MANAGED BY:
RABU
08 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 31 Mei 2020 20:56
Sejak 26 Mei, Ribuan Karyawan Perusahaan Ini Mogok Kerja

Tuntut Pembayaran Denda Keterlambatan Gaji dan THR

MOGOK KERJA: Karyawan PT Gunta Samba Jaya menggelar aksi mogok kerja sejak 26 Mei lalu. Aksi ini buntut dari tuntutan mereka yang tidak dipenuhi perusahaan.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Kurang lebih 1.000 karyawan PT Gunta Samba Jaya Indogunta Group melakukan aksi mogok kerja. Aksi tersebut dilakukan sejak 26 Mei hingga saat ini, di lingkungan perusahaan, Kampung Merapun, Kecamatan Kelay, dengan protokol kesehatan Covid-19.

Sekretaris Federasi Kehutanan Industri Umum Pertanian Perkayuan dan Perkebunan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FHUKATAN-KSBSI) PT Gunta Samba Jaya Indogunta Group, Takwin mengatakan, aksi mogok kerja yang dilakukan karyawan merupakan bentuk protes kepada pihak perusahaan yang dinilai tidak menjalankan kesepakatan bersama terkait pembayaran denda keterlambatan gaji. Termasuk tunjangan hari raya (THR) yang baru dibayarkan 50 persen.

Diungkapkannya, beberapa tuntutan yang dilayangkan karyawan kepada pihak perusahaan di antaranya, menuntut pembayaran denda keterlambatan pembayaran gaji karyawan periode Maret dan April 2020. Karyawan juga menuntut agar THR dibayar penuh, membayar denda keterlambatan pembayaran THR karyawan yang baru dibayarkan pada tanggal 28 Mei 2020 sebanyak 50 persen.

“Kami menuntut agar manajemen perusahaan segera merealisasikan kesepakatan atau perjanjian bersama. Poin-poin tuntutan sudah kami sampaikan dan sudah ada hasil perundingan bipartit kami dengan pihak perusahaan. Namun selalu perusahaan tidak menepati atau menjalankan kesepakatan yang telah dibuat alias dilanggar,” bebernya (30/5).

Menurut Takwin, permasalahan keterlambatan gaji bukan baru kali ini terjadi antara perusahaan dan karyawan. Bahkan sebelumnya karyawan juga pernah melakukan mogok kerja pada Maret 2020 lalu. Meski diperoleh kesepakatan atas mediasi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), namun pihak perusahaan disebutnya lagi-lagi melanggar kesepakatan.

“Perselisihan antara pekerja dan perusahaan sering terjadi akibat tidak adanya keterbukaan perusahaan terhadap pekerjanya mengenai kondisi perusahaan. Karena selama ini kegiatan operasional produksi perusahaan tetap berjalan normal. Apalagi mayoritas perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ada di Berau masih membayarkan gaji dan THR karyawan secara penuh,” tambahnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 08 Juli 2020 21:09

Tak Netral, Siap-Siap Ditindak

TANJUNG REDEB - Dandim 0902/Trd Letkol Kav Ilham Faisal Siregar,…

Rabu, 08 Juli 2020 21:08

Tetap Perketat Penjagaan

MESKI beberapa sektor mulai dilakukan pelonggaran, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 08 Juli 2020 21:06

BPN 232 Satu Pesawat dengan Berau 44

TANJUNG REDEB - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Balikpapan mengumumkan tambahan…

Rabu, 08 Juli 2020 21:03

Formasi CPNS Tetap Diusulkan

TANJUNG REDEB - Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP)…

Rabu, 08 Juli 2020 21:00

Sumber Penularan Belum Ditemukan, Berau Tambah Satu Pasien Positif

TANJUNG REDEB - Pasien positif corona di Kabupaten Berau bertambah…

Selasa, 07 Juli 2020 19:26

Gugus Tugas Siapkan Payung Hukum

TANJUNG REDEB - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Berau kembali…

Selasa, 07 Juli 2020 19:24

Perpendek Akses Menuju Kebun

TANJUNG REDEB - Menjawab kebutuhan warga kampung Long Lanuk, Kecamatan…

Selasa, 07 Juli 2020 19:21

Jangan Saklek, Perusahaan Diminta Bijaksana

TANJUNG REDEB – Masyarakat Kampung Gurimbang dan sekitarnya, kembali meminta…

Selasa, 07 Juli 2020 19:19

Jaksa Masih Teliti Berkas

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau kembali menerima berkas…

Senin, 06 Juli 2020 19:35

Bantuan Terkumpul Rp 140 Juta

TANJUNG REDEB - Muhammad Insanul Zaherud Daulah. Bocah berusia 8…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers