MANAGED BY:
RABU
08 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 16 November 2019 12:31
Jual Aksesori Sisik Penyu, IRT Diringkus
RILIS: Reskrim Polres Berau bersama BKSDA, dan Dit Polairud, menggelar press rilis terkait pengungkapan kasus tindak pidana konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem, kemarin (15/11).

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Seorang warga Kecamatan Pulau Derawan berinisal MW (39) terpaksa berurusan dengan kepolisian. MW diamankan polisi atas kasus perdagangan aksesori berbahan karapas penyu sisik. Polisi juga mengamankan sebanyak 125 aksesori berbentuk gelang dan cincin.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, melalui Kasat Reskrim AKP Rengga Puspo Saputro mengatakan, ibu rumah tangga (IRT) itu diringkus pada Selasa (12/11) lalu di kiosnya di RT 01 Pulau Derawan, sekitar pukul 15.00 Wita. Setelah digeledah, petugas menemukan barang bukti berupa gelang 60 buah, cincin 60 buah, 1 buah toples dan tas.

“Aksesori ini dijual kepada wisatawan yang berkunjung ke Pulau Derawan. Harganya kisaran Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu untuk gelang. Sementara cincin dibanderol Rp 10 ribu per buah,” jelas Rengga, kepada awak media, kemarin (15/11).

Dari pengakuan pelaku, sudah melakukan perdagangan ini sejak 2017 lalu. Selama ini aksesori itu dibuat sendiri. Barang ini juga hanya dijual kepada orang yang dikenal saja. Artinya, tidak mengancam tindakan tersebut terungkap. “Tetapi bahan bakunya masih kita lidik dari mana,” jelasnya.

Lanjut Rengga, tindak pidana konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem itu diungkap melalui operasi gabungan antara jajaran Reskrim Polres Berau bersama Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Kaltim, serta BKSDA Kaltim Seksi wilayah Berau. Dalam kasus ini, pihaknya sudah melakukan razia dua kali bersama-sama. Dan menurutnya ini tangkapan paling besar, karena pengrajinnya berhasil diungkap.  

“Sebelumnya juga pernah diungkap pada 12 Oktober 2019 lalu. Sehingga menjadi tugas bersama untuk mencegah kembali terjadinya peredaran tindak pidana ini, khususnya pada penyu yang jelas-jelas dilindungi,” tegasnya.  

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 19:26

Gugus Tugas Siapkan Payung Hukum

TANJUNG REDEB - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Berau kembali…

Selasa, 07 Juli 2020 19:24

Perpendek Akses Menuju Kebun

TANJUNG REDEB - Menjawab kebutuhan warga kampung Long Lanuk, Kecamatan…

Selasa, 07 Juli 2020 19:21

Jangan Saklek, Perusahaan Diminta Bijaksana

TANJUNG REDEB – Masyarakat Kampung Gurimbang dan sekitarnya, kembali meminta…

Selasa, 07 Juli 2020 19:19

Jaksa Masih Teliti Berkas

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau kembali menerima berkas…

Senin, 06 Juli 2020 19:35

Bantuan Terkumpul Rp 140 Juta

TANJUNG REDEB - Muhammad Insanul Zaherud Daulah. Bocah berusia 8…

Senin, 06 Juli 2020 19:32

Rencana Turap, Terbangun Jalan

TANJUNG REDEB – Lanjutan pembangunan turap di Kelurahan Gunung Tabur,…

Senin, 06 Juli 2020 19:31

Bakal Copot Anggota yang Tak Netral

TANJUNG REDEB – Jelang pelaksanaan Pilkada Berau 2020 Desember nanti,…

Senin, 06 Juli 2020 19:29

Permudah Akses, Jadi Urat Nadi Perekonomian

Sebagai penunjang arus mobilitas ekonomi, Jembatan Agathis menjadi infrastruktur yang…

Minggu, 05 Juli 2020 19:41

Berau Masuk Zona Risiko Rendah

TANJUNG REDEB – Enam kabupaten/kota di Kalimantan Timur kini masuk…

Minggu, 05 Juli 2020 19:39

Jaga Telur Tak Dicuri, Dibudidayakan Jadi Tukik

Sertu Wisandy Yuliastriono Suwardi, anggota Koramil 0902/TRD-03 Tanjung Batu yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers