MANAGED BY:
SABTU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 10 Februari 2020 15:04
Saksi Sulit Dihadirkan, Sidang Perkara Sabu 6 Kg Terancam Tertunda Lagi
TERANCAM DITUNDA: Empat terdakwa perkara sabu 6 kilogram saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Agenda sidang perkara peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 6 kilogram (Kg), akan kembali digelar pada Rabu (12/2). Namun, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Berau belum dapat memastikan, apakah saksi yang berhalangan hadir dalam dua siang terakhir, sudah bisa memenuhi panggilan atau kembali berhalangan.

Dikatakan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Berau, Andie Wicaksono, JPU yang menangani perkara ini rencananya akan menghadirkan saksi dari aparat Polda Kaltim yang melakukan penangkapan para terdakwa. “Mestinya sejak pekan lalu itu agenda sidang pemeriksaan keterangan saksi dari penangkap, namun ditunda lantaran saksi yang mau dihadirkan belum siap,” ujarnya kepada Berau Post kemarin (9/2).

Namun pihaknya sudah kembali melakukan pemanggilan terhadap saksi dari penyidik Polda Kaltim tersebut. “Kami juga memahami kesibukan yang bersangkutan sehingga belum bisa hadir di persidangan. Tetapi untuk pemanggilan, juga tetap terus berjalan,” terangnya.

Dalam perkara ini, JPU tidak sekadar menghadirkan saksi penangkap, melainkan juga warga yang berada di sekitar tempat terdakwa diringkus petugas. Setelah nanti seluruh keterangan saksi telah disampaikan di persidangan, barulah giliran empat terdakwa saling bersaksi. Kemudian masuk pada agenda pembacaan tuntutan, hingga pembacaan vonis dari majelis hakim PN Tanjung Redeb. “Nanti kami lihat sikonnya (situasi dan kondisi), apakah akhirnya keterangan saksi penangkap ini hanya dibacakan saja atau menunggu saksi ini sampai hadir, agar sidang berikutnya bisa dilaksanakan,” bebernya.

Sebelumnya, keempat terdakwa ditangkap pada Kamis, 12 September 2019 lalu. Keempatnya dibekuk secara terpisah. Ponda dan Ridha diamankan di Teluk Bayur, Kabupaten Berau. Sementara Salman dan Asdar di Samarinda. Terdakwa Ponda yang pertama ditangkap, kemudian dikembangkan sehingga ketiga terdakwa lainnya berhasil diringkus.

Keempat terdakwa memang diiming-imingi upah besar dari pemilik sabu. Nilainya bervariasi sesuai tugasnya masaing-masing. Ponda, Asdar dan Salman dijanjikan bayaran Rp 50 juta. Sedangkan Ridha akan mendapatkan Rp 30 juta.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2020 19:52

Hasil Tes Kesehatan Tidak Menggugurkan Pencalonan

TANJUNG REDEB - Pemeriksaan kesehatan yang dijalani para bakal calon…

Kamis, 10 September 2020 19:51

Lion Air Buka Rute ke Kalimarau

TANJUNG REDEB – Pesawat Lion Air akhirnya resmi beroperasi di…

Kamis, 10 September 2020 19:48

Minta Paslon Patuhi Protap Kesehatan

TANJUNG REDEB - Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning, tegas…

Kamis, 10 September 2020 19:46

Bupati Berau Terkonfirmasi Covid-19

TANJUNG REDEB - Kabar mengejutkan datang dari Bupati Berau, Muharram.…

Rabu, 09 September 2020 20:17

Tambah 8 Kasus Konfirmasi

TANJUNG REDEB - Kasus terkonfirmasi virus corona (Covid-19) di Bumi…

Rabu, 09 September 2020 18:50

Dinkes Belum Terima Keluhan

TANJUNG REDEB - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dikabarkan…

Rabu, 09 September 2020 18:47

Seri - Agus Diperiksa 8 Jam

TANJUNG REDEB - Setelah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum…

Selasa, 08 September 2020 19:35

Satgas RT Perlu Regulasi

TANJUNG REDEB – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr…

Selasa, 08 September 2020 19:30

Sita 27,93 Gram Sabu dari Seorang Mekanik

TANJUNG REDEB- Seorang mekanik berinisial BAH terpaksa berurusan dengan pihak…

Selasa, 08 September 2020 19:29

Cegah Covid-19, Berlakukan Akses Satu Pintu

TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers