MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 01 Maret 2020 19:25
Ujung Tanjung Membara

Hanguskan 10 Rumah, 4 Orang Dilarikan ke RSUD

KEBAKARAN HEBAT: Musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Kapten Tendean, RT 02, Tanjung Redeb, kemarin (29/2) sore. Dalam musibah ini 10 rumah ludes dilalap api.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Berau. Kali ini, kebakaran hebat terjadi di pemukiman padat penduduk, tepatnya di Jalan Kapten Tendean, RT 02, Kelurahan Bugis, Tanjung Redeb.

Berdasarkan data yang diperoleh, 10 rumah ludes terbakar dalam musibah kebakaran yang terjadi Sabtu (29/2), sekitar pukul 17.30 Wita. Dugaan sementara kobaran api disebabkan ledakan elpiji.

Menurut keterangan Ketua RT 02 Muhammar Nur, dari informasi warganya, kebakaran terjadi setelah terdengar ledakan keras dari atas loteng sebuah rumah kos-kosan. Ledakan itu diduga dari kompor gas.

Muhammar Nur menyebutkan, dalam musibah ini, 10 rumah ludes terbakar. Meski tidak ada korban jiwa, namun tak sedikit yang mengalami luka ringan saat berusaha menyelamatkan diri maupun mengamankan barang-barang.

“Karena penghuni kos-kosan sebagian ada yang loncat dari atas loteng untuk menyelamatkan diri,” ujarnya, kemarin.

Kapolsek Tanjung Redeb, Iptu Rahmad yang dikonfirmasi mengatakan, penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Karena pihaknya masih dalam proses penyelidikan. Pihaknya juga belum bisa memastikan berapa jumlah rumah yang terbakar. Begitu pun mengenai kerugian, juga belum diketahui. Yang jelas menurutnya, kerugian mencapai ratusan juta.

“Kebanyakan rumah kontrakan atau sewaan berkonstruksi kayu dan posisinya berdempetan. Jadi mudah terbakar dan menyebar,” jelas Rahmad. “Diduga ada ledakan, namun belum bisa dipastikan, dugaan sementara masih kompor,” sambungnya.

Terkait tindak lanjut dari peristiwa ini, Rahmad menegaskan akan melakukan pemanggilan saksi-saksi guna menggali keterangan pihak setempat. Seperti ketua RT dan beberapa warga di sekeliling lokasi kebakaran.

Rahmad juga menjelaskan, saat kebakaran, pihaknya juga berkoordinasi dengan pemadam kebakaran dengan mengerahkan beberapa unit pemadam. Selain itu, pihaknya juga meminta bantuan empat tugboat untuk memadamkan api dari arah Sungai Segah. Mengingat lokasi kebakaran berada persis di tepi Sungai Segah.

Kepala Seksi (Kasi) Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Berau, Datu Hasbi mengakui, delapan unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Mobil water cannon milik Polres Berau juga dikerahkan untuk memadamkan api. Api yang terus merembet ke pemukiman, memaksa pihaknya harus dibantu satu unit pemadam kebakaran dari Karhutla.

“BPBD menurunkan delapan unit, dibantu satu unit water cannon dari Polres Berau, empat pemadam dari arah sungai, serta satu unit pemadam Karhutla,” jelas Hasbi.

Meski lokasi kebakaran dekat dengan sungai, namun api sulit dipadamkan karena mayoritas bangunan terbuat dari kayu. Kondisi sungai juga saat itu sedang surut, sehingga menyulitkan untuk mendapatkan suplai air.

Selain itu, pihaknya juga kesulitan karena lokasi kejadian awal berada di dalam gang yang sempit, sehingga petugas kesulitan memadamkan api.  

“Api baru bisa dipadamkan setelah petugas berjibaku selama dua jam. Setelah proses pendinginan hingga akhirnya api baru berhasil dipadamkan pada pukul 19.20 Wita,” jelas Hasbi.

Sementara itu, salah serang warga setempat, M Hasbi menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras petugas yang berusaha memadamkan api tersebut. “Kami mengapresiasi pihak yang sudah berusaha keras memadamkan api, di samping pengamanan pihak Polres juga terjun langsung dalam memadamkan api saat kebakaran terjadi,” turut M Hasbi.

Sementara itu, dari keterangan sejumlah warga sekitar, lokasi kebakaran yang juga dikenal dengan sebutan Ujung Tanjung itu memang padat penduduk. Warga juga menyebutkan, munculnya api berawal dari kos-kosan dua tingkat.

Dalam musibah itu, tak sedikit juga korban mengalami luka karena terjatuh atau terpaksa loncat untuk menyelamatkan diri. Sehingga beberapa korban juga sempat dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD)  dr Abdul Rivai Tanjung Redeb. Dari pantauan media ini di rumah sakit, setidaknya ada empat pasien korban kebakaran yang harus mendapatkan perawatan intensif. Bahkan menurut data pihak rumah sakit, seorang pasien Nn (39) terpaksa harus dirawat inap, karena mengalami patah tulang punggung bagian belakang. Sementara tiga korban lainnya itu diperbolehkan pulang karena dianggap tidak mengalami kondisi fisik yang parah. “Menurut keterangan dokter yang menangani, jumlah pasien akibat kebakaran itu ada empat orang. Satu rawat inap, tiga lainnya rawat jalan,” ucap Humas RSUD dr Abdul Rivai, dr Erva Anggriana saat dikonfirmasi.

Sementara beberapa warga yang terkena musibah kebakaran terpaksa mengungsi ke rumah warga terdekat di wilayah tersebut.

Menurut salah satu keluarga korban yang ditemui di rumah sakit, sepupunya saat itu sedang santai di dalam rumah. Kemudian tiba-tiba mendengar suara kebakaran, korban langsung bergegas mengeluarkan barang yang bisa diamankan. Kondisi saat itu korban pingsan sehingga dilarikan ke rumah sakit.

“Tidak ada luka. Hanya syok. Saat kebakaran sedang bersama neneknya di rumah,” kata wanita berhijab yang namanya tak ingin dikorankan.

Korban lainnya yang dilarikan ke rumah sakit yakni Ll. Singkatnya, saat itu korban sedang mandi. Namun tiba-tiba terjadi kebakaran. Korban pun bergegas menyelamatkan diri. Karena posisinya di lantai dua, ia pun terpaksa loncat dari loteng. (mar/*/hmd/har)

 


BACA JUGA

Sabtu, 30 Mei 2020 19:32

RDT Massal Masih Dibahas

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi mengatakan rencana…

Sabtu, 30 Mei 2020 19:31

Siapkan Aturan Wajib Gunakan Masker

PEMKAB Berau mewajibkan seluruh masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di…

Sabtu, 30 Mei 2020 19:30

Berau Menuju Tatanan Baru

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah mempersiapkan penerapan…

Sabtu, 30 Mei 2020 19:29

RDT Pemilik dan Karyawan Negatif

TANJUNG REDEB – Pesan berantai yang berisi imbau agar masyarakat…

Jumat, 29 Mei 2020 19:14

Insentif Tenaga Medis Covid-19 Masih Berproses

TANJUNG REDEB - Tenaga kesehatan (Nakes) menjadi garda terdepan dalam…

Jumat, 29 Mei 2020 19:11

Nabire Divonis 12 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Terdakwa kasus penikaman istri siri hingga tewas,…

Jumat, 29 Mei 2020 19:10

Alat TCM Siap Dioperasikan

TANJUNG REDEB – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul…

Jumat, 29 Mei 2020 19:09

PCR Klinik Tirta Tunggu Izin

Alat Polymerase Chain Reaction (PCR) di Klinik Tirta Medical Center…

Kamis, 28 Mei 2020 15:23

cIngin Bentuk Taruna Tani agar Tak Memutus Regenerasi

Minat anak muda untuk menekuni dunia pertanian semakin kecil. Rata-rata…

Kamis, 28 Mei 2020 15:20

Hari Ini Sidang Tuntutan Perkara Prostitusi Online yang Melibatkan IRT

TANJUNG REDEB – Terdakwa Yeni Titian (YT), warga Sambaliung, akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers