Tahun

Terdakwa Kasus Penyalahgunaan ADK Balikukup

Mosez Sahat Reguna

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dua terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan alokasi dana kampung (ADK) Balikukup, masing-masing divonis 4 tahun pidana penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Samarinda, Selasa (5/10) lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Berau, DB Susanto, melalui Kasi Pidana Khusus Mosez Sahat Reguna mengatakan, pada sidang pembacaan putusan, terdakwa Ridwansyah dan Suriadi juga dikenakan denda masing-masing Rp 200 juta, subsider dua bulan kurungan. Bahkan kedua terdakwa juga dibebankan untuk membayar uang pengganti atas kerugian negara sebesar Rp 1,2 miliar.

“Pembayaran uang pengganti itu ditanggung secara bersama-sama. Artinya dibagi dua. Jika tidak mampu membayar, masing-masing akan menggantinya dengan pidana penjara 1 tahun 8 bulan,” kata Mosez, Rabu (6/11).

Atas putusan tersebut, lanjutnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih mengajukan waktu sepekan untuk pikir-pikir apakah menerima putusan itu. Begitu pun pihak terdakwa, yang memohon kepada majelis hakim. Sehingga perkara tersebut belum berkekuatan hukum.

“Tuntutan jaksa pada intinya sudah di atas dua per tiga dari vonis majelis hakim. Namun, kami tetap belum bisa mengambil sikap,” jelasnya.

Sebelumnya, masing-masing terdakwa dituntut 5 tahun penjara. Perbuatan mereka merugikan negara hingga Rp 1,2 miliar. Jika tidak mengganti uang kerugian negara yang sudah terbukti di persidangan, dikenakan subsider penjara 2,5 tahun, serta denda subsider 3 bulan.

“Paling lama satu bulan setelah kasus itu berkekuatan hukum tetap, terdakwa sudah harus bisa mengembalikan uang kerugian negara tersebut,” ujar Mosez.  

Diketahui, Kepala Kampung Balikukup Ridwansyah, harus mempertanggungjawabkan penggunaan ADK tahun 2013 hingga 2015. Ketika ada pekerjaan proyek di Balikukup, Ridwansyah menunjuk dan memberikan uang langsung kepada kontraktor tanpa proses kontrak sebelumnya. Sehingga perbuatannya merugikan negara Rp 1,2 miliar.

Sementara Suriadi selaku pelaksana kegiatan proyek ADK Balikukup terlibat dan menjadi tersangka dalam kasus ini. Menurut jaksa, Suriadi seakan-akan sebagai kontraktor yang menggunakan perusahaan orang lain dan diduga ikut bermain dalam proyek tersebut. Terlebih statusnya sebagai PNS aktif yang jelas-jelas tidak diperbolehkan oleh aturan. (mar/har)

 


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 10:32

Bentuk Tim Independen

TANJUNG REDEB – Masalah perubahan warna air Sungai Segah beberapa…

Senin, 09 Desember 2019 14:53

The Best Airport 5 Kali Beruntun, Bandara Kalimarau Terbaik di Kelasnya

TANJUNG REDEB – Di penghujung tahun 2019, Unit Pengelola Bandar…

Senin, 09 Desember 2019 11:03

Rekomendasi Terbit, Golkar Sebut Hoaks

TANJUNG REDEB – Proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil…

Senin, 09 Desember 2019 11:02

Dianggarkan di APBD Perubahan 2020

MARATUA – Bupati Berau, Muharram, meresmikan SD Negeri 001 Teluk…

Senin, 09 Desember 2019 11:00

Pelabuhan Maratua Belum Dioperasikan, Ini Alasannya

TANJUNG REDEB – Pelabuhan Maratua yang dibangun tahun 2015 hingga…

Senin, 09 Desember 2019 10:59

Dua Kandidat Fokus Pariwisata dan Pendidikan

TANJUNG REDEB – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Berau…

Minggu, 08 Desember 2019 15:40

“Masyarakat Berau Itu Ramah”

TANJUNG REDEB – Tongkat komando Polres Berau yang sudah dua…

Minggu, 08 Desember 2019 15:38

Sidang Tertunda Enam Kali

TANJUNG REDEB – Sidang pembacaan tuntutan terhadap tiga terdakwa perkara…

Minggu, 08 Desember 2019 15:34

Investor Sudah Koordinasi dengan RT

TANJUNG REDEB – Bangunan eks Hotel Cantika Swara, dilirik investor.…

Sabtu, 07 Desember 2019 11:47

DPMK Tak Terima Laporan Kecurangan Politik Uang pada Pilkakam

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Berau,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.