MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 14 Mei 2020 17:49
Disperindagkop Data Ulang UMKM

Akui Penerima Bantuan Masih Tumpang Tindih

BANTUAN UMKM: Kepala Disperindagkop Berau, Wiyati, saat menandatangani serah terima dana bantuan untuk UMKM tahap pertama. Rencananya bulan ini bantuan tahap dua akan direalisasikan.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau melakukan pendataan ulang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) penerima bantuan. Sebab data penerima bantuan UMKM tahap pertama masih tumpang tindih dengan bantuan langsung tunai (BLT) masyarakat terdampak Covid-19.

Kepala Disperindagkop Berau, Wiyati mengakui, bantuan untuk pelaku UMKM akan dilanjutkan tahap dua. Karena itu, perlu dilakukan pendataan ulang agar tidak ada data penerima yang tumpang tindih dengan bantuan lainnya. “Ada pedagang yang berjualan di Jalan Ahmad Yani menerima bantuan UMKM. Tapi terima BLT juga di RT-nya. Jadi dobel,” kata Wiyati, kepada Berau Post, Rabu (13/5).

Selain itu, ia khawatir jika ada pelaku UMKM yang tidak terdata karena tidak melapor ke Disperindagkop.

Pendataan langsung dilakukan oleh ketua RT masing-masing. Data dari RT diserahkan ke kelurahan dan diteruskan ke kecamatan untuk diverifikasi. “Ketua RT kan tahu, yang mana warganya pelaku UMKM dan berhak menerima bantuan,” katanya.

Dikatakan Wiyati, pada penyaluran bantuan tahap dua nanti, tidak semua pelaku UMKM akan mendapatkan bantuan. Setelah dilakukan pendataan ulang, tentu ada perubahan penerima bantuan UMKM. 

Mereka yang tidak lagi menerima bantuan tunai kata Wiyati yakni pelaku UMKM yang masih bisa memenuhi kebutuhan dasar rumah tangganya. Selain itu, dalam satu keluarga ada yang bergaji bulanan atau tetap. “Akan dievaluasi kembali. Jadi ada perubahan jumlah pastinya. Tidak semuanya dapat. Tahap dua ini nanti dibuatkan Surat Keputusan (SK) lagi,” jelasnya.

Termasuk nominal yang diterima, juga ada perubahan. Di mana pada tahap pertama bantuan UMKM yang diterima sebesar Rp 750 ribu per kepala keluarga. Sementara di tahap kedua nanti, sebesar Rp 600 ribu, menyesuaikan program bantuan dari pusat. “Kemungkinan akan disalurkan Mei ini. Tetapi masih menunggu SK,” pungkasnya. (*/hmd/har)


BACA JUGA

Rabu, 27 Mei 2020 19:16

Ayam Boiler Tembus Rp 40 Ribu

TANJUNG REDEB – Hari kedua Lebaran Idulfitri, harga ayam boiler…

Kamis, 21 Mei 2020 16:38

75 Ton Gula untuk Berau

TANJUNG REDEB – Jelang Hari Raya Idulfitri, Kabupaten Berau mendapat…

Senin, 18 Mei 2020 16:47

Harga Daging Ayam Naik Drastis

TELUK BAYUR - Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah tinggal sepekan…

Kamis, 14 Mei 2020 17:51

Perekonomian Pasti Kena Dampak Covid-19

TANJUNG REDEB – Wabah Covid- 19 di Kabupaten Berau diprediksi…

Kamis, 14 Mei 2020 17:49

Disperindagkop Data Ulang UMKM

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Senin, 11 Mei 2020 15:55

Jelang Idul Fitri, Harga Sembako Stabil

TELUK BAYUR – Memasuki dua pekan jelang Idul Fitri 1441…

Kamis, 07 Mei 2020 15:52

Penjualan ATK Ikut Anjlok

TANJUNG REDEB – Penerapan belajar dari rumah berimbas pada usaha…

Senin, 04 Mei 2020 09:40

Bisnis Oleh-Oleh Ikut Terpuruk

TANJUNG REDEB – Sektor pariwisata jadi salah satu sektor yang…

Jumat, 01 Mei 2020 14:38

Sehari Kadang Empat sampai Lima Pembeli

TANJUNG REDEB – Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ahmad…

Selasa, 28 April 2020 20:05

Peternak Tunda Panen Ayam

SAMBALIUNG – Sektor peternakan ayam potong juga merasakan imbas pandemi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers