MANAGED BY:
RABU
14 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 27 Februari 2020 13:12
Pembacaan Tuntutan Digelar Pekan Depan

Para Terdakwa Akui Bukan Pertama Kali Mengatar Sabu

KURIR SABU: Empat terdakwa peredaran sabu-sabu 6 kg saat menjalani sidang lanjutan dengan agenda saling bersaksi di Pengadilan Negeri Tanjung Redeb.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Empat terdakwa perkara peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 6 kilogram (kg), mendapat giliran menjadi saksi mahkota atau saling bersaksi pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb, Rabu (26/2). 

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Berau, Andie Wicaksono mengatakan, dari kesaksian para terdakwa, yakni Ponda, Ridha, Salman dan Asdar, terungkap bahwa para terdakwa bukan kali pertama melakukan tindak pidana tersebut. Bagi terdakwa Ponda sudah sering menerima tawaran mengantarkan barang haram itu dari Anggi, yang saat ini masih menjadi DPO (daftar pencarian orang). Bahkan keduanya saling mengenal dan sempat bertemu ketika akan kembali melancarkan bisnis haram itu.

Begitu juga bagi Asdar. Bukan sekali ini saja melakukan pengantaran sabu-sabu dari Anggi kepada pemesan. Sedangkan Ridha meski hanya sebagai supir yang bertugas menjemput barang haram tersebut bersama Ponda, juga ikut bersama-sama melakukan aksi peredaran narkotika. 

“Awalnya terdakwa Salman mengaku tidak mengetahui tentang Anggi. Dirinya disuruh mencarikan supir travel, sekaligus untuk mengambil sabu-sabu itu di Berau,” ujar Andie, Rabu (26/2).

Selain itu, para terdakwa ini juga sudah sempat meminta uang transportasi kepada Anggi untuk melancarkan aksinya. Seperti terdakwa Ponda meminta Rp 3 juta agar bisa berangkat dari Kampung asalnya, Sulawesi menuju Berau. Menurut pengakuan baik Ponda dan Asdar, mereka sudah pernah dibayarkan upah dengan jumlah besar. Karena merasa masih aman dan belum tertangkap sebelumnya, sehingga kembali menerima tawaran Anggi untuk mengantarkan barang haram tersebut. 

“Tetapi keempatnya akhirnya bisa tertangkap dan di persidangan telah mengakui serta menyesali perbuatannya,” jelasnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 13 April 2021 19:35

Bangun Stadion Jangan Tanggung

TANJUNG REDEB – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau…

Selasa, 13 April 2021 19:35

Jaga Etika dan Adab Berpuasa

Bulan suci Ramadan telah tiba. Bulan yang paling ditunggu ini…

Selasa, 13 April 2021 19:34

Dewan Kembali Panggil Direktur Perumda

TANJUNG REDEB - DPRD Berau kembali memanggil Direktur Perusahaan Daerah…

Selasa, 13 April 2021 19:33

RDP Batal Dilaksanakan

TANJUNG REDEB – Agenda rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Berau…

Senin, 12 April 2021 19:34

Pemerintah Prioritaskan Lansia, di Kabupaten Ini 3.205 Guru Belum Divaksin

TANJUNG REDEB – Sebanyak 3.205 guru dari tingkat TK, SD,…

Senin, 12 April 2021 19:33

Masyarakat Boleh Ziarah di Pemakaman Covid-19, Dibatasi Hanya 6 Jam

TANJUNG REDEB – Aktivitas ziarah makam, terpantau mulai ramai sejak…

Senin, 12 April 2021 19:32

Penantian Panjang Masyarakat, Bisa Picu Pertumbuhan Industri

Sudah 28 tahun masyarakat di Kampung Sumber Agung, Tembudan, dan…

Minggu, 11 April 2021 19:45

Jangan Ada Kesenjangan

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, mengaku kerap…

Minggu, 11 April 2021 19:43

Banyak Belum Tahu, Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum

TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, kembali menyosialisasikan…

Minggu, 11 April 2021 19:42

Ajukan Masuk RPJMD

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, turut mengapresiasi dukungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers