MANAGED BY:
RABU
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 08 Desember 2019 15:34
Investor Sudah Koordinasi dengan RT

Rencana Pengalihfungsian Eks Hotel Cantika Swara Menjadi Rumah Sakit

TAMBAH FASILITAS KESEHATAN: Bangunan eks Hotel Cantika Swara di Jalan Pulau Panjang yang rencananya akan diubah fungsinya menjadi rumah sakit swasta.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bangunan eks Hotel Cantika Swara, dilirik investor. Dari informasi yang diterima media ini, investor yang tertarik memanfaatkan bangunan di Jalan Pulau Panjang itu, akan dijadikan rumah sakit Metropolitan Medical Center (MMC).

Kabar tersebut dibenarkan Lurah Gunung Panjang Toto Marjito. Memang pihak rumah sakit belum pernah bersurat secara resmi kepada pihaknya, sebagai pemberitahuan mengenai rencana pembangunan rumah sakit. Namun secara lisan, pihak rumah sakit sudah berkoordinasi dengan Ketua RT 05 Gunung Panjang, terkait rencana pengalihfungsian bangunan hotel menjadi rumah sakit.

“Masih laporan secara lisan lewat ketua RT saya,” kata Toto kepada Berau Post kemarin (7/12).

Walau baru pemberitahuan lisan, pihaknya akan menyambut baik rencana tersebut. Bahkan pihaknya sudah merencanakan permohonan kepada pihak rumah sakit, agar turut mempekerjakan warga Kelurahan Gunung Panjang sebagai tenaga non skill.

“Masyarakat akan mendukung sepanjang tidak memenuhi semua proses perizinannya. Karena masyarakat akan mempunyai alternatif lain pada pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Syamsul Abidin, juga membenarkan kabar tersebut. Bahkan investor rumah sakit tersebut sudah mengurus proses perizinannya. “Pihak MMC sudah menghadap ke kami dan sudah kami arahkan mengenai apa saja yang arus dipenuhinya,” ujar Syamsul Abidin.

Dijelaskan Syamsul, investor tersebut terlebih dahulu harus mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pusat. “Kalau sudah mendapatkan nomor induk berusahanya, maka harus meminta komitmen izin berusahanya di Kabupaten Berau,” katanya.

Jika sudah mengantongi NIB, yang pihak MMC harus segera mengurus perizinannya di Berau. “Istilahnya membangun komitmen dengan daerah melalui perizinan. Seperti IMB (izin mendirikan bangunan), izin lingkungan, dan sebagainya,” jelasnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Berau Datu Kesuma menambahkan, keberadaan RSUD dr Abdul Rivai memang dinilai sudah tidak representatif. Selain itu, fasilitas penunjangnya juga dinilai masih terbatas, ditambah masalah kekurangan tenaga dokter spesialis yang sampai sekarang belum bisa teratasi. “Karena keterbatasan fasilitas, peralatan, dan tenaga medis, pasien pun sering dirujuk ke luar daerah. Tentu hal ini sangat memberatkan masyarakat, terutama yang kurang mampu,” ucap Datu.

Makanya, dengan rencana masuknya Rumah Sakit MMC, sudah memberi angin segar bagi kemajuan bidang kesehatan di Berau. “Ini sesuatu yang positif, yang pada akhirnya akan membantu masyarakat yang memerlukan layanan pengobatan. Karena ada pilihan,” katanya.

Ketua Komisi I DPRD Berau Peri Kombong, juga menyambut baik rencana masuknya pihak swasta berinvestasi bidang kesehatan di Berau. “Ada nilai positifnya. Selain lokasinya strategis, juga dapat meningkatkan persaingan yang membawa perubahan positif bagi RSUD (Abdul Rivai),” terangnya.

Dikonfirmasi mengenai rencana tersebut, salah satu staf Bankaltimtara yang meminta namanya tidak dicantumkan, memang mengakui telah mendengar rencana pengalihfungsian bangunan yang menjadi jaminan di Bankaltimtara. “Memang ada kami dengar, tapi itu prosesnya di kantor pusat. Kami di cabang belum mendapat informasi, jadi kami belum bisa memberi keterangan apa-apa,” singkatnya. (mar/udi)

 

TANJUNG REDEB – Bangunan eks Hotel Cantika Swara, dilirik investor. Dari informasi yang diterima media ini, investor yang tertarik memanfaatkan bangunan di Jalan Pulau Panjang itu, akan dijadikan rumah sakit Metropolitan Medical Center (MMC).

Kabar tersebut dibenarkan Lurah Gunung Panjang Toto Marjito. Memang pihak rumah sakit belum pernah bersurat secara resmi kepada pihaknya, sebagai pemberitahuan mengenai rencana pembangunan rumah sakit. Namun secara lisan, pihak rumah sakit sudah berkoordinasi dengan Ketua RT 05 Gunung Panjang, terkait rencana pengalihfungsian bangunan hotel menjadi rumah sakit.

“Masih laporan secara lisan lewat ketua RT saya,” kata Toto kepada Berau Post kemarin (7/12).

Walau baru pemberitahuan lisan, pihaknya akan menyambut baik rencana tersebut. Bahkan pihaknya sudah merencanakan permohonan kepada pihak rumah sakit, agar turut mempekerjakan warga Kelurahan Gunung Panjang sebagai tenaga non skill.

“Masyarakat akan mendukung sepanjang tidak memenuhi semua proses perizinannya. Karena masyarakat akan mempunyai alternatif lain pada pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Syamsul Abidin, juga membenarkan kabar tersebut. Bahkan investor rumah sakit tersebut sudah mengurus proses perizinannya. “Pihak MMC sudah menghadap ke kami dan sudah kami arahkan mengenai apa saja yang arus dipenuhinya,” ujar Syamsul Abidin.

Dijelaskan Syamsul, investor tersebut terlebih dahulu harus mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pusat. “Kalau sudah mendapatkan nomor induk berusahanya, maka harus meminta komitmen izin berusahanya di Kabupaten Berau,” katanya.

Jika sudah mengantongi NIB, yang pihak MMC harus segera mengurus perizinannya di Berau. “Istilahnya membangun komitmen dengan daerah melalui perizinan. Seperti IMB (izin mendirikan bangunan), izin lingkungan, dan sebagainya,” jelasnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Berau Datu Kesuma menambahkan, keberadaan RSUD dr Abdul Rivai memang dinilai sudah tidak representatif. Selain itu, fasilitas penunjangnya juga dinilai masih terbatas, ditambah masalah kekurangan tenaga dokter spesialis yang sampai sekarang belum bisa teratasi. “Karena keterbatasan fasilitas, peralatan, dan tenaga medis, pasien pun sering dirujuk ke luar daerah. Tentu hal ini sangat memberatkan masyarakat, terutama yang kurang mampu,” ucap Datu.

Makanya, dengan rencana masuknya Rumah Sakit MMC, sudah memberi angin segar bagi kemajuan bidang kesehatan di Berau. “Ini sesuatu yang positif, yang pada akhirnya akan membantu masyarakat yang memerlukan layanan pengobatan. Karena ada pilihan,” katanya.

Ketua Komisi I DPRD Berau Peri Kombong, juga menyambut baik rencana masuknya pihak swasta berinvestasi bidang kesehatan di Berau. “Ada nilai positifnya. Selain lokasinya strategis, juga dapat meningkatkan persaingan yang membawa perubahan positif bagi RSUD (Abdul Rivai),” terangnya.

Dikonfirmasi mengenai rencana tersebut, salah satu staf Bankaltimtara yang meminta namanya tidak dicantumkan, memang mengakui telah mendengar rencana pengalihfungsian bangunan yang menjadi jaminan di Bankaltimtara. “Memang ada kami dengar, tapi itu prosesnya di kantor pusat. Kami di cabang belum mendapat informasi, jadi kami belum bisa memberi keterangan apa-apa,” singkatnya. (mar/udi)

 


BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 14:49

Muharram Klaim sudah Punya Perahu

TANJUNG REDEB – Dua kandidat bakal calon bupati, Muharram dan…

Selasa, 21 Januari 2020 14:45

Istri Tewas di Tangan Suami dengan 14 Tusukan

TANJUNG REDEB - Nawir (63) warga Jalan Long Pikat RT…

Selasa, 21 Januari 2020 10:23

Bersihkan Lumpur di Drainase

Genangan air yang menutup sebagian ruas jalan perkotaan pada Sabtu…

Selasa, 21 Januari 2020 10:23

Dewan Segera Panggil DPUPR

TANJUNG REDEB – Banjir yang menggenangi beberapa ruas jalan hingga…

Selasa, 21 Januari 2020 10:21

ASTAGA..!! Sungai Segah Berubah Warna Lagi, Polisi Tunggu Hasil Penelitian IPB

TANJUNG REDEB - Setelah diguyur hujan deras pada Sabtu (18/1),…

Selasa, 21 Januari 2020 10:19

Bocah 10 Tahun Meninggal saat Mencari Ikan

Sambaliung- Seorang anak perempuan berusia 10 tahun berinisial AR, ditemukan…

Minggu, 19 Januari 2020 15:52

Tanah Longsor, 30 Jiwa Akan Diungsikan

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, memprediksi curah hujan…

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Wabup: Solusi Jangka Pendek Normalisasi Drainase

TIDAK hanya di wilayah Tanjung Redeb, sejumlah kawasan dan sekolah…

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Sekolah Terendam, Siswa Dipulangkan Awal

GENANGAN air akibat hujan deras juga merendam kawasan Jalan alan…

Minggu, 19 Januari 2020 13:42

Diguyur Hujan, Genangan di Mana-Mana

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Kabupaten Berau sejak pagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers