MANAGED BY:
MINGGU
05 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 07 Mei 2020 15:19
Karena Masalah Ini, Merapun Ancam Gabung Kutim

Soal Pemindahan Pos Pemantau, BPBD Sebut Baru Wacana

Daring

PROKAL.CO,

KELAY – Kepala Kampung Merapun, Daring, kecewa dengan kebijakan Pemkab Berau yang berencana memindahkan Pos Pemantauan Perbatasan Covid-19 ke Labanan. Padahal sejak awal, pos tersebut sudah semestinya ditempatkan di wilayah perbatasan Berau – Kutai Timur, di Kampung Merapun, Kecamatan Kelay. 

“Kalau pos perbatasan dipindahkan ke Labanan, itu sama saja kami tidak dianggap sebagai warga Berau. Lebih baik kami gabung Kutai Timur saja,” tegas Daring. Daring memperlihatkan kekecewaannya dengan serius. Ia mengakui, saat ini pos pemantauan perbatasan masih berjalan, namun sudah tidak maksimal.  

“Saya tidak takut. Saya sampaikan apa adanya. Biar mereka (pemerintah) tahu bagaimana nasib Kelay saat ini. Kami ndak diurus, dibiarkan mati. Sekalian saja bikin pos (pemantauan) di rumah sakit saja. Kecewa betul saya dengan pemerintah daerah kalau seperti ini. Kami dibiarkan mati dulu,” katanya.

Menurutnya, jika pos pemantauan perbatasan benar-benar di Labanan, artinya batas wilayah Berau adalah Labanan. “Sekarang kami pertanyakan, warga Kelay ini mau dikemanakan? Diakui kah tidak? Siapa tahu tidak diakui pas zaman Corona saja, selepas Corona nanti diakui lagi. Kalau sampai pos dipindah ke Labanan, sama saja pemerintah kabupaten tidak bertanggung jawab pada warganya di Kelay,” tegasnya. 

Daring kembali berharap agar pos pemantauan perbatasan tetap di Merapun, seperti saat ini.  “Kalau kesulitan masalah dana, alokasi dana desa Rp 3 miliar silakan dipakai. Sebab Rp 3 miliar itu tidak seimbang dengan satu jiwa masyarakat saya,” tegasnya. Namun, bisa-tidaknya dana itu digunakan, dia meminta ada jaminan dari pemerintah. 

Menurutnya, tidak masalah dana desa Rp 3 miliar habis untuk membantu penanganan Corona. “Nggak papa setahun nggak ada pembangunan, yang penting warga saya selamat. Dibandingkan kalau begini, siapa yang tanggung jawab?” tanyanya.    

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 04 Juli 2020 19:52

Penambahan Nilai Sesuai Juknis

TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Cabang Wilayah…

Sabtu, 04 Juli 2020 19:50

Salurkan Hobi, Dapat Sehatnya, Bangkitkan Suasana Hati

Di tengah pandemi Covid-19, olahraga bersepeda tampaknya mulai di gemari…

Sabtu, 04 Juli 2020 19:48

RSUD Rencanakan Pengadaan ATP Scan

TANJUNG REDEB – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr…

Jumat, 03 Juli 2020 19:40

Boleh Memilih, Tapi Jangan Memihak

TANJUNG REDEB – Dimulainya tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Berau…

Jumat, 03 Juli 2020 19:36

Remaja 12 Tahun Diduga Dicabuli Tetangganya

TANJUNG REDEB – Seorang remaja berusia 12 tahun (sebut saja…

Jumat, 03 Juli 2020 19:33

Protokol Kesehatan Belum Diterapkan Sepenuhnya

TANJUNG REDEB –Tempat hiburan malam (THM) dan karaoke keluarga yang…

Jumat, 03 Juli 2020 19:32

Islam Agama Sempurna? Tunggu Dulu!

PERUSAHAAN manapun bisa saja mengklaim bahwa produk yang dihasilkannya adalah…

Kamis, 02 Juli 2020 19:16

Masyarakat Bisa Lapor Ketua RT

TANJUNG REDEB – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 maupun Dinas…

Kamis, 02 Juli 2020 19:14

Waspadai Surat Palsu, Catut Nama Berau Coal

TANJUNG REDEB – Manajemen PT Berau Coal mengingatkan masyarakat agar…

Kamis, 02 Juli 2020 19:13

Dua ASN Jalani Proses Hukum

TANJUNG REDEB – Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers