MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 15 November 2019 11:10
BBM Langka, Bupati Menduga Ada Penimbunan
Kelangkaan BBM di Berau.

PROKAL.CO, MENANGGAPI kelangkaan BBM yang kembali terjadi, Bupati Berau Muharram menduga ada aksi penimbunan yang dilakukan oleh oknum pengetap dan pengecer.

Menurut informasi yang diperolehnya, saat ini Jobber Pertamina di Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, memang kehabisan cadangan BBM. Sebab suplai dari Pertamina sedang mengalami kendala.

Menurut Muharram, mengetahui ada kekosongan suplai BBM dari Jobber Pertamina ke SPBU, para pengetap dan pengecer pun melakukan aksi penimbunan. “Mereka tahu ada kekosongan BBM di Jobber. Jadi stoknya tidak langsung dijual. Begitu terjadi kekosongan, mereka jual dengan harga tinggi,” kata Muharram, Kamis (14/11).

Pemkab Berau, kata Muharram, sebenarnya telah berupaya maksimal untuk mengatasi pengetap yang setiap hari memenuhi antrean di SPBU. Bahkan pemkab telah membentuk tim Satgas Pengawas BBM untuk mengawasi distribusi BBM di SPBU dan menekan aksi pengetap. Hanya saja, tim satgas ini, lanjut Muharram, tidak bekerja maksimal, sehingga pemkab membekukan tim tersebut.

“Kami sudah seriusi persoalan pengetap dan pengecer BBM ini. Bahkan kita anggarkan untuk pengawasan,” katanya.

“Saya satu-satunya bupati yang mendapat penghargaan dari PT Pertamina dan Presiden, karena serius mengamankan kebijakan pemerintah yakni BBM Satu Harga. Tapi saya kecewa, begitu diimplementasikan, tidak ditindaklanjuti dengan serius,” lanjutnya.

Pemkab juga telah berusaha mengatasi persoalan distribusi BBM yang sudah menahun dikeluhkan masyarakat. Namun upaya Pemkab Berau dibatasi kewenangan. Distribusi BBM kata Muharram menjadi kewenangan PT Pertamina yang mengacu pada Undang-Undang tentang Minyak dan Gas.

Selain itu, pihaknya juga tidak memiliki kewenangan untuk menindak pelanggaran hukum terkait persoalan ini. Satpol PP dan Dinas Perhubungan dalam Satgas Pengawas BBM dan LPG hanya sebagai pembantu aparat kepolisian. “Saat kita mau lakukan penangkapan, penahanan dan memberikan sanksi, mereka (polisi) yang jadi ujung tombaknya,” ujarnya.

“Makanya Satgas saya bekukan karena ada honor (dari APBD Berau). Kalau ada honor tapi tidak ada hasilnya akan jadi temuan. Jadi saya bekukan sampai kepolisian jelas sikapnya, akan kita hidupkan kembali,” tandasnya. (*/aky)


BACA JUGA

Kamis, 12 Desember 2019 13:55

Penyebar Isu Penculikan Anak Minta Maaf

TANJUNG REDEB- Aparat kepolisian mengamankan Widia (26) serta Betha (30),…

Kamis, 12 Desember 2019 13:48

Rencana Pembangunan Stadion Mini Terancam Dipindah, Dikepung Lahan Warga

TELUK BAYUR- Rencana pembangunan stadion mini di Kecamatan Teluk Bayur,…

Kamis, 12 Desember 2019 13:41

Marawiyah Cari Pendamping Pria

TANJUNG REDEB – Tim penjaringan bakal calon (balon) bupati dan…

Rabu, 11 Desember 2019 14:34
0

Warga Berau Jadi DPO Polres Gresik

TANJUNG REDEB- Aparat Satreskrim Polres Berau berhasil meringkus pelaku pembunuhan…

Rabu, 11 Desember 2019 14:29

Berau Pertahankan Penghargaan Peduli HAM

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali menerima penghargaan…

Rabu, 11 Desember 2019 14:21

Warga Siduung Indah Tuntut Ganti Rugi

TANJUNG REDEB- Puluhan massa dari Kampung Siduung Indah, Kecamatan Segah,…

Selasa, 10 Desember 2019 11:18

Karena Hal Ini, Nelayan Rugi Miliaran

Dugaan pencemaran yang terjadi di Sungai Segah, tidak sekadar menyebabkan…

Selasa, 10 Desember 2019 10:32

Bentuk Tim Independen

TANJUNG REDEB – Masalah perubahan warna air Sungai Segah beberapa…

Senin, 09 Desember 2019 14:53

The Best Airport 5 Kali Beruntun, Bandara Kalimarau Terbaik di Kelasnya

TANJUNG REDEB – Di penghujung tahun 2019, Unit Pengelola Bandar…

Senin, 09 Desember 2019 11:03

Rekomendasi Terbit, Golkar Sebut Hoaks

TANJUNG REDEB – Proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.