MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 20 Mei 2020 00:37
Sempat Mengundang Iba saat Menjual Handphone Jadul untuk Beli Beras, Ternyata Suami Ngelem.!!
GANGGU KAMTIBMAS: Ketua RT 14 Kelurahan Tanjung Redeb, Rendy, memantau situasi rumah kontrakan yang dihuni Eko.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sempat mendapat banyak iba dari masyarakat karena menjual handphone jadul untuk membeli beras, Eko malah kedapatan ngelem.

Pria yang mengontrak di salah satu rumah pada lingkungan RT 14 Kelurahan Tanjung Redeb tersebut, tak bisa mengelak saat Ketua RT 14 Rendy, mendapatinya tengah mengisap lem di dalam rumahnya.

Rendy mengatakan, memang sudah mencurigai prilaku Eko yang tinggal bersama istrinya di rumah kontrakan tersebut. Sebab, Eko kerap meminta plastik kepada tetangganya, namun tidak menjelaskan untuk keperluan apa. “Setiap hari meminta plastik bening kepada warga di sini. Saat saya mengetuk pintu rumahnya, dia (Eko, red) lama baru membuka. Makanya langsung kami dobrak dan kami melihat dia sedang ngelem,” ujarnya kepada media ini tadi malam.

Saat melakukan pemeriksaan di dalam rumah, dirinya mendapati empat kaleng lem merek Fox yang diduga telah digunakan dan dibuang ke tempat sampah di belakang rumah. “Bersama warga kami mencari, ternyata ada empat kaleng lem di tong sampah miliknya,” katanya.

Padahal, akibat viralnya aksi Eko saat menjual handphone karena ingin membeli beras, Rendy mengaku dirinya sempat di-bully warganet di media sosial. Karena dirinya dianggap tidak mengurusi warganya yang sedang kesusahan. “Saya jelaskan, pasangan suami-istri ini tidak pernah melapor kepada saya saat tinggal di sini. Dan pasangan ini juga baru dua minggu tinggal di kontrakan ini,” katanya.

Setelah dirinya menyelidiki, pasangan suami-istri tersebut juga masing-masing masih memiliki orangtua yang tinggal di Teluk Bayur. Makanya dirinya juga menaruh curiga, apakah benar saat pasangan ini menjual handphone untuk membeli beras. Karena keduanya masih memiliki orangtua yang juga tinggal di Berau.

“Ternyata terbongkar kedok aslinya seperti apa. Makanya saya berharap, masyarakat yang menghina dan memaki saya kemarin, bisa lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial,” katanya. (*/aky/udi)


BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 20:23

Pedagang Diminta Tetap Patuh

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau telah melaksanakan pertemuan untuk…

Senin, 01 Juni 2020 20:21

Pasar SAD Siap Jalankan New Normal

TANJUNG REDEB – Pengelola Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) mulai…

Senin, 01 Juni 2020 20:19

5 Juni ASN Wajib Berkantor Kembali

TANJUNG REDEB – Bupati Muharram ingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara…

Minggu, 31 Mei 2020 21:00

KPU Berau Tunggu Revisi PKPU

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau masih menunggu…

Sabtu, 30 Mei 2020 19:37

Rumah Ibadah Boleh Dibuka dengan Syarat

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram sebut akan segera membuka…

Sabtu, 30 Mei 2020 19:34

Ketua DPRD Ini Bilang BLT Belum MErata

TANJUNG REDEB – Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap kedua…

Jumat, 29 Mei 2020 19:18

Data Pengendara yang Melintas

BATU PUTIH – Pos Pembantu Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang…

Jumat, 29 Mei 2020 19:17

Tunggu Juknis dari KPU RI

TANJUNG REDEB – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, Budi…

Jumat, 29 Mei 2020 19:16

Warga Teluk Sulaiman Andalkan Bansos

Efek domino dari pandemi Covid-19, dianggap hampir melumpuhkan aktivitas perekonomian…

Jumat, 29 Mei 2020 19:16

Pasien Berkurang, RSD Bisa Ditutup Sementara

TANJUNG REDEB – Jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau bersama tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers