MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 22 Desember 2019 13:25
Orangutan Berau Akhirnya Dipulangkan

Setelah 10 Tahun Hidup di Thailand

DIPULANGKAN: Cola, orangutan betina berusia 10 tahun di dalam kandangnya, saat tiba di Bandara Kalimarau (21/12).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Cola, orangutan betina berumur 10 tahun yang selama ini hidup di Thailand, dipulangkan ke Indonesia. Cola memang lahir di pusat penangkaran Thailand. Namun, induknya merupakan korban penyelundupan yang telah dipulangkan ke Indonesia beberapa tahun silam.

Cola diterbangkan dari Bandara Suvarnabhumi Bangkok ke Jakarta, Jumat (20/12). Selanjutnya diterbangkan ke Balikpapan menggunakan Garuda. Cola tiba di Bandara Kalimarau, Berau, menggunakan Sriwijaya, Sabtu (21/12). Kedatangannya disambut oleh Bupati Berau, Muharram dan Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, di ruang VIP Bandara Kalimarau, sekitar pukul 16.00 Wita.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim, Sunandar Trigunajasa mengatakan, Cola merupakan anak orangutan yang sebelumnya sudah dipulangkan ke Indonesia. Proses pemulangan Cola cukup panjang, kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dengan Otoritas Cites Thailand.

“Melalui negosiasi sangat panjang, setelah lima tahun baru dikembalikan. Namun, kembali melalui proses hukum, dan baru kali ini diserahkan,” katanya, kemarin.

Pihaknya juga melakukan uji genetik. Uji tersebut membuktikan Cola memang asli endemik Indonesia. “Orangutan ini indikasi penyelundupan, dulu sempat marak penyelundupan orangutan. Setelah 10 tahun, akhirnya dikembalikan,” lanjutnya.

Secara fisik, Cola tampak sehat. Namun belum diketahui pasti seperti apa pola makannya. Pihaknya pun akan melakukan uji kesehatan terhadap Cola. “Kami tidak tahu apakah kondisi alam di sana (Thailand) sehingga pertumbuhannya lambat. Jadi kita kembalikan dengan SOP yang ada,” jelasnya.

Sunandar menambahkan, kepulangan Cola merupakan langkah awal untuk mengembalikan kondisinya seperti di alam liar. “Semoga kondisinya bisa kembali,” jelasnya. Saat ini ada 1.000 populasi orangutan di Kaltim. Tersebar di beberapa wilayah, terbanyak di Kutai Timur dan Berau.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo meminta instansi yang berwenang untuk memulihkan kondisi Cola. Sebab, kondisi Cola saat ini tidak normal, ukuran tubuhnya dan pola makannya pun tidak normal.

“Saya dengar tadi dia (Cola) dikasih pisang tidak mau. Padahal normalnya orangutan suka makan pisang. Mungkin selama 10 tahun di Thailand dia diberikan makanan kacang. Jadi hanya ingin makan kacang saja,” kata Agus.

Agus berharap jika memang masih ada orangutan asal Berau yang dicuri dan berada di luar negeri, agar segera dikembalikan ke habitat aslinya. Ia menegaskan, hidup orangutan di Berau masih sangat nyaman dengan luasan hutan yang memadai.

“Sejujurnya kami tidak pernah tahu bahwa orangutan kami yang dicuri dan dibawa ke luar negeri. Jadi kalau masih ada, saya minta BKSDA mengembalikan ke Berau,” tegasnya. (*/hmd/har)


BACA JUGA

Senin, 24 Februari 2020 14:23

Maling Satroni Perumahan Guru

SEGAH – Penghuni perumahan guru SD 001 Tepian Buah, Kecamatan…

Senin, 24 Februari 2020 14:21

Musda Dibatalkan, Tiga Kubu KNPI Bersatu

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda…

Senin, 24 Februari 2020 14:20

Tarik Investasi melalui Pengelolaan Mangrove

TANJUNG REDEB – Potensi investasi, tak melulu dilakukan dengan mengeruk…

Senin, 24 Februari 2020 14:19

Akbar Tandjung Beri Isyarat

TANJUNG REDEB – Isu diskresi mewarnai rencana pelaksanaan musyawarah daerah…

Sabtu, 22 Februari 2020 19:21

Pemanfaatan Dermaga Batu-Batu Belum Maksimal

GUNUNG TABUR - Pembangunan Dermaga di Kampung Batu-Batu, Kecamatan Gunung…

Sabtu, 22 Februari 2020 19:19

Amankan Burung Enggang dari Warga

TELUK BAYUR - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan…

Sabtu, 22 Februari 2020 19:18

Kepala Mes Berau Didemo Mahasiswa

TANJUNG REDEB - Puluhan penghuni Asrama Putra 1 Berau di…

Jumat, 21 Februari 2020 15:30

Prioritaskan Jalan Usaha Tani dan Air Bersih

SAMBALIUNG – Peningkatan jalan usaha tani hingga keberadaan air bersih…

Jumat, 21 Februari 2020 15:26

10 Tahun Tunggu Air Bersih

GUNUNG TABUR – Sebagian Warga Kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung…

Kamis, 20 Februari 2020 06:10

Promosikan Ekowisata Mangrove Teluk Semanting

TANJUNG REDEB – Kedatangan Wakil Duta Besar (Dubes) Jerman, Hendrik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers