MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 22 Mei 2020 11:24
BLT Tahap II Akhirnya Disalurkan

Ada Tambahan Penerima 12.182 KK

BLT DANA DESA: Bupati Berau menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa di Kampung Tumbit Dayak, kemarin (21/5).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bantuan langsung tunai (BLT) tahap dua senilai Rp 600 ribu dari Pemkab Berau akhirnya mulai disalurkan. Pembagian bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19 itu dilakukan melalui ketua RT, dengan prosedur keamanan Covid-19.

Realisasi BLT tahap dua ini, terjadi perubahan data penerima yang cukup signifikan. Jika tahap pertama jumlah penerima sebanyak 23.175 kepala keluarga (KK), pada tahap dua ini bertambah menjadi 35.357 KK. Penambahan penerima terbanyak yakni di Kecamatan Tanjung Redeb. di mana pada tahap pertama, hanya 3.342 KK, sedangkan tahap dua mencapai 8.410 KK.

Bupati Berau Muharram menuturkan, pada penyaluran BLT tahap pertama hanya ada tiga kriteria penerima. Yakni masyarakat miskin terdampak Covid-19, masyarakat terdampak Covid-19, dan UMKM/IKM. “Memang ada peningkatan. Karena tahap dua ini ada tujuh kategori penerima BLT di Berau. Makanya jumlah penerimanya juga bertambah,” jelas Muharram, kemarin (21/5).

Tujuh kategori itu yakni; warga terdampak akan mendapatkan bantuan Rp 600 ribu. Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako menerima Rp 500 ribu dikali dua bulan. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) non PKH, non sembako, non BLT pusat, mendapatkan Rp 750 ribu (tahap pertama) ditambah Rp 600 ribu (tahap dua). Warga terdampak layak bantu data baru menerima Rp 750 ribu (tahap pertama) ditambah Rp 600 ribu (tahap dua). DTKS yang dapat BLT pusat Rp 150 ribu. UMKM terdampak layak bantu Rp 600 ribu. Dan UMKM terdampak layak bantu penerima baru menerima Rp 750 ribu (tahap pertama) ditambah Rp 600 ribu (tahap dua).

“Total anggaran yang tersedia mencapai Rp 34,5 miliar,” kata Muharram.

Dikatakan Muharram, selain di wilayah perkotaan, beberapa kampung juga mulai menyalurkan bantuan itu. Ia berharap agar sebelum idul fitri bantuan itu sudah terealisasi dan tepat sasaran.

Selain bantuan dari Pemkab Berau, BLT dari dana desa juga mulai dicairkan. Salah satunya yang dilakukan Kampung Tumbit Dayak. Penyerahan BLT dana desa itu juga disaksikan Bupati Berau Muharram.

Dikatakan Muharram, pemerintah daerah diminta oleh Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI supaya turut langsung mengawal, memantau, sekaligus menyaksikan penyerahan BLT dana desa tersebut.

Menurutnya, pemda bersama pendamping P3MD (Pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa) dianjurkan mengawal penyalurannya. “Awalnya saya menganggap cukup kepala kampung saja yang terlibat. Tapi karena ada anjuran itu, maka saya harus terlibat dalam penyaluran sekaligus memberi motivasi terhadap masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kampung Tumbit Dayak, Achmad Jamlan mengatakan, sebanyak 20 KK warga Kampung Tumbit Dayak menerima BLT yang bersumber dari dana desa ini. Masing-masing KK menerima Rp 600 ribu. Sebelumnya pihaknya juga telah menyalurkan dana BLT bantuan sosial tahap pertama kepada 39 KK.

“Untuk tahap pertama sudah kita salurkan. Dari 100 orang yang kami ajukan, hanya 39 warga kami yang mendapat di tahap pertama. Di tahap dua ini juga sudah kami ajukan. Tinggal menunggu realisasinya,” pungkasnya. (*/hmd/*/uga/har)

 

PDP dan Pasien Positif Bakal Dapat Bantuan

SELAIN masyarakat terdampak pandemi Covid-19, pasien yang berstatus dalam pengawasan atau PDP dan pasien reaktif corona juga akan menerima bantuan dana.

Bupati Berau Muharram mengatakan, rencananya PDP dan pasien reaktif corona juga akan menerima bantuan sebesar Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta.

Dia menjelaskan, PDP maupun pasien yang sudah reaktif corona perlu mendapat bantuan. Sebab, kondisinya sudah pasti tidak bisa bekerja. Pada saat sehat pun, mereka susah bekerja. Bahkan, ketika sembuh nanti, jika dia seorang pedagang, tentu akan sulit untuk kembali berjualan.

“Jadi PDP atau pasien positif akan dibantu semua. Karena keluarga mereka juga ada kebutuhan. Kebutuhan bayar listrik dan air tidak bisa ditunda. Sementara mereka tidak bisa bekerja. Ada yang usahanya macet,” jelas Muharram.

Namun kata Muharram, ada kriteria bagi pasien yang akan mendapat bantuan itu. Misalnya, jika kondisi ekonominya benar-benar terpuruk, sehingga kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya, maka akan dibantu.

“Ditetapkan PDP dan pasien positif saja, tentu akan mempengaruhi perekonomian mereka. Mereka harus dikarantina, harus mendapat perawatan, jadi tidak bisa bekerja. Dari mana mau dapat penghasilan,” lanjutnya.

Disinggung mengani anggaran bantuan itu, Muharram mengaku bantuan itu tidak diambil dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). Tetapi ada bantuan dari pihak swasta. Namun Muharram enggan menyebutkan pihak ketiga yang memberikan bantuan tersebut. Yang jelas kata dia, dananya akan diserahkan setelah dilakukan verifikasi data pasien. “Total bantuan akan dihitung dulu. Berapa PDP dan berapa yang positif. Kan jumlahnya berbeda-beda. Penyalurannya jika tidak ada halangan sebelum idulfitri ini,” pungkasnya. (*/hmd/har)

 


BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 19:24

Wajibkan Jamaah Bermasker dan Membawa Sajadah Sendiri

TANJUNG REDEB – Pemerintah mulai memberikan relaksasi terhadap kebijakan dalam…

Senin, 01 Juni 2020 19:21

Tersisa Satu PDP di RSD

Selain kabar menggembirakan mengenai sembuhnya tujuh pasien yang dirawat di…

Senin, 01 Juni 2020 19:18

Sempat Dirongrong Debt Collector, 7 Pasien Diperbolehkan Pulang

TANJUNG REDEB – Harapan agar Kabupaten Berau segera terbebas dari…

Senin, 01 Juni 2020 19:14

Tetap Lanjutkan Program Bagi-Bagi Masker

TANJUNG REDEB – Penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah,…

Minggu, 31 Mei 2020 20:56

Sejak 26 Mei, Ribuan Karyawan Perusahaan Ini Mogok Kerja

TANJUNG REDEB - Kurang lebih 1.000 karyawan PT Gunta Samba…

Minggu, 31 Mei 2020 20:54

Gugus Tugas Diminta Sosialisasikan Protokol Kesehatan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Berau tengah menyusun persiapan menuju tatanan baru…

Minggu, 31 Mei 2020 20:52

Masjid Mulai Dibuka, Jamaah Harus Ikut Protokol Kesehatan

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram memastikan, masjid dan musala…

Sabtu, 30 Mei 2020 19:32

Kadinkes: Berau Tak Punya Alasan Tepat untuk RDT Massal

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi mengatakan rencana…

Sabtu, 30 Mei 2020 19:31

Kabupaten Ini Siapkan Aturan Wajib Gunakan Masker

PEMKAB Berau mewajibkan seluruh masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di…

Sabtu, 30 Mei 2020 19:30

Berau Menuju Tatanan Baru

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah mempersiapkan penerapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers