MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 11 November 2019 09:31
Musim Hujan, DBD Mengancam

Utamakan Pencegahan, Dinkes Tingkatkan Kewaspadaan

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Musim hujan datang, jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau meningkatkan kewaspadaan. Waspada untuk menekan penyebaran wabah penyakit di musim hujan, khususnya demam berdarah dengue (DBD).

Upaya pencegahan DBD, ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Berau, Garna Sudarsono, kini digencarkan pihaknya. Khususnya melalui tenaga-tenaga kesehatan di seluruh puskesmas, baik di perkotaan hingga perkampungan. 

Dijelaskannya, faktor yang mempengaruhi munculnya wabah DBD antara lain, kepadatan populasi nyamuk penular. Karena nyamuk biasanya berkembang biak pada musim hujan. Apalagi jika pengembangbiakannya di lingkungan pada permukiman.

“Memang untuk peningkatan (kasus DBD) belum ada. Tapi sekarang harus mulai diantisipasi. Jangan tunggu banyak kasus, baru mengantisipasi,” katanya saat diwawancarai kemarin (10/11).

Dijelaskannya, induk nyamuk Aedes Aegypti, pembawa DBD, bertelur secara berpisah. Yaitu tidak semua telur diletakkan sekaligus, melainkan tersebar di lebih dari satu tempat.

Telur nyamuk berukuran sangat kecil, berbentuk lonjong memanjang. Pertama kali diletakkan, telur tampak putih. Tetapi dalam beberapa menit berubah menjadi hitam mengilap. Adapun telur tersebut dapat bertahan selama enam bulan di tempat yang kering. Kemudian, telur akan menjadi jentik nyamuk dalam waktu dua hari hingga satu pekan.

“Saat menjadi nyamuk, maka akan menggigit manusia pada pagi dan sore hari,” katanya.

Menurutnya, kunci utama pencegahan DBD adalah mencegah pengembangbiakan jentiknya. Caranya dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara menutup, menguras, dan mengubur atau mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air (3M). Selain itu, dapat juga menguras bak atau penampungan air dengan menyikatnya, agar telur-telur nyamuk yang menempel dapat hilang.

“Fogging atau pengasapan juga bisa menjadi salah satu alternatif memberantas nyamuk. Namun, fogging hanya dapat membunuh nyamuk dewasa,” terangnya.

Selain 3M, masyarakat dapat menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan. Penggunaan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, tidak menggantungkan pakaian bekas dipakai, serta mengatur pencahayaan dan ventilasi rumah, juga dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena penyakit DBD.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan seluruh jajaran puskesmas. Untuk pembagian bubuk abate untuk masyarakat. Untuk stoknya, insyaallah kami ada di gudang. Intinya jaga kebersihan lingkungan sekitar. Jika melihat ada jentik nyamuk segera musnahkan,” pungkasnya. (*/hmd/udi)


BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 11:04

Lagi, Penimbunan BBM Subsidi Terungkap

TANJUNG REDEB – Penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jadi…

Jumat, 24 Januari 2020 10:56

Target 2020 Seluruh Kampung Teraliri Listrik

TANJUNG REDEB - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Berau, menargetkan…

Jumat, 24 Januari 2020 10:52

Dinkes Klaim Angka Kematian Ibu Menurun

TANJUNG REDEB – Angka kematian ibu (AKI) di Kabupaten Berau…

Kamis, 23 Januari 2020 16:19

Virus Corona Mendekat, Perketat Pengawasan Laut dan Udara

TANJUNG REDEB – Wabah Koronavirus 2019-nCoV, yang dikenal dengan nama…

Selasa, 21 Januari 2020 14:51

Konsisten dalam Kegiatan Konservasi, Wakil Bupati Diganjar Ini....

TANJUNG REDEB- Wakil Bupati Berau Agus Tantomo menerima trofi penghargaan…

Selasa, 21 Januari 2020 14:49

Muharram Klaim sudah Punya Perahu

TANJUNG REDEB – Dua kandidat bakal calon bupati, Muharram dan…

Selasa, 21 Januari 2020 14:45

Istri Tewas di Tangan Suami dengan 14 Tusukan

TANJUNG REDEB - Nawir (63) warga Jalan Long Pikat RT…

Selasa, 21 Januari 2020 10:23

Bersihkan Lumpur di Drainase

Genangan air yang menutup sebagian ruas jalan perkotaan pada Sabtu…

Selasa, 21 Januari 2020 10:23

Dewan Segera Panggil DPUPR

TANJUNG REDEB – Banjir yang menggenangi beberapa ruas jalan hingga…

Selasa, 21 Januari 2020 10:21

ASTAGA..!! Sungai Segah Berubah Warna Lagi, Polisi Tunggu Hasil Penelitian IPB

TANJUNG REDEB - Setelah diguyur hujan deras pada Sabtu (18/1),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers