MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 17 Februari 2020 11:33
Pedalaman Butuh Pemerataan Layanan Listrik dan Air Bersih

Mengikuti Reses Ketua DPRD Kaltim di Berau dan Kutim (5)

KECAMATAN PEDALAMAN: Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK bersama Camat Kelay, saat menggelar reses di Kampung Sido Bangen, Kelay, Kamis (13/2) lalu.

PROKAL.CO, Pemenuhan kebutuhan listrik dan air bersih, masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah di wilayah pedalaman. Dua kebutuhan dasar masyarakat tersebut, turut dilengkapi dengan harapan warga Kecamatan Kelay akan peningkatan pelayanan kesehatan, serta perhatian pemerintah terhadap rumah ibadah.

YUDHI PERDANA, Kelay

Usai menyelesaikan kegiatan reses di Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (13/2) lalu, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK bersama rombongannya, tidak langsung bertolak ke Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Sebab, masyarakat dari beberapa kampung di Kecamatan Kelay, sudah banyak yang menunggu mantan bupati Berau tersebut, di salah satu rumah warga yang ada di Kampung Sido Bangen.

Saat tiba, puluhan masyarakat memang sudah memenuhi lokasi acara. Reses pun langsung dimulai dengan berdialog antara Makmur HAPK dengan masyarakat. Turut hadir anggota DPRD Berau Elita Herlina, yang juga menggelar reses dengan warga Kelay di lokasi tersebut.

Dari ringkasan dialog, disampaikan Camat Kelay Toris, usulan-usulan prioritas masyarakat memang tak jauh dari pemenuhan kebutuhan dasar. “Listrik dan air memang masih jadi keluhan masyarakat di Kelay ini,” katanya.

Camat menjelaskan, masyarakat Kelay sangat mengharapkan pemerataan layanan kelistrikan dan air bersih. Khususnya hingga ke pelosok pedalaman, seperti di Kampung Long Beliu. Diutarakannya, sebagian besar masyarakat Kelay, masih mengandalkan air sungai maupun tadah hujan, untuk memenuhi kebutuhan mandi cuci kakus (MCK). “Begitupun persoalan listrik, sangat diharapkan adanya peningkatan pelayanan hingga 24 jam,” ungkapnya. 

Selain itu, peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kelay, juga jadi usulan prioritas warga. Khususnya untuk penambahan layanan rawat inap. “Selanjutnya, ada warga juga yang mengharapkan pemerintah memberi perhatian terhadap pembangunan rumah ibadah,” ujar camat.

Menanggapi usulan-usulan tersebut, Makmur memastikan untuk memberikan perhatian. Khususnya mengenai persoalan listrik yang memang menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Namun, upaya pemenuhannya tidak mungkin dilaksanakan sekaligus. Harus bertahap.

Selain itu, pemenuhan kebutuhan listrik juga bisa memaksimalkan peran swasta, terutama perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki pembangkit, untuk berbagi tegangan listrik ke permukiman warga di sekitarnya. “Insyaallah (pemenuhan kebutuhan listrik) akan dilakukan secara bertahap,” terangnya.

Terkait perhatian terhadap rumah ibadah, memang sudah menjadi catatan Makmur HAPK sejak menggelar reses di Labanan, pekan lalu. Sementara untuk pelayanan kesehatan, Makmur kembali menjelaskan, bahwa sejak dirinya menjadi Bupati Berau, hal itu sudah menjadi perhatiannya. Makanya, selain pendirian Rumah Sakit (RS) Pratama, peningkatan layanan kesehatan di perkampungan juga dilakukan dengan membangun puskesmas terpadu, seperti di Merancang. Keberadaan puskesmas terpadu dan RS Pratama tersebut, juga sebagai penyanggah keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, untuk menagani masyarakat-masyarakat yang jauh dari ibu kota.

“Mengapa (Puskesmas Merancang) dibuat terpadu, supaya masyarakat dari Tanjung Batu, Batu-Batu, Sambakungan, dan Samburakat, yang berada di sekitar Merancang, juga bisa terlayani. Begitu juga (RS Pratama) di Talisayan. Supaya masyarakat dari Bidukbiduk, Batu Putih, Tabalar, Biatan, juga bisa dilayani di Talisayan,” jelas Makmur.

Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di provinsi maupun kabupaten, untuk memetakan usulan-usulan masyarakat yang bisa segera direalisasikan, baik melalui pemerintah provinsi, atau yang bisa langsung ditangani pemerintah kabupaten. “Makanya, harus ada sinergi dari pemerintah kabupaten dan provinsi,” pungkasnya. (*/bersambung/udi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Mei 2020 09:38

Salat Id di Rumah Saja

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau telah mengambil keputusan untuk…

Sabtu, 23 Mei 2020 09:30

Pintu Masuk Berau Tetap Dijaga

BUPATI Berau Muharram menegaskan, jelang Hari Raya Idulfitri penjagaan di…

Sabtu, 23 Mei 2020 09:29

Meski Waswas, Pasar Tetap Dikunjungi

TANJUNG REDEB – Meski pandemi Covid-19 belum berakhir, namun masyarakat…

Jumat, 22 Mei 2020 11:29

Mau Lebaran Bandara Kalimarau Sepi Penumpang, Sepekan hanya Tiga Penerbangan

TANJUNG REDEB – Sejak diberlakukan pembatasan penumpang, aktivitas penerbangan di…

Jumat, 22 Mei 2020 11:24

BLT Tahap II Akhirnya Disalurkan

TANJUNG REDEB – Bantuan langsung tunai (BLT) tahap dua senilai…

Kamis, 21 Mei 2020 23:34

Mantan Kakam Divonis 2,6 Tahun

TANJUNG REDEB – Terdakwa kasus penerbitan izin kawasan hutan, Bajuri,…

Kamis, 21 Mei 2020 16:25

Ringankan Beban Petani, Bantu Bibit dan Pemasaran

Kabupaten Berau memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Dengan luasan…

Kamis, 21 Mei 2020 16:21

Kucurkan Rp 34 Miliar untuk BLT Tahap Dua

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan segera menyalurkan…

Kamis, 21 Mei 2020 16:15

Syukuran HUT Ke-8 Berau Post

TAK ada penyambutan tamu. Tak ada perayaan. Hanya ungkapan rasa…

Rabu, 20 Mei 2020 00:22

Objek Wisata di Berau Masih Ditutup, Lebaran Tetap di Rumah Saja

TANJUNG REDEB – Seperti tahun-tahun sebelumnya, saat libur Lebaran, sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers