MANAGED BY:
MINGGU
19 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 07 Desember 2019 11:39
Sepanjang 2019, Hampir 1 Juta Hektare Lahan Terbakar

Polri Proses 363 Kasus Karhutla

KARHUTLA: Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Berau. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat hampir satu juta hektare lahan terbakar sepanjang 2019.

PROKAL.CO, LUAS areal terbakar pada peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2019 mendekati satu juta hektare lahan. Atau tepatnya seluas 942.465 hektare. Data ini berdasarkan Sipongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Selain itu, berdasarkan perhitungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), karhutla tahun 2019 juga menelan biaya tidak sedikit. BNPB mencatat, dana siap pakai yang sudah dikeluarkan untuk penanggulangan karhutla sampai 5 Desember 2019 sudah mencapai Rp 3,4 triliun.

Dari jumlah luas terbakar tersebut, 71 persen adalah lahan mineral dengan total 672.708 hektare. Sementara sisanya, 29 persen adalah lahan gambut dengan luas 269.777 hektare.  

Dalam rapat koordinasi pencegahan karhutla tahun 2020 di Kementerian LHK, kemarin (6/12), beberapa Kementerian Lembaga menyampaikan usul dalam sistem pencegahan yang akan diusulkan ke Presiden.

Kepala BNPB Doni Monardo menjelaskan, pencegahan adalah langkah terbaik dalam penanganan karhutla. Satgas Karhutla telah melakukan pemadaman baik melalui waterbombing ataupun petugas darat namun api tidak kunjung padam.

“Karhutla hanya bisa dipadamkan total dengan adanya hujan, oleh karena itu perlu mengubah prilaku masyarakat agar tidak membakar lahan dengan melakukan penyuluhan terpadu,” Katanya.

Menurut Doni, perlu dikembangkan potensi ekonomi dengan cara mengolah hasil produksi hutan dan lahan menjadi bernilai ekonomis yang lebih tinggi. Selain itu, juga perlu pembentukan satgas pencegahan dan penanggulangan satu komando yang berisikan pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat dan swasta.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengusulkan, sistem pemberian reward atau penghargaan kepada pemerintah, aparat TNI/Polri, relawan dan masyarakat yang berkontribusi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, meningkatkan program pengolahan lahan tanpa bakar (PLTB).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, ke depannya, pemerintah daerah dan pemerintah pusat segera melakukan mitigasi bencana. Menurut Tito, pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan jalan yang terbaik dibandingkan dengan memadamkan kebakaran.

“Pemerintah perlu melakukan pendekatan ke daerah yang sering terjadi karhutla agar tidak membakar lahan untuk membuka lahan-lahan mereka,” ujar Tito.

Di sisi lain, Panglima TNI Hadi Tjajanto berharap bahwa Pangdam dan Kapolda di daerah-daerah yang rawan karhutla diharapkan dapat memetakan daerah yang mungkin terjadi karhutla. Sehingga ketika musim kemarau tiba, sudah bisa melakukan pencegahan.

“Bisa ditambah melakukan patroli udara di daerah-daerah tertentu untuk memantau adanya titik api," ucap Hadi.

Sementara dari sisi kepolisian, Kapolri Idham Azis mengungkapkan, Polri telah melakukan penegakan hukum bagi para pembakar hutan di tahun 2019. Sampai 5 Desember 2019, sebanyak total 363 kasus sudah diproses, dengan 191 kasus berstatus P21 oleh kejaksaan, 165 proses sidik, serta 7 kasus proses penyelidikan. Jumlah tersangka karhutla yang telah ditetapkan adalah 416, dengan rincian 393 perorangan dan 23 korporasi.

Idham mengatakan, strategi ke depan membentuk satgas di daerah-daerah yang mungkin terjadinya karhutla. “Kami sudah berkoordinasi dengan Jaksa Agung dan Mahkamah Agung agar para pelaku dapat dihukum dengan seadil-adilnya dan tidak ada SP3 untuk kasus ini,” ujar Idham. (tau/jpg/har)


BACA JUGA

Minggu, 19 Januari 2020 15:52

Tanah Longsor, 30 Jiwa Akan Diungsikan

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, memprediksi curah hujan…

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Wabup: Solusi Jangka Pendek Normalisasi Drainase

TIDAK hanya di wilayah Tanjung Redeb, sejumlah kawasan dan sekolah…

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Sekolah Terendam, Siswa Dipulangkan Awal

GENANGAN air akibat hujan deras juga merendam kawasan Jalan alan…

Minggu, 19 Januari 2020 13:42

Diguyur Hujan, Genangan di Mana-Mana

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Kabupaten Berau sejak pagi…

Jumat, 17 Januari 2020 14:05

Bongkar Penampungan BBM, Temukan 6 Ton Solar

TANJUNG REDEB – Jajaran Polsek Tabalar, berhasil membongkar penampungan Bahan…

Jumat, 17 Januari 2020 14:05

Ayah Bejat Cabuli Anak Kandungnya

TALISAYAN - Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali…

Kamis, 16 Januari 2020 15:02

Drainase Buntu, SMA 2 Tergenang

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Kabupaten Berau sejak beberapa…

Kamis, 16 Januari 2020 15:01

40,986 Gram Sabu Hasil Operasi Antik Dimusnahkan

TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskoba Polres Berau memusnahkan barang bukti…

Rabu, 15 Januari 2020 11:43

Pakar IPB Kembali Uji Air Sungai Segah, Ini Hasilnya...

TANJUNG REDEB – Polres Berau bersama Dinas Lingkungan Hidup dan…

Selasa, 14 Januari 2020 15:27

Mahasiswa Minta Usut Tuntas Pencemaran Sungai Segah

TANJUNG REDEB – Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Forum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers