MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 14 November 2019 10:56
Air Sungai Segah Berubah Warna, PDAM Tetap Produksi
Saipul

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kondisi air Sungai Segah yang menjadi bahan baku PDAM Tirta Segah kembali mengalami perubahan warna sejak Minggu (10/11) lalu. Kondisi ini terjadi di wilayah Labanan hingga Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur.

Akibat fenomena ini, kadar asam-basa atau pH air Sungai Segah hanya mencapai 3 hingga 4. Meski demikian, Direktur PDAM Tirta Segah, Saipul Rahman mengaku, PDAM tetap melakukan produksi dan mendistribusikan air bersih ke pelanggan.

Saipul mengakui, saat mengetahui fenomena tersebut, pihaknya langsung mengidentifikasi dan mengambil sampel air di beberapa lokasi. Dari sampel yang diuji di laboratorium PDAM, ada perubahan kadar asam-basa atau pH air sungai.

“Kami langsung melakukan pengujian sampel di laboratorium. Hasilnya ada penurunan pH air,” katanya. Namun dia menegaskan, pihaknya selalu profesional dalam mengelola air sebelum didistribusikan kepada pelanggan. Karena kondisi ini, pihaknya melakukan perubahan komposisi bahan kimia untuk mendapatkan kadar pH yang sesuai standar.

Dikatakannya, jika sebelumnya pH air Sungai Segah yang dikelola lebih dari tujuh, sejak fenomena itu, terjadi penurunan pH menjadi 3 hingga 4.

“Tapi kami masih melakukan pengujian. Hasilnya, nanti kami laporkan ke Dinas Kesehatan serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Apakah air Sungai Segah itu layak atau tidak, nanti yang menentukan dari Dinas Kesehatan,” jelas Saipul.

Dirinya menjelaskan, untuk menetapkan standar air baku, PDAM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun 2010. “Kami akan terus memantau perkembangan mutu air PDAM. Jika memang tidak memungkinkan, nanti akan kami stop distribusinya. Tetapi untuk saat ini, belum ada perintah untuk menghentikan distribusinya,” terangnya.

Saipul juga menjelaskan, di Kampung Labanan, lokasi pertama fenomena ini diketahui, terdapat intake pengolahan air yang sumber air bakunya dari Sungai Segah. Namun setelah melakukan pengujian, PDAM tetap melakukan mendistribusikan kepada ribuan pelanggan di wilayah tersebut. (*/aky/har)


BACA JUGA

Minggu, 15 Desember 2019 11:57

Empat Kandidat Belum Kembalikan Formulir

PENGEMBALIAN formulir penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati di…

Minggu, 15 Desember 2019 11:56

Siap Jadi B1 atau B2

TANJUNG REDEB – Setelah mengambil formulir penjaringan bakal calon bupati…

Sabtu, 14 Desember 2019 14:24

Serius Ingin Berkoalisi

TANJUNG REDEB – Pengembalian formulir penjaringan bakal calon bupati dan…

Sabtu, 14 Desember 2019 14:21

Pasang Indihome, Karyawan Telkom Tersetrum Listrik

TANJUNG REDEB - Seorang Karyawan Telkom Berau mengalami luka bakar akibat…

Sabtu, 14 Desember 2019 14:19

Atlet Berau Sumbang Perunggu di SEA Games 2019

TANJUNG REDEB – Prestasi membanggakan kembali diukir atlet Berau di…

Jumat, 13 Desember 2019 11:15

Tersisa Tiga Nama

TANJUNG REDEB – Tahapan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP)…

Jumat, 13 Desember 2019 11:10

Tiga Terdakwa Dituntut Seumur Hidup

TANJUNG REDEB – Tiga terdakwa perkara sabu-sabu 3 kilogram dan…

Kamis, 12 Desember 2019 13:55

Penyebar Isu Penculikan Anak Minta Maaf

TANJUNG REDEB- Aparat kepolisian mengamankan Widia (26) serta Betha (30),…

Kamis, 12 Desember 2019 13:48

Rencana Pembangunan Stadion Mini Terancam Dipindah, Dikepung Lahan Warga

TELUK BAYUR- Rencana pembangunan stadion mini di Kecamatan Teluk Bayur,…

Kamis, 12 Desember 2019 13:41

Marawiyah Cari Pendamping Pria

TANJUNG REDEB – Tim penjaringan bakal calon (balon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.