MANAGED BY:
JUMAT
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 27 Februari 2020 13:12
Pembacaan Tuntutan Digelar Pekan Depan

Para Terdakwa Akui Bukan Pertama Kali Mengatar Sabu

KURIR SABU: Empat terdakwa peredaran sabu-sabu 6 kg saat menjalani sidang lanjutan dengan agenda saling bersaksi di Pengadilan Negeri Tanjung Redeb.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Empat terdakwa perkara peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 6 kilogram (kg), mendapat giliran menjadi saksi mahkota atau saling bersaksi pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb, Rabu (26/2). 

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Berau, Andie Wicaksono mengatakan, dari kesaksian para terdakwa, yakni Ponda, Ridha, Salman dan Asdar, terungkap bahwa para terdakwa bukan kali pertama melakukan tindak pidana tersebut. Bagi terdakwa Ponda sudah sering menerima tawaran mengantarkan barang haram itu dari Anggi, yang saat ini masih menjadi DPO (daftar pencarian orang). Bahkan keduanya saling mengenal dan sempat bertemu ketika akan kembali melancarkan bisnis haram itu.

Begitu juga bagi Asdar. Bukan sekali ini saja melakukan pengantaran sabu-sabu dari Anggi kepada pemesan. Sedangkan Ridha meski hanya sebagai supir yang bertugas menjemput barang haram tersebut bersama Ponda, juga ikut bersama-sama melakukan aksi peredaran narkotika. 

“Awalnya terdakwa Salman mengaku tidak mengetahui tentang Anggi. Dirinya disuruh mencarikan supir travel, sekaligus untuk mengambil sabu-sabu itu di Berau,” ujar Andie, Rabu (26/2).

Selain itu, para terdakwa ini juga sudah sempat meminta uang transportasi kepada Anggi untuk melancarkan aksinya. Seperti terdakwa Ponda meminta Rp 3 juta agar bisa berangkat dari Kampung asalnya, Sulawesi menuju Berau. Menurut pengakuan baik Ponda dan Asdar, mereka sudah pernah dibayarkan upah dengan jumlah besar. Karena merasa masih aman dan belum tertangkap sebelumnya, sehingga kembali menerima tawaran Anggi untuk mengantarkan barang haram tersebut. 

“Tetapi keempatnya akhirnya bisa tertangkap dan di persidangan telah mengakui serta menyesali perbuatannya,” jelasnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 19:20

Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, pandemi…

Minggu, 29 November 2020 19:19

Sayangkan Kampanye Isu SARA

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua…

Minggu, 29 November 2020 19:18

Tambah Penerbangan Jelang Libur Nataru

TANJUNG REDEB – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Berau,…

Sabtu, 28 November 2020 20:41

Telusuri Sumber Penularan Berau 468

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, hingga kini belum…

Sabtu, 28 November 2020 20:40

GAPU Kawal Dugaan Politik Uang

TANJUNG REDEB - Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) Berau tegas…

Sabtu, 28 November 2020 20:38

Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Hadirkan Trainer Teknologi Pikiran

TANJUNG REDEB - Jasa Raharja Samarinda terus berupaya meningkatkan layanan…

Jumat, 27 November 2020 21:26

Minta Bawaslu Tegas Kuasa Hukum Paslon 1 Beberkan Kronologi Laporan Dugaan Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor…

Jumat, 27 November 2020 21:24

Pembangunan Turap, Tunggu Anggaran Membaik

TANJUNG REDEB – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun turap…

Kamis, 26 November 2020 20:02

Kapan Sadarnya Sih....!! Prokes Ada yang Dilanggar

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, melakukan…

Kamis, 26 November 2020 20:01

Beri Bantuan, Paslon 2 Dilaporkan

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers