MANAGED BY:
SABTU
11 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 29 Mei 2020 19:14
Insentif Tenaga Medis Covid-19 Masih Berproses
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Tenaga kesehatan (Nakes) menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah pun menyiapkan insentif bagi mereka.

Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Berau Iswahyudi menjelaskan, pembayaran insentif tenaga medis yang menangani Covid-19 sedang berproses. Saat ini pihaknya tengah menyusun data tenaga medis yang kemudian dilakukan verifikasi. “Kami masih menunggu penyerahan berkas. Karena berkas Mei juga akan dimasukkan. Setelah itu datanya dikirim ke pusat,” kata Iswahyudi, Kamis (28/5). “Untuk proses pencairan insentif ini, data harus diselesaikan sebelum 10 Juni,” lanjutnya.

Namun Iswahyudi belum mengetahui secara pasti besaran insentif yang akan diterima para tenaga medis yang bertugas menangani Covid-19. Sebab ada syarat dan ketentuannya. “Berapa jumlah tenaga spesialis, berapa perawat yang menangani pasien.

Selain itu, alokasi anggarannya juga berbeda. Dikatakan Iswahyudi, pemerintah pusat hanya mengalokasikan insentif tenaga medis yang bertugas di rumah sakit rujukan Covid-19, seperti RSUD dr Abdul Rivai. “Sementara yang kerja di RSUD bukan hanya tenaga medis saja. Ada laundry dan office boy juga,” ujarnya.

Sedangkan insentif tenaga medis yang bertugas di RSD Covid-19, Cantika Swara, lanjut Iswahyudi, dialokasikan dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Berau. Termasuk untuk tenaga kontrak, juga akan mendapatkan insentif. “Untuk yang bertugas di RSUD itu mulai Maret, April dan Mei. Yang di RSD Cantika Swara mulai Apri dan Mei,” katanya.

Dijelaskannya, mekanisme pemberian insentif mulai pengusulan hingga pencairan telah ditetapkan dan siap dijalankan. Mekanismenya, RSUD, RS Swasta, dan puskesmas mengusulkan insentif kepada Dinas Kesehatan (Dinkes). Kemudian Dinkes akan mengajukan usulan tersebut kepada Tim Verifikasi Kemenkes . Selanjutnya tim verifikator akan menyampaikan rekomendasi atau hasil verifikasi kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Ini hak mereka. Makanya pendataan sudah kami lakukan dan segera dikirim,” pungkasnya. (*/hmd/har)


BACA JUGA

Sabtu, 11 Juli 2020 19:53

RDT Habis, Mahasiswa Kesulitan Cek Darah

TANJUNG REDEB – DinasKesehatanBerauselama ini memfasilitasi rapid test gratis bagi…

Sabtu, 11 Juli 2020 19:53

Usai Cuti Kerja, Swab Positif

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Berau kembali merilis perkembangan penanganan…

Jumat, 10 Juli 2020 20:11

Tidak Jujur Pernah ke Luar Daerah, Satu Keluarga Positif Corona

TANJUNG REDEB – Penularan virus corona terhadap empat pasien terakhir…

Jumat, 10 Juli 2020 20:08

Terdesak Ekonomi, IRT Nekat Jual Sabu

TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskoba Polres Berau berhasil mengamankan empat…

Jumat, 10 Juli 2020 20:05

Pedagang Pasar Subuh Tetap Jaga Jarak

TANJUNG REDEB – Aktivitas pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas…

Jumat, 10 Juli 2020 20:04

Kaki Kiri Sitti Mulai Mengecil, Dokter Menyarankan Operasi

Kecelakaan tiga tahun lalu, tepatnya Minggu, 4 Maret 2017, menjadi…

Kamis, 09 Juli 2020 20:29

Tarif Tertinggi Rapid Test Rp 150 Ribu

TANJUNG REDEB - Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan, Bambang…

Kamis, 09 Juli 2020 20:27

Kurangi Biaya Operasional, RSD Ditutup

TANJUNG REDEB – Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Cantika Swara,…

Kamis, 09 Juli 2020 20:26

Noh Ditemukan Tewas di Dalam Mes

TANJUNG REDEB - Muhammad Noh (31), warga Jalan Kamar Bola,…

Kamis, 09 Juli 2020 20:25

Sehari Tambah Tiga Pasien Positif

TANJUNG REDEB – Pasien positif corona atau Covid-19 di Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers