MANAGED BY:
JUMAT
30 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Rabu, 13 Mei 2020 21:53
Nelayan Dilindungi lewat Asuransi
DIBERIKAN: Penyerahan asuransi kepada nelayan tahun 2019 lalu. Tahun ini ada 802 nelayan yang akan mendapatkan asuransi ini.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Kondisi geografis Bumi Batiwakkal sebagian besar perairan. Potensi perikanan di Berau pun sangat melimpah dan menjadi salah satu sumber pencaharian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Berau pun memberikan perhatian kepada para nelayan ini melalui perlindungan asuransi kesehatan dan jiwa.

Program ini sendiri telah berjalan sejak tahun 2017 lalu. Dan setiap tahunnya jumlah nelayan yang terdaftar mengalami pertambahan. Pada tahun 2019 lalu, 2.000 nelayan tercatat masuk dalam perlindungan asuransi nelayan ini. “Kami harap bulan depan sudah bisa dibayarkan asuransi jiwa ini,” kata Kepala Dinas Perikanan Berau, Tentram Rahayu.

Dia menyampaikan bahwa program ini kembali dilanjutkan tahun ini. Tahun ini tercatat 802 nelayan yang akan mendapatkan asuransi ini. “Asuransi ini untuk nelayan tidak mampu. Setiap nelayan mendapatkan Rp 175 ribu. Jadi total anggaran yang disediakan senilai Rp 140 juta,” jelasnya.

Dinas Perikanan selalu mendata nelayan yang ada. Sehingga bisa dimasukkan dalam asuransi ini secara menyeluruh. “Yang bisa mengikuti asuransi ini syaratnya harus memiliki kartu nelayan dan terdaftar di Dinas Perikanan,” katanya.

Menurut Tentram, program ini awalnya merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Di mana pemerintah pusat menanggulangi premi awal. Sementara untuk seterusnya dibebankan kepada para anggota yang sudah masuk. Besararan premi yang dibayarkan setiap tahunnya senilai Rp 175 ribu. “Untuk besarannya beda-beda ya, tergantung jenis asuransi yang diikuti. Ada yang asuransi jiwa atau kesehatan saja,” jelasnya.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait asuransi nelayan ini. Ke depan diharapkan seluruh nelayan yang terdata dapat mengikuti program tersebut. Karena menurutnya banyak manfaat yang bakal diterima oleh nelayan. Sementara premi yang dibayarkan masih terbilang murah. “Memang belum semua nelayan ikut program ini, tapi kami terus menggalakan sosialisasi. Apalagi sudah ada beberapa nelayan yang menerima manfaat asuransi ini, tentu animo nelayan untuk ikut serta bakal meningkat. Yang jelas para nelayan harus ikut asuransi ini, karena pekerjaan mereka cukup berisiko,” katanya. (hms5)


BACA JUGA

Rabu, 30 Juni 2021 20:57

Genjot PAD melalui Perusda, UMKM, dan Pariwisata

Bupati Berau Sri Juniarsih, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Laporan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers