MANAGED BY:
SABTU
29 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 14 Februari 2020 15:56
EO Kecewa dengan Keputusan Bupati

Soal Pembatasan Pelaksanaan Expo

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Rencana Bupati Berau Muharram, membatasi pelaksanaan expo atau pameran yang hanya boleh digelar dua kali setahun, membuat pemilik even organizer (EO) kecewa.

Seperti diutarakan Dheni, EO DP Gemilang Creatif, bahwa keputusan tersebut hanya sepihak dan merugikan pemilik usaha EO. Dehni mengatakan, saat pembahasan mengenai pembatasan pelaksanaan expo, tidak satu pun EO diundang. “Kalau kecewa pasti. Bagaimana jika dalam pelaksanaan expo yang dibatasi malah memakai EO luar. Apa kami hanya gigit jari saja,” kata Dheni, Kamis (13/2).

Dengan pembatasan tersebut, menurut dia bisa menyebabkan pengusaha EO gulung tikar. “Padahal sebelum menggelar expo, kami pasti menghubungi pedagang di pasar. Mereka yang kami utamakan dapat stan. Stan yang tersisa kami sewakan,” ujarnya.

Ia pun masih menunggu pengesahan peraturan daerah atau peraturan bupati terkait pelaksanaan expo. Jika memang disepakati dibatasi, maka ia berencana akan menggelar aksi. “Jika dalam setahun dilaksanakan lima kali, mungkin bisa kami terima,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, merespons kritikan dan keluhan pedagang lokal, Bupati Berau Muharram, bakal membatasi pelaksanaan expo atau pameran yang kerap dilaksanakan oleh event organizer (EO). Hal itu ditegaskan Muharram dalam rapat koordinasi dengan instansi terkait, Rabu (12/2) lalu.

“Untuk pagelaran expo atau pameran dan even sejenisnya, hanya boleh dua kali setahun. Pada 17 Agustus dan hari jadi Kabupaten Berau saja,” tegas Muharram.

Menurut Muharram, selama ini, pelaksanaan expo atau pameran yang kerap digelar oleh pihak EO cukup merugikan pedagang. Karena warga lebih memilih datang ke expo daripada berbelanja di pasar. Sehingga berdampak pada perekonomian pedagang baik di Pasar Sanggam Adji Dilayas ataupun pedagang lainnya.

“Kalau ada kegiatan expo, banyak diisi pedagang dari luar. Kasihan juga pedagang lokal,” ucapnya.

“Tapi kalau ada EO yang menggelar pasar malam, silakan saja, asal tidak memakai tenda lapak berjualan,” sambungnya.

Pembatasan ini kata Muharram berlaku khusus untuk empat kecamatan terdekat, yakni Tanjung Redeb, Teluk Bayur, Sambaliung dan Gunung Tabur. Jika di luar empat kecamatan tersebut, Muharram menuturkan tidak menjadi masalah. Namun tetap mengurus izin dari pihak-pihak terkait, seperti Polres Berau kemudian ke pemerintah daerah. “Ada alurnya jika mau izin. Tidak sembarangan juga,” ujarnya. (*/hmd/har)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Februari 2020 16:03

Sosialisasi Sensus Online Tak Sampai Pelosok

TANJUNG REDEB – Badan Pusat Statistik (BPS) Berau melakukan sensus…

Sabtu, 29 Februari 2020 16:00

Protes Wifi Asrama Diputus

PULUHAN mahasiswa Berau yang menghuni asrama putra 1 di Jalan…

Sabtu, 29 Februari 2020 15:59

12 Jamaah Umrah Batal Berangkat

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menghentikan sementara kedatangan…

Jumat, 28 Februari 2020 10:21

Di PN Tanjung Redeb, Tindak Pidana Narkotika Mendominasi, Nomor 3 Kasus Asusila

TANJUNG REDEB – Perkara Narkotika di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung…

Jumat, 28 Februari 2020 10:20

Buron Setahun Lebih, Pelaku Pemerkosaan Dibekuk, Lihat Tuh Jalannya Pincang-Pincang

TANJUNG REDEB - Jajaran Polsek Talisayan berhasil menangkap pelaku pemerkosaan,…

Jumat, 28 Februari 2020 10:19

Gelontorkan Rp 4,4 Miliar

TANJUNG REDEB - Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali…

Jumat, 28 Februari 2020 10:15

Terdakwa dan Jaksa Sama-Sama Banding

TANJUNG REDEB – Kuasa Hukum terdakwa perkara kepemilikan sabu-sabu 6…

Kamis, 27 Februari 2020 13:12

Pembacaan Tuntutan Digelar Pekan Depan

TANJUNG REDEB – Empat terdakwa perkara peredaran narkotika jenis sabu-sabu…

Kamis, 27 Februari 2020 12:52

BPBD Perlu Peremajaan Damkar

TANJUNG REDEB – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau memerlukan…

Rabu, 26 Februari 2020 09:54

Hutan Tangap Nyaris Habis Terbakar

TELUK BAYUR - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers