MANAGED BY:
RABU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 28 Februari 2020 10:20
Buron Setahun Lebih, Pelaku Pemerkosaan Dibekuk, Lihat Tuh Jalannya Pincang-Pincang

Dihadiahi Timah Panas karena Melawan Petugas

PERS RILIS: Polres Berau merilis penangkapan RM, tersangka pemerkosaan di Kecamatan Talisayan. RM terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur dan melawan petugas.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Jajaran Polsek Talisayan berhasil menangkap pelaku pemerkosaan, berinisial RM (26), warga Kecamatan Talisayan, Senin (24/2) lalu, pukul 19.30 Wita. Sebelum ditangkap, pelaku sempat buron selama setahun lebih.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada 14 Oktober 2018 lalu, sekitar pukul 15.00 Wita, di rumah korban. Saat itu, korban, Mawar 15 tahun (bukan nama sebenarnya) hendak berangkat mengaji. Namun, pelaku yang dalam pengaruh minuman keras langsung mendorong korban. Melihat korban tak berdaya, pelaku pun melancarkan aksinya. Usai melakukan aksi bejatnya, pelaku meninggalkan korban sendirian di dalam kamar.

Setelah kejadian itu, pihaknya pun mendapatkan laporan dari orangtua korban, yang mengadukan bahwa anaknya menjadi korban perkosaan. Pihak Polsek Talisayan yang menerima laporan tersebut bergerak cepat mengejar pelaku. Namun, pelaku berhasil meloloskan diri dan kabur keluar daerah. “Pelaku kabur keluar Berau. Namun, kami tetap melakukan pengejaran,” kata Edy, saat menggelar press rilis di Mapolres Berau. “Tersangka ini buron selama 1 tahun 4 bulan,” sambungnya.

Namun, pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah petugas mendapatkan informasi tentang keberadaannya. Petugas kepolisian bergerak cepat, dan pelaku berhasil diamankan Senin (24/2) lalu, pukul 19.30 Wita, di Talisayan. Karena saat akan ditangkap pelaku berusaha kabur dan melawan, petugas pun terpaksa melumpuhkan dengan timah panas.

Belakangan diketahui bahwa tersangka juga merupakan residivis pencurian yang bebas tahun 2016 lalu. “Pelaku ini pernah divonis penjara 11 bulan karena pencurian mesin genset,” kata Edy.

Pelaku terancam Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun dan denda Rp 5 miliar.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2020 19:52

Hasil Tes Kesehatan Tidak Menggugurkan Pencalonan

TANJUNG REDEB - Pemeriksaan kesehatan yang dijalani para bakal calon…

Kamis, 10 September 2020 19:51

Lion Air Buka Rute ke Kalimarau

TANJUNG REDEB – Pesawat Lion Air akhirnya resmi beroperasi di…

Kamis, 10 September 2020 19:48

Minta Paslon Patuhi Protap Kesehatan

TANJUNG REDEB - Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning, tegas…

Kamis, 10 September 2020 19:46

Bupati Berau Terkonfirmasi Covid-19

TANJUNG REDEB - Kabar mengejutkan datang dari Bupati Berau, Muharram.…

Rabu, 09 September 2020 20:17

Tambah 8 Kasus Konfirmasi

TANJUNG REDEB - Kasus terkonfirmasi virus corona (Covid-19) di Bumi…

Rabu, 09 September 2020 18:50

Dinkes Belum Terima Keluhan

TANJUNG REDEB - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dikabarkan…

Rabu, 09 September 2020 18:47

Seri - Agus Diperiksa 8 Jam

TANJUNG REDEB - Setelah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum…

Selasa, 08 September 2020 19:35

Satgas RT Perlu Regulasi

TANJUNG REDEB – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr…

Selasa, 08 September 2020 19:30

Sita 27,93 Gram Sabu dari Seorang Mekanik

TANJUNG REDEB- Seorang mekanik berinisial BAH terpaksa berurusan dengan pihak…

Selasa, 08 September 2020 19:29

Cegah Covid-19, Berlakukan Akses Satu Pintu

TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers