MANAGED BY:
RABU
08 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 08 Mei 2020 15:52
Gofri Dieksekusi Jaksa

Divonis 10 Bulan, Perkara Unjuk Rasa Buruh TKBM

EKSEKUSI: Kejari Berau didampingi perwakilan Rutan Klas IIB Tanjung Redeb saat menerima terpidana Gofri di Mapolres Berau untuk dititipkan sementara, Rabu (6/5) malam.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau mengeksekusi terpidana Gofri selaku Legal Consultant Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Tanjung Redeb Rabu (6/5), sekitar pukul 19.00 Wita. Gofri dieksekusi setelah divonis penjara 10 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb, atas perkara menghalang-halangi aktivitas bongkar muat batu bara di muara pantai Berau.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Berau, Andie Wicaksono mengatakan, eksekusi terhadap Gofri dilakukan setelah permohonan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung ditolak oleh PN Tanjung Redeb. Penolakan ini sesuai Surat Edaran Mahkamah Agung bahwa ancaman satu tahun ke bawah tidak dapat mengajukan kasasi. Sehingga perkara ini dianggap sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

“Eksekusi ini putusan Pengadilan Tinggi (PT) Samarinda. Jaksa hanya melaksanakan putusan saja. Yang bersangkutan kami jemput di kediamannya,” ujar Andie, usai menyerahkan terpidana ke Mapolres Berau, Rabu (6/5) malam.

Dijelaskan Andie, sebelumnya terpidana Gofri merasa tidak puas atas vonis 10 bulan dari Majelis Hakim PN Tanjung Redeb. Yang bersangkutan pun sempat mengajukan upaya hukum banding, namun ditolak. Putusan PT Samarinda pun menguatkan putusan PN Tanjung Redeb. “Kami sudah disurati dengan pengadilan negeri bahwa perkara ini tidak bisa dilanjutkan kasasi karena ancamannya paling lama satu tahun. Maka sesuai kewenangan kami melakukan eksekusi ini,” jelasnya.

Dijelaskan Andie, dalam perkara ini Gofri dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sesuai yang disangkakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni Pasal 162 Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Sehingga dijatuhi hukuman pidana selama 10 bulan penjara oleh Majelis Hakim PN Tanjung Redeb.

“JPU saat itu menuntut 11 bulan, tapi divonis 10 bulan. Pasal yang dijatuhkan Pasal 162 UU Pertambangan, ancaman maksimal 1 tahun penjara. Pada prinsipnya sesuai tuntutan jaksa,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 08 Juli 2020 21:09

Tak Netral, Siap-Siap Ditindak

TANJUNG REDEB - Dandim 0902/Trd Letkol Kav Ilham Faisal Siregar,…

Rabu, 08 Juli 2020 21:08

Tetap Perketat Penjagaan

MESKI beberapa sektor mulai dilakukan pelonggaran, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 08 Juli 2020 21:06

BPN 232 Satu Pesawat dengan Berau 44

TANJUNG REDEB - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Balikpapan mengumumkan tambahan…

Rabu, 08 Juli 2020 21:03

Formasi CPNS Tetap Diusulkan

TANJUNG REDEB - Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP)…

Rabu, 08 Juli 2020 21:00

Sumber Penularan Belum Ditemukan, Berau Tambah Satu Pasien Positif

TANJUNG REDEB - Pasien positif corona di Kabupaten Berau bertambah…

Selasa, 07 Juli 2020 19:26

Gugus Tugas Siapkan Payung Hukum

TANJUNG REDEB - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Berau kembali…

Selasa, 07 Juli 2020 19:24

Perpendek Akses Menuju Kebun

TANJUNG REDEB - Menjawab kebutuhan warga kampung Long Lanuk, Kecamatan…

Selasa, 07 Juli 2020 19:21

Jangan Saklek, Perusahaan Diminta Bijaksana

TANJUNG REDEB – Masyarakat Kampung Gurimbang dan sekitarnya, kembali meminta…

Selasa, 07 Juli 2020 19:19

Jaksa Masih Teliti Berkas

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau kembali menerima berkas…

Senin, 06 Juli 2020 19:35

Bantuan Terkumpul Rp 140 Juta

TANJUNG REDEB - Muhammad Insanul Zaherud Daulah. Bocah berusia 8…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers