MANAGED BY:
SENIN
13 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 21 Februari 2020 15:26
10 Tahun Tunggu Air Bersih

Warga KAT Petung Masih Andalkan Sungai

Ilustrasi

PROKAL.CO,

GUNUNG TABUR – Sebagian Warga Kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung Tabur, belum menikmati adanya sarana air bersih. Bahkan, untuk mandi dan memasak, Khusus warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) Petung, harus memanfaatkan air sungai langsung.

Menurut Andi Marpai, Kepala Kampung Merancang Ulu, kebutuhan air bersih ini sebenarnya sudah diusulkan. Namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak terkait. “Sudah pernah diusulkan pada Musrenbang (musyawarah rencana pembangunan). Namun belum ada juga perubahan,” katanya, kepada Berau Post, Rabu (19/2).

Karena tak ada sarana air bersih, warga pun kata Andi, harus memanfaatkan air sungai. Namun, warga yang ingin mandi atau mengambil air di sungai merasa waswas. Karena sungai yang menjadi sumber air warga setempat dihuni buaya. Bahkan, sudah ada warga yang dimangsa buaya saat mandi di sungai.

Sementara itu, Ketua RT 05 Merancang Ulu menuturkan, sarana air bersih juga menjadi usulan warga komunitas ada terpencil (KAT) Petung. Usulan itu sudah disampaikan sejak dua tahun lalu. Sedangkan warga telah mendiami kawasan tersebut selama 10 tahun. “Jadi warga di sini masih mandi dan mencuci di sungai. Masaknya juga pakai air sungai,” jelasnya.

Ia menuturkan, sudah bukan zamannya lagi ada warga yang langsung memasak air dari sungai. Tentu akan bahaya bagi kesehatan mereka. Namun, permasalahannya, tidak ada sarana air bersih di kampung memaksa warga menggunakan air sungai langsung.

“Di sini ada 38 kepala keluarga (KK). Semuanya menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 12 Juli 2020 19:17

Petugas Pasar Butuh Asupan Vitamin

TANJUNG REDEB - Petugas keamanan Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD)…

Minggu, 12 Juli 2020 19:16

Ketua DPRD Kaltim Desak Rapid Test Massal di Berau

KETUA DPRD Provinsi Kaltim, Makmur HAPK, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau…

Minggu, 12 Juli 2020 19:15

Satu Pasien Corona Meninggal

TANJUNG REDEB – Kabar duka datang dari salah satu pasien…

Sabtu, 11 Juli 2020 19:53

RDT Habis, Mahasiswa Kesulitan Cek Darah

TANJUNG REDEB – DinasKesehatanBerauselama ini memfasilitasi rapid test gratis bagi…

Sabtu, 11 Juli 2020 19:53

Usai Cuti Kerja, Pas Di Swab ehhh...Positif

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Berau kembali merilis perkembangan penanganan…

Jumat, 10 Juli 2020 20:11

Tidak Jujur Pernah ke Luar Daerah, Satu Keluarga Positif Corona

TANJUNG REDEB – Penularan virus corona terhadap empat pasien terakhir…

Jumat, 10 Juli 2020 20:08

Terdesak Ekonomi, IRT Nekat Jual Sabu

TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskoba Polres Berau berhasil mengamankan empat…

Jumat, 10 Juli 2020 20:05

Pedagang Pasar Subuh Tetap Jaga Jarak

TANJUNG REDEB – Aktivitas pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas…

Jumat, 10 Juli 2020 20:04

Kaki Kiri Sitti Mulai Mengecil, Dokter Menyarankan Operasi

Kecelakaan tiga tahun lalu, tepatnya Minggu, 4 Maret 2017, menjadi…

Kamis, 09 Juli 2020 20:29

Tarif Tertinggi Rapid Test Rp 150 Ribu

TANJUNG REDEB - Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan, Bambang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers