MANAGED BY:
SENIN
30 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 10 Februari 2020 15:10
Harga Masker Naik Hingga 500 Persen

Akibat Masih Merebaknya Virus Korona

NAIK TINGGI: Virus Korona berdampak terhadap penjualan masker dan harganya yang meningkat dalam satu bulan terakhir.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penjualan masker di Berau kian diminati masyarakat, seiring masih merebaknya virus korona di berbagai negara. Bahkan, stok beberapa masker dengan merek tertentu disebut mulai kosong.

Menurut Farmasi Manager Kimia Farma, Bayu Okta, penjualan masker saat ini cenderung meningkat hingga empat kali lipat akibat adanya isu virus korona. Hal ini ditambah dengan sempat tersiar kabar terdapat warga negara asing (WNA) yang terpapar virus asal Tiongkok itu di Berau.

“Sekarang banyak masker yang kehabisan stok akibat penjualan masker yang meningkat saat ini,” katanya kepada Berau Post, Minggu (9/2).

Efek dari kian banyaknya masyarakat yang membeli masker, harga masker pun mengalami kenaikan cukup signifikan. “Itu dipengaruhi distributor. Jadi kalau harga mereka naik, maka kami ikut naikkan juga. Tapi itu tak mempengaruhi jumlah pembeli," tuturnya.

Diketahui juga, harga masker N95 telah meroket di Kalimantan Timur khususnya di Berau. Kenaikan bahkan mencapai 500 Persen. Bila sebelumnya harga Rp 270 ribu sekotak kini menjadi Rp 1 juta.

Wabah virus corona membuat harga Alat Pelindung Diri (APD) yang biasa digunakan paramedis meroket. Hal itu dikemukakan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Samarinda, Sabilal Rasyad.

Seperti masker N95 yang diperuntukkan bagi petugas medis yang menangani suspek Virus Corona baik di ruang isolasi, atau saat melakukan pemeriksaan langsung dengan warga negara asing (WNA) asal virus tersebut.

"Kenaikannya baru-baru ini. Minggu kemarin beli masker N95  Rp270 ribu sekotak, sekarang sudah Rp1 juta ke atas. Berapa persen itu? Kami juga kaget," ucapnya.

Menurutnya, prinsip ekonomi berlaku, di mana semakin tinggi harga suatu barang, maka semakin sedikit jumlah barang yang diminta atau dijual. “Barang sedikit, yang butuh banyak, harga pasti naik. Bukan hanya naik, tapi barang susah dicari sekarang," tuturnya.

Pihaknya meminta Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan perhatian terhadap kelangkaan APD N95 yang menyebabkan harganya kian meroket di pasar. Sementara kebutuhan APD tersebut dalam situasi saat ini bisa dikatakan tinggi. "Itu bukan wewenang kami, semoga Pemda bisa lihat situasi dan kondisi di lapangan. Kenapa sampai masker mahal seperti itu,"pungkasnya. (*aky/arp)


BACA JUGA

Sabtu, 28 Maret 2020 20:25

Hasil Panen Turun 1.500 Kg

SAMBALIUNG – Masa panen padi di Kabupaten Berau telah tiba,…

Kamis, 26 Maret 2020 15:03

Harga Gula Pasir Terimbas Corona

TANJUNG REDEB – Teror virus Corona berimbas terhadap harga gula…

Jumat, 20 Maret 2020 19:58

Tingkat Hunian Turun hingga 70 Persen

TANJUNG REDEB – Wabah virus corona yang terus berkembang tak…

Senin, 09 Maret 2020 19:51

Perkuat Sektor Wisata

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus berusaha mengembangkan sektor…

Senin, 09 Maret 2020 19:50

Petani Hanya Panen Sekali, Kepala Kampung Salahkan Hal Ini...

GUNUNG TABUR– Kepala Kampung Tasuk, Faridah menyebut saluran irigasi di…

Rabu, 04 Maret 2020 16:44

Dua Tahun, Hanya Hasilkan 300 Kg

GUNUNG TABUR – Dua kali mengalami kegagalan, tidak membuat Akimi,…

Rabu, 26 Februari 2020 10:01

Pasar Rakyat Terancam Mangkrak

SAMBALIUNG – Bangunan Pasar Rakyat Sei Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung,…

Rabu, 26 Februari 2020 09:59

Bawang Lebih Hemat, Ayam Ras Tambah Mahal

TELUK BAYUR – Sempat mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi…

Selasa, 25 Februari 2020 22:59

Investor Masuk, Kerek Perekonomian Warga

SAMBALIUNG- Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung, memiliki potensi sumber daya alam…

Senin, 17 Februari 2020 11:44

Madu Hutan Sumber Pendapatan Warga di Sini, Bisa Dapat 5 Ton

GUNUNG TABUR – Warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kilometer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers