PROKAL.CO,
TANJUNG REDEB – Di awal tahun 2020, Unit Reskrim Polsek Teluk Bayur bersama Satresnarkoba Polres Berau berhasil mengamankan sebelas pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 689,57 gram.
Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo, saat press release di Mapolres Berau kemarin (13/2) menjelaskan, sebelas pelaku dan barang bukti itu merupakan hasil pengungkapan di tempat berbeda.
Diawali penangkapan dari Aris (39) yang dibekuk di Jalan Kenari, Kampung Labanan Jaya, Teluk Bayur. Dari tangannya diamankan sabu seberat 33,74 gram. Kemudian dari mulut Aris, petugas melakukan pengembangan kasus dan berhasil mengamankan pelaku Dody (25) di Jalan Angsa Laut, Kampung Labanan Jaya, Teluk Bayur, dengan barang bukti 0,91 gram.
“Dd (25) diketahui telah menerima satu poket sabu-sabu dari Ar (39). Saat digeledah ditemukan sabu 0, 91 gram di rumahnya dan barang bukti lainnya ikut diamankan kepolisian,” ujarnya.
Kemudian pencarian terhadap tersangka baru terus dilakukan oleh jajaran Polres Berau. Alhasil, pada 9 Februari, pukul 00.05 Wita, pihaknya berhasil mengamankan satu pelaku yang disebutnya sebagai bandar, yakni Ope (50) di Jalan Poros Maluang, Gunung Tabur.
Pelaku Ope dikatakan bandar karena hasil penggeledahan ditemukan 12 poket besar dan delapan poket sedang sabu-sabu, dengan total berat 626,37 gram. “Pelaku yang ditangkap dengan jumlah besar ini bisa dikatakan seorang bandar. Karena dia yang menjual dan menawarkan barang haram tersebut. Barang tersebut sebagian sudah dijual kepada para pengedarnya. Barang milik OP ini merupakan barang yang siap edar,” jelasnya.