MANAGED BY:
SENIN
15 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 29 April 2020 19:41
Berau Memiliki Tiga Tari Tradisional

Hari Tari Internasional

Ilustrasi

HARI Tari Internasional diperingati setiap 29 April. Dikutip dari nationalgeographic.grid.id, dalam rangka memperingati Hari Tari sedunia ini, seluruh penjuru dunia menghadirkan pagelaran tari. Hari Tari Sedunia pertama kali dicanangkan oleh lembaga tari internasional Counseil Internasional de la Danse (CID).

Tujuannya, untuk mengajak masyarakat dunia berpartisipasi menampilkan tarian khas yang ada di setiap negara. Dikutip dari wikipedia.org, di Indonesia terdapat lebih dari 3000 tarian asli Indonesia.

Khusus di Kabupaten Berau, memiliki beragam tari-tarian yang secara turun-temurun dilestarikan masyarakat Bumi Batiwakkal. Seperti tari-tarian perpaduan tiga suku asli Berau, yakni, Banua, Bajau, dan Dayak (Babada).

Ada tiga tari tradisional yang sering ditampilkan di berbagai event. Yakni, Tarian Jepen khas Banua, Tarian Dalling khas Suku Bajau, dan Tarian Gong khas masyarakat Dayak.

Salah seorang penari Berau, Fany Maysaroh mengatakan, tarian khas Berau yakni Tari Jepen berdiri di Kabupaten Berau sejak 1998 silam. Tari ini selalu ditampilkan dalam berbagai acara, baik yang diselenggarakan pemerintah, swasta, maupun acara-acara pameran. “Sampai saat ini Tari Jepen sering ditampilkan pada hari-hari perayaan,” ujarnya, kemarin (28/4).

Sejak bergabung di salah satu sanggar pada 2012 lalu, sedikit banyaknya ia memahami tentang beberapa jenis dan gerakan tarian yang selalu ditampilkan di acara. Ia sedikit menerangkan, Tari Jepen (Melayu) untuk hentakan lebih dominan ke tangan, kaki, dan gerakan bebanir. “Karena saya mengikuti sanggar tari, jadi saya sedikit paham tentang perkembangan tarian yang selalu ditampilkan,” ungkapnya.

Sementara tarian Suku Bajau adalah Tari Dalling merupakan tarian tradisional yang telah dilestarikan oleh Suku Bajau secara turun-temurun. Tari ini berasal dari suku bangsa asli Kepulauan Sulu, Filipina Selatan, dan masuk di Kabupaten Berau melalui daerah pesisir Berau yaitu Pulau Derawan dan Maratua.  Sementara Tari Gong khas Suku Dayak alur tarian menceritakan tentang alam. “Dari tiga tari-tarian ini gerakan pasti berbeda, mulai dari hentakan hingga gerakannya,” kata Fany. (*/aky)


BACA JUGA

Jumat, 12 Agustus 2022 20:06

554 WBP Diajukan Dapat Remisi

TANJUNG REDEB – Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Republik…

Jumat, 12 Agustus 2022 20:04

Tak Ada Bahas soal Anggaran

TANJUNG REDEB – Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau Iswahyudi,…

Kamis, 11 Agustus 2022 20:19

Dua Muncikari Jual Anak di Bawah Umur

TANJUNG REDEB – Mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan…

Selasa, 09 Agustus 2022 21:29

Dukung Pemenuhan Fasilitas Inklusi di SD 001

Keluhan mengenai minimnya fasilitas pendukung di SD 001 Gunung Tabur,…

Selasa, 09 Agustus 2022 21:26

Segera Layangkan Surat ke Kemenhub

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Gamalis, mengajak Wakil Ketua…

Sabtu, 06 Agustus 2022 20:52

Berlabel Inklusi, tapi ‘Belum’ Inklusi

TANJUNG REDEB – Menerima keluhan dari salah satu orangtua murid,…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:31

Bisa Rp 300 Juta Per Tahun

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau Gamalis, meminta masyarakat terus…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:28

DPUPR Sediakan Desain Purwarupa

TANJUNG REDEB - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:24

Maksimalkan Bangunan Sejarah

Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau – memiliki banyak tempat…

Kamis, 04 Agustus 2022 20:28

Komplotan Pencuri asal Balikpapan Bobol 8 Minimarket

TANJUNG REDEB – Aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers