MANAGED BY:
RABU
08 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 28 Februari 2020 10:20
Buron Setahun Lebih, Pelaku Pemerkosaan Dibekuk, Lihat Tuh Jalannya Pincang-Pincang

Dihadiahi Timah Panas karena Melawan Petugas

PERS RILIS: Polres Berau merilis penangkapan RM, tersangka pemerkosaan di Kecamatan Talisayan. RM terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur dan melawan petugas.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Jajaran Polsek Talisayan berhasil menangkap pelaku pemerkosaan, berinisial RM (26), warga Kecamatan Talisayan, Senin (24/2) lalu, pukul 19.30 Wita. Sebelum ditangkap, pelaku sempat buron selama setahun lebih.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada 14 Oktober 2018 lalu, sekitar pukul 15.00 Wita, di rumah korban. Saat itu, korban, Mawar 15 tahun (bukan nama sebenarnya) hendak berangkat mengaji. Namun, pelaku yang dalam pengaruh minuman keras langsung mendorong korban. Melihat korban tak berdaya, pelaku pun melancarkan aksinya. Usai melakukan aksi bejatnya, pelaku meninggalkan korban sendirian di dalam kamar.

Setelah kejadian itu, pihaknya pun mendapatkan laporan dari orangtua korban, yang mengadukan bahwa anaknya menjadi korban perkosaan. Pihak Polsek Talisayan yang menerima laporan tersebut bergerak cepat mengejar pelaku. Namun, pelaku berhasil meloloskan diri dan kabur keluar daerah. “Pelaku kabur keluar Berau. Namun, kami tetap melakukan pengejaran,” kata Edy, saat menggelar press rilis di Mapolres Berau. “Tersangka ini buron selama 1 tahun 4 bulan,” sambungnya.

Namun, pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah petugas mendapatkan informasi tentang keberadaannya. Petugas kepolisian bergerak cepat, dan pelaku berhasil diamankan Senin (24/2) lalu, pukul 19.30 Wita, di Talisayan. Karena saat akan ditangkap pelaku berusaha kabur dan melawan, petugas pun terpaksa melumpuhkan dengan timah panas.

Belakangan diketahui bahwa tersangka juga merupakan residivis pencurian yang bebas tahun 2016 lalu. “Pelaku ini pernah divonis penjara 11 bulan karena pencurian mesin genset,” kata Edy.

Pelaku terancam Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun dan denda Rp 5 miliar.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 19:26

Gugus Tugas Siapkan Payung Hukum

TANJUNG REDEB - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Berau kembali…

Selasa, 07 Juli 2020 19:24

Perpendek Akses Menuju Kebun

TANJUNG REDEB - Menjawab kebutuhan warga kampung Long Lanuk, Kecamatan…

Selasa, 07 Juli 2020 19:21

Jangan Saklek, Perusahaan Diminta Bijaksana

TANJUNG REDEB – Masyarakat Kampung Gurimbang dan sekitarnya, kembali meminta…

Selasa, 07 Juli 2020 19:19

Jaksa Masih Teliti Berkas

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau kembali menerima berkas…

Senin, 06 Juli 2020 19:35

Bantuan Terkumpul Rp 140 Juta

TANJUNG REDEB - Muhammad Insanul Zaherud Daulah. Bocah berusia 8…

Senin, 06 Juli 2020 19:32

Rencana Turap, Terbangun Jalan

TANJUNG REDEB – Lanjutan pembangunan turap di Kelurahan Gunung Tabur,…

Senin, 06 Juli 2020 19:31

Bakal Copot Anggota yang Tak Netral

TANJUNG REDEB – Jelang pelaksanaan Pilkada Berau 2020 Desember nanti,…

Senin, 06 Juli 2020 19:29

Permudah Akses, Jadi Urat Nadi Perekonomian

Sebagai penunjang arus mobilitas ekonomi, Jembatan Agathis menjadi infrastruktur yang…

Minggu, 05 Juli 2020 19:41

Berau Masuk Zona Risiko Rendah

TANJUNG REDEB – Enam kabupaten/kota di Kalimantan Timur kini masuk…

Minggu, 05 Juli 2020 19:39

Jaga Telur Tak Dicuri, Dibudidayakan Jadi Tukik

Sertu Wisandy Yuliastriono Suwardi, anggota Koramil 0902/TRD-03 Tanjung Batu yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers