MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 08 November 2019 10:10
Isu Hoaks dan Politik Uang Diprediksi Warnai Pilkada
Tamjidillah Noor

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau memprediksi isu penyebaran berita hoaks dan fitnah, di media sosial akan mewarnai penyelenggara Pilkada 2020 mendatang.

“Ada isu penggunaan media sosial. Artinya penyebaran berita-berita yang tidak benar, saling fitnah atau dengan sengaja menggiring atau mengarahkan orang lain, untuk memenangkan salah satu pasangan calon melalui media sosial,” kata Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Berau, Tamjidillah Noor.

Selain itu, lanjut Tamjidillah Noor, beberapa isu lainnya yang muncul seperti netralitas ASN, dan kelengkapan persyaratan administrasi dukungan bagi pasangan calon. Termasuk isu yang selalu dipastikan mewarnai pilkada yakni politik uang.

Diakui Tamjidillah, khusus politik uang, meski ada terdengar, namun proses pembuktian tetap menjadi syarat utama. Karena dalam proses hukum acara, harus memenuhi syarat materil dan syarat formil. Tetapi yang masih menjadi kendala fakta di lapangan yakni pemberi dan penerima sama-sama tidak mau melaporkan, dan cenderung diam. “Sehingga tidak memenuhi unsur jika akan ditindak lanjuti,” bebernya.

Termasuk isu yang perlu diantisipasi dan diberikan sosialisasi, jangan sampai dalam pilkada itu mengerahkan atau melibatkan aparatur kampung maupun kelurahan untuk ikut dalam kegiatan kampanye. Hal itu tentu dilarang, sebagaimana ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga bagi yang melanggar tentunya dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan.

“Tentunya langkah-langkah semacam ini disebar luaskan oleh Bawaslu guna memberitahukan kepada masyarakat luas, paslon maupun partai politik pengusung. Sebagai bentuk langkah pencegahan,” jelasnya.

Diharapkan pada Pilkada Berau tidak ada aparatur kampung yang terpanggil guna diminta klarifikasi terkait dengan pelaksanaan pilkada. “Terhadap isu-isu tersebut, jika ada yang diabaikan sudah barang tentu memiliki dampak terhadap penyelenggaraan pilkada. Sehingga perlu dibangun kerja sama seluruh pihak terkait, termasuk di dalamnya media,” tegasnya. (mar/har)


BACA JUGA

Minggu, 16 Februari 2020 14:52

Lakalantas Turun, Pelanggaran Meningkat

SELAMA tiga tahun terakhir, angka kecelakaan lalulintas (Lakalantas) mengalami penurunan.…

Minggu, 16 Februari 2020 14:50

Pengendara Motor Seruduk Truk Parkir

TANJUNG REDEB - Seorang pengendara roda dua, M Ali (54),…

Minggu, 16 Februari 2020 14:47

Makmur Minta Pembangkit di Maratua Difungsikan

MARATUA – Kesabaran masyarakat Kecamatan Maratua agar pelayanan listrik bisa…

Minggu, 16 Februari 2020 14:45

Abrasi Mengancam, Peningkatan Dermaga Jadi Harapan

Abrasi pantai bukan persoalan baru di Pulau Derawan. Objek wisata…

Sabtu, 15 Februari 2020 19:30

Hari Pertama, 17 Peserta Tak Hadir

TANJUNG REDEB - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri…

Sabtu, 15 Februari 2020 19:28

Meteran Listrik Meledak, Kontrakan Ludes Terbakar

TANJUNG REDEB – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Berau.…

Sabtu, 15 Februari 2020 19:26

Gelombang Picu Adrenalin, Penunjang Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

Pulau Maratua merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia. Berbatasan…

Sabtu, 15 Februari 2020 16:33

Kakek 60 Tahun Diduga Cabuli Anak Tetangga

TANJUNG REDEB – Seorang pria berinisial KH (60), warga Talisayan,…

Jumat, 14 Februari 2020 15:56

EO Kecewa dengan Keputusan Bupati

TANJUNG REDEB – Rencana Bupati Berau Muharram, membatasi pelaksanaan expo…

Jumat, 14 Februari 2020 15:53

Saksi Penangkap Penuhi Panggilan Jaksa

TANJUNG REDEB - Dua saksi penangkap dari Polda Kaltim memenuhi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers